Nggak Cuma Batik dan Kuliner Enak, Kini Ke Solo Bisa Dimanjakan Jaringan 5G Lho

Kamis, 01 Juli 2021 14:00 Penulis: Wuri Anggarini
Nggak Cuma Batik dan Kuliner Enak, Kini Ke Solo Bisa Dimanjakan Jaringan 5G Lho
(c) Shutterstock

Kapanlagi Plus - Bicara tentang Solo, mungkin yang terlintas di benakmu kalau bukan batik, bisa jadi yang terbayang adalah kulinernya, macam tengkleng, nasi liwet, timlo dan selat solo. Namun, tahukah kamu ada hal baru yang bisa kamu nikmati saat berkunjung ke Solo. Benar, apalagi kalau bukan Jaringan 5G.

Kehadiran layanan 5G komersial pertama di Solo ini bisa dinikmati setelah baru-baru ini Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, meluncurkannya secara resmi.

Buah Kolaborasi yang Begitu Dinanti

Kehadiran layanan 5G komersial di Solo ini sendiri boleh dibilang buah kolaborasi yang begitu dinanti oleh masyarakat. Sebagai bagian dari kemitraan baru dengan Pemerintah Kota Surakarta, Indosat Ooredoo berkomitmen mendukung pemulihan ekonomi di Solo, yang mencakup kolaborasi di ranah pemberdayaan UMKM, pendidikan talenta digital, hingga pengembangan kota pintar alias smart city.

Diluncurkan dengan Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

(c) Indosat Ooredoo(c) Indosat Ooredoo

Acara peluncuran layanan 5G di sebuah acara di Solo ini sendiri dilakukan sesuai protokol kesehatan dan pembatasan sosial yang ketat diterapkan. Selain Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, acara tersebut juga dihadiri Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka; Duta Besar Qatar untuk Republik Indonesia, Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti; dan CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen.

“Saya sangat bersyukur dan bangga dapat meluncurkan layanan 5G komersial pertama Indosat Ooredoo di Solo untuk menunjukkan kekuatan transformatif 5G kepada anak muda, komunitas digital, dan bisnis di kota yang menakjubkan ini. Hari ini menandai awal perjalanan kami dalam mendorong revolusi 5G di seluruh negeri, memajukan bangsa menuju masa depan yang mendukung 5G,” ungkap Ahmad Al-Neama.

Tumbuhkan Semangat #BangkitBersama5G

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Lebih lanjut, Ahmad Al-Neama menambahkan jika melalui layanan 5G ini, pihaknya ingin menumbuhkan semangat #BangkitBersama5G di Solo dan #HighFiveUntukIndonesia di seluruh Indonesia. Mewujudkan misi Indosat Ooredoo untuk mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui kekuatan teknologi.

“Pada kesempatan ini, kami juga ingin berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan terhadap perusahaan,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate turut menyampaikan apresiasinya. “Saya percaya 5G akan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, berkat teknologinya yang unggul. Kami berharap komersialisasi 5G tahap awal ini dapat berkontribusi mewujudkan visi nasional menjadi digital powerhouse di kawasan. Mari bersama kita pastikan kehadiran layanan 5G ini akan membawa beragam manfaat bagi bangsa dan berdampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi.”

Fokus Optimalkan Layanan 5G di 3 Hal

(c) Indosat Ooredoo(c) Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo berfokus untuk mengoptimalkan pengalaman 5G di tiga hal, dalam hal ini kasus penggunaan (use cases) untuk menghadirkan kekuatan layanan 5G kepada masyarakat Solo. Pertama, menghadirkan broadband seluler yang ditingkatkan untuk kualitas video nirkabel yang lebih baik, video game, dan aplikasi seluler intensif data lainnya. Kedua, melanjutkan visi Kota Pintar & Industri 4.0 di Solo melalui penerapan teknologi pembelajaran mesin (Machine Learning) dan otomatisasi operasi. Ketiga, edutainment pintar yang menggabungkan kekuatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Adapun untuk pemberdayaan UMKM di Solo, Indosat Ooredoo telah mulai menjual Rasa Solo Hampers di aplikasi myIM3 dan akan melatih sepuluh ribu UMKM Solo untuk go digital. Perusahaan juga menyediakan layanan UCan untuk menawarkan pinjaman mikro kepada para pelaku UMKM ini demi membantu pendanaan pertumbuhan bisnis mereka.

Di ranah pendidikan talenta digital, Indosat Ooredoo akan memfasilitasi pelatihan dan pembinaan content creator bagi dua ribu anak muda dan komunitas gerakan muda di Kota Solo. Perusahaan juga akan memfasilitasi pelatihan Augmented Reality (AR) bagi 500 developer muda asal Solo.

Sementara untuk memberdayakan Solo sebagai smart city berikutnya, perusahaan juga akan membangun sistem informasi pintar terpadu sebagai sumber informasi resmi dan real-time dari Pemerintahan Kota Surakarta kepada warganya hingga di tingkat Rukun Tetangga. Semua informasi terpadu ini akan dikirimkan dari pusat informasi pintar berbasis teknologi cloud yang dioperasikan oleh Pemerintah Kota Surakarta.

Menariknya, layanan 5G ini nggak berhenti di Solo saja lho. Setelah peluncuran 5G tahap awal di Solo, Indosat Ooredoo berencana untuk memperluas layanan 5G komersial ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Makassar, di mana terdapat permintaan konsumen yang tinggi akan layanan data. Ada kotamu juga, KLovers?

(kpl/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI