Berapa Jarak yang Aman dalam Social Distancing untuk Cegah Corona Covid-19? Ini Jawabannya

Selasa, 31 Maret 2020 12:33 Penulis: Puput Saputro
Berapa Jarak yang Aman dalam Social Distancing untuk Cegah Corona Covid-19? Ini Jawabannya
(credit: pixabay)


Kapanlagi Plus - Penyebaran virus corona yang terus meluap membuat masyarakat semakin khawatir. Berbagai cara kemudian dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona covid-19, salah satunya social distancing. Banyak orang yang sudah melakukan cara ini. Tapi, sebenarnya berapa jarak yang aman dalam social distancing untuk cegah corona covid-19?

Pertanyaan terkait "berapa jarak yang aman dalam social distancing untuk cegah corona covid-19?" Memang penting untuk dicari tahu jawabannya. Sebab, jangan sampai pencegahan yang kita lakukan justru salah dan berakhir sia-sia.

Untuk menjawab pertanyaan, berapa jarak yang aman dalam social distancing untuk cegah corona covid-19? ada baiknya kalian memahami terlebih dahulu apa itu social distancing.

 

 

1. Penjelasan Social Distancing

Social distancing menjadi satu cara pencegahan penularan virus corona covid-19 paling dianjurkan. Cara ini dilakukan dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain. Tujuannya adalah agar penularan virus melalui cara droplet langsung saat penderita batuk akan lebih terminimalisir.

Dengan begitu, artinya, setiap orang untuk sementara waktu dilarang untuk melakukan kontak fisik, seperti bergandengan, salaman, memeluk, dan sebagainya.

Tidak hanya dengan penderita, social distancing juga disarankan untuk dilakukan bahkan dengan orang-orang yang belum tentu sudah terinfeksi virus corona covid-19.

Sebab penelitian terbaru menunjukkan bahwa pada kalangan tertentu penularan virus corona covid-19 tidak menunjukkan gejala apa-apa, sehingga disarankan untuk menerapkan social distancing ke siapa saja, bahkan termasuk keluarga sendiri.

2. Jarak Social Distancing

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa social distancing dilakukan dengan tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain. Selain itu, social distancing juga dilakukan dengan membuat jarak dengan orang lain.

Lantas, kembali ke pertanyaan "berapa jarak yang aman dalam social distancing untuk cegah corona covid-19?" Mengingat bahwa tujuan social distancing adalah menekan kemungkinan penularan melalui droplet langsung, maka social distancing sebaiknya dilakukan dengan jarak yang yang disesuaikan dengan kemungkinan jarak virus terlontar saat seseorang bersin.

Dilansir dari merdeka.com, Ketua Tim Pinere (Penyakit Infeksi Emerging dan Remerging) RSU dr. Soetomo, dokter Soedarsono menyebut bahwa penyebaran virus corona covid-19 melalui droplet bisa mencapai jarak meter.

Namun, yang terbaru menurut WHO, social distancing sebaiknya dilakukan dalam jarak antara 1-3 meter.

Sehingga berdasarkan pada pendapat ahli tersebut, jawaban dari pertanyaan "berapa jarak yang aman dalam social distancing untuk cegah corona covid-19?" adalah minimal 1 meter.

3. Cara Melakukan Social Distancing

Social distancing sebaiknya tidak hanya dilakukan saat kalian berada di tempat umum. Melainkan sebaiknya juga dilakukan di berbagai tempat yang banyak orang, termasuk di rumah atau di tempat kerja.

Social distancing sebaiknya juga dilakukan tidak hanya saat berjalan atau berpapasan, melainkan juga saat melakukan berbagai aktivitas seperti mengantre, makan, bahkan saat tidur.

Selain itu, untuk memaksimalkan social distancing, setiap orang juga disarankan untuk selalu menggunakan masker, terutama saat berada di tempat umum. Hal ini penting untuk antisipasi adanya orang yang sudah terinfeksi tanpa gejala. Sehingga, saat orang tersebut bersin, virus akan tertahan di masker dan tidak menyebar ke orang sekitar.

4. Koreksi Istilah dari WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengeluarkan koreksi terkait penggunaan social distancing. Istilah yang sudah mengglobal itu, diminta diganti dengan istilah physical distancing.

Sebenarnya, hal ini masuk akal sebab secara harfiah kata social distancing memang akan menimbulkan persepsi bahwa yang harus dibatasi adalah kegiatan bersosial. Padahal, makna sebenarnya adalah tindakan membuat jarak secara fisik bukan, jarak secara sosial.

Sebab, dalam pengertian yang sebenarnya, social distancing masih memungkinkan kalian untuk melakukan berbagai aktivitas sosial. Tentunya, dengan jarak yang aman, atau bahkan melakukan aktivitas sosial secara tidak langsung lewat media pendukung seperti sosial media dan teknologi komunikasi.

Bahkan, saat melakukan konferensi pers ketika ibundanya wafat, Presiden Jokowi juga sudah menggunakan istilah physical distancing.

Jadi, jangan sampai salah mengartikan social distancing dan jangan kebingungan dengan adanya istilah baru physical distancing. Yang terpenting, kalian harus tetap rajin-rajin cuci tangan membersihkan barang sekitar, dan menjaga jarak dengan orang lain.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai social distancing, semoga bisa menjawab penasaran kalian terkait pertanyaan 'berapa jarak yang aman dalam social distancing untuk cegah corona covid-19?'.

 

(kpl/psp/gen)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI