Endorsement Adalah Kerja Sama Promosi Lewat Media Sosial, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Jum'at, 15 Januari 2021 11:11 Penulis: Puput Saputro
Endorsement Adalah Kerja Sama Promosi Lewat Media Sosial, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Perkembangan media sosial yang begitu pesat telah berdampak pada berbagai kehidupan. Bagi sebagian orang, adanya sosial media juga dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan. Misalnya, oleh beberapa orang yang kerap disebut selebgram atau influencer. Dari media sosial mereka sering menerima endorsement. Secara umum, endorsement adalah kerja sama dalam bentuk promosi.

Endorsement sudah jadi istilah yang tidak asing lagi di kalangan pengguna media sosial. Kerja sama promosi ini sering kali dilakukan oleh selebgram, influencer, atau public figure pada umumnya. Endorsement adalah cara produsen atau perusahaan brand untuk menarik konsumen, melalui jalinan kerja sama dengan mereka yang punya pengikut dan pengaruh besar di media sosial.

Tertarik mempelajari endorsement? Simak ulasan mengenai endorsement adalah kerja sama promosi yang telah dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini.

1. Pengertian Endorsement

Seperti yang disinggung sebelumnya, endorsement adalah kegiatan promosi suatu produk yang dilakukan di media sosial. Endorsement di lakukan dengan cara menjalin kerja sama dengan public figure, influencer, selebgram, atau tokoh publik lainnya. Promosi ii diyakini bisa lebih efektif, sebab mereka mempunyai banyak pengikut di platform media sosial.

Saat ini, endorsement adalah salah satu metode marketing yang umum dilakukan di era digital ini. Melalui platform sosial medianya masing-masing, public figure biasanya akan memberikan ulasan dan rekomendasi, mengenai suatu produk yang di-endorse. Dengan demikian, secara tak langsung produsen dan produknya akan mendapatkan pengakuan, kepercayaan, rasa hormat, atau kesadaran yang tinggi di antara pengguna media sosial.

2. Public Figure yang Menerima Endorsement

Endorsement adalah kegiatan promosi yang berbentuk kesepakatan kerja sama antara produsen atau distributor dengan public figure. Meski begitu, nyatanya produsen atau distributor tidak bisa sembarangan dalam memilih public figure yang akan di-endorse. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi seorang public figure untuk menerima endorse. Adapun kriteria tersebut adalah sebagai berikut.

1. Sebaiknya pilih public figure yang dapat terhubung dan menjangkau audiens yang sesuai dengan produk.

2. Pastikan bahwa public figure mempunyai citra sesuai brand produk. Hindari memilih public figur dengan citra negatif, karena dapat mempengaruhi citra brand produk.

3. Pastikan public figure yang dipilih punya karakter yang sesuai dengan karakteristik brand, sehingga akan lebih mudah merepresentasikan nilai-nilai dalam brand.

4. Public figure mempunyai sikap positif dan menarik. Sebab, semakin menarik seorang public figure, semakin efektif pula endorsement-nya.

5. Public figure juga harus mempunyai kredibilitas atau reputasi baik. Sebab, kredibilitas ini akan ditransfer ke brand, sehingga harus dipastikan mereka mempunyai reputasi yang kredibel.

6. Biaya endorse public figure bisa tinggi, tergantung pada popularitas. Jadikan jumlah biaya untuk endorsement produk sebagai bahan pertimbangan apakah mereka pantas dipilih atau tidak.

3. Jenis-Jenis Endorsement

Dalam praktiknya, endorsement bisa dibedakan menjadi dua macam. Kedua macam endorsement tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Endorsement Berbayar
Endorsement berbayar adalah jenis endorsement yang paling sering digunakan dalam dunia marketing. Sesuai dengan namanya, endorsement ini akan membuat public figure menerima sejumlah bayaran sesuai kesepakatan. Dalam hal ini bayaran bisa saja berupa uang, barang atau jasa gratis, atau kombinasi keduanya. Sering kali, kesepakatan endorsement berbayar diwujudkan dalam bentuk tanda tangan kontrak.

2. Endorsement Tidak Berbayar
Endorsement tidak berbayar atau endorsement terselubung terjadi saat seorang public figure. Artinya, public figure memang memakai atau menggunakan, dan merekomendasikan suatu produk brand tertentu karena mereka memang menyukainya. Dalam endorsement ini biasanya brand bisa mengirimkan sampel gratis kepada selebriti untuk mencoba produk mereka untuk diulas oleh public figure.

4. Kelebihan Endorsement

Sebagai salah satu metode marketing yang kekinian, endorsement memberikan banyak sekali kelebihan. Adapun kelebihan endorsement adalah sebagai berikut.

1. Membangun Kepercayaan atau Kredibilitas
Secara umum, public figure merupakan sosok yang mendapat penghormatan dan kepercayaan di kalangan masyarakat. Sehingga, dengan mempromosikan produk melalui mereka, secara tidak langsung brand akan mendapatkan kepercayaan serupa.

2. Membuat Brand lebih Terkenal
Selain itu, public figure merupakan sosok terkenal yang umumnya punya banyak penggemar. Promosi produk melalui mereka akan membuat suatu brand semakin di kenal masyarakat luas.

3. Membuka Pasar Baru yang Lebih Luas
Imbas dari brand yang jadi lebih terkenal adalah pangsa pasar yang semakin meluas. Terlebih saat ini, sosial media menjadi ruang maya yang seolah tanpa batas. Artinya, promosi yang dilakukan seorang public figure bisa menjangkau sangat luas.

5. Kekurangan Endorsement

Di lain sisi, sebagai metode marketing, endorsement juga mempunyai beberapa kekurangan. Adapun kekurangan dari endorsement adalah sebagai berikut.

1. Tarif yang Mahal
Sudah jadi rahasia umum, bahwa untuk melakukan endorsement, suatu produk brand harus merogoh biaya yang tidak sedikit. Terlebih jika public figure yang akan di-endorse mempunyai popularitas tinggi.

2. Imej Public Figure yang Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
Imej atau citra selebriti yang bisa berubah sewaktu-waktu juga bisa memberi dampak buruk pada brand. Sebab, akan turut mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap produk tersebut.

3. Public Figur Bisa Membayangi Produk
Apabila sosok public figure terlalu besar, maka popularitas mereka mungkin langsung membayangi produk yang diendorse. Tanpa di sadari hal itu dapat menghilangkan brand produk sendiri. Hal ini semakin menjadi masalah, jika ternyata public figure tersebut mempromosikan beberapa produk sekaligus.

Itulah di antaranya ulasan mengenai endorsement adalah kerja sama promosi lewat media sosial. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI