NASA Temukan Tata Surya Baru Yang Berisi 7 Planet Seukuran Bumi

Kamis, 23 Februari 2017 11:18 Penulis: Agista Rully
NASA Temukan Tata Surya Baru Yang Berisi 7 Planet Seukuran Bumi
© New York Times

Kapanlagi Plus - Pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para astronom adalah "Apakah ada kehidupan di luar Bumi?". Mungkin sebagian dari kita juga bertanya-tanya apakah di luar angkasa terdapat planet lain yang dihuni oleh makhluk yang mirip dengan manusia di Bumi ini atau mereka adalah makhluk dengan bentuk fisik yang berbeda.

Google Doodle mengenai penemuan 7 planet mirip Bumi © GoogleGoogle Doodle mengenai penemuan 7 planet mirip Bumi © Google

Untuk menemukan jawaban, para peneliti yang bergabung di NASA (badan antariksa Amerika Serikat) senantiasa melakukan uji coba dan observasi baru. Baru-baru ini terdapat penemuan mengejutkan yang dirilis NASA pada konferensi pers di markas besar mereka di Washington DC, Amerika Serikat.

Penemuan tata surya baru dengan 7 planet mirip Bumi ini cukup langka. Sebab dalam tata surya yang dinamakan TRAPPIST-1 oleh NASA tersebut, terdapat 7 planet seukuran Bumi dan diperkirakan memiliki temperatur yang memungkinkan adanya air dalam tiap planet. Seperti yang kita ketahui, air merupakan sumber kehidupan paling utama bagi manusia.

TRAPPIST-1 Sistem Tata Surya yang dihuni oleh 7 planet seukuran Bumi © TheVergeTRAPPIST-1 Sistem Tata Surya yang dihuni oleh 7 planet seukuran Bumi © TheVerge

"Ini pertama kalinya terdapat banyak planet mirip Bumi yang ditemukan dengan satu bintang." ujar Michael Gillon, ketua tim peneliti EXOPLANET dari University of Liege, Belgia.

7 planet mirip Bumi ini berada di sebuah sistem tata surya dengan bintang merah kecil. Ada tiga planet dari sistem tata surya TRAPPIST-1 yang memungkinkan untuk ditinggali, yakni planet e, f, dan g. 7 planet dalam tata surya ini memang dinamai urut sesuai abjad.

Kebanyakan planet memiliki waktu orbit yang cukup singkat dari 1.5 hari hingga 20 hari Bumi karena jarak yang dekat dengan bintang utama © CNNKebanyakan planet memiliki waktu orbit yang cukup singkat dari 1.5 hari hingga 20 hari Bumi karena jarak yang dekat dengan bintang utama © CNN

Karena karakteristik suhu dan kemungkinan terdapatnya air sangat besar pada 3 planet di tata surya TRAPPIST, astronom berencana untuk melakukan observasi lebih lanjut dengan menggunakan teleskop Spitzer NASA. Menurut mereka, mengobservasi sistem tata surya sejauh 40 tahun cahaya dari Bumi ini cukup mudah karena bintang utama sistem tata surya ini tidak sebesar matahari.

Selanjutnya, para peneliti berencana untuk meneliti struktur atmosfer dan keberadaan air di planet-planet tersebut. "Jika kami dapat menemukan air di atmosfer maka kami akan merasa sangat senang. Kami belum yakin 100% tapi kami cukup percaya bahwa ada air di planet itu." ujar Sara Seager, ahli exoplanet dari Massachusetts Institute of Technology yang juga tergabung dalam tim peneliti sistem tata surya TRAPPIST-1 ini. Semoga saja memang benar-benar ada planet yang bisa ditinggali seperti bumi ya KLovers!

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



LATEST UPDATE




REKOMENDASI