Niat Puasa Syaban, Amalan untuk Dapatkan Pahala dan Pengampunan Dosa

Sabtu, 17 April 2021 13:22 Penulis: Anik Setiyaningrum
Niat Puasa Syaban, Amalan untuk Dapatkan Pahala dan Pengampunan Dosa
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Mungkin, kalian sudah tak asing lagi dengan istilah puasa Syaban. Niat puasa Syaban perlu kalian ketahui jika ingin menunaikan amalan ini di bulan Syaban. Nisfu Syaban adalah peringatan tanggal 15 bulan kedelapan dari kalender Islam.

Malam Nisfu Syaban dianggap sebagai malam pengampunan, pembebasan, dan penuh berkah. Pada malam-malam Nisfu Syaban, Allah akan mengampuni dosa orang yang memohon ampunan, mengasihi mereka yang memohon kasih, menjawab setiap doa, meringankan penderitaan orang susah, dan membebaskan dari neraka.

Nisfu Syaban sering diperingati dengan menjalankan amalan-amalan baik seperti puasa, memperbanyak doa, dzikir, membaca Al Quran. Untuk mengetahui tentang niat puasa Syaban dan amalan lainnya, simak informasi yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini.

 

1. Dalil Keutamaan dan Niat Puasa Syaban

Sebelum ke pembahasan niat puasa Syaban, alangkah lebih baik jika kalian menyimak riwayat mengenai niat puasa Syaban dan keutamaannya. Dengan begitu, bisa jadi tekad dan niat puasa Syaban dalam hati kalian semakin tebal.

Hadis-hadis ini merupakan dalil keutamaan memperbanyak puasa Syaban. Dari Aisyah RA, beliau mengatakan,

"Terkadang Nabi SAW puasa beberapa hari sampai kami katakan, 'Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika Syaban." (HR Al Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Aisyah juga mengisahkan tentang aktivitas Rasulullah SAW selama Syaban:

"Belum pernah Nabi SAW berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Syaban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya'ban sebulan penuh." (HR Al Bukhari dan Muslim).

Aisyah juga mengisahkan tentang aktivitas Rasulullah SAW selama Syaban sebagai barikut:

"Nabi SAW memberikan perhatian terhadap hilal bulan Syaban, tidak sebagaimana perhatian beliau terhadap bulan-bulan yang lain. Kemudian beliau berpuasa ketika melihat hilal Ramadhan. Jika hilal tidak kelihatan, beliau genapkan Sya'ban sampai 30 hari." (HR Ahmad, Abu Daud, An Nasa'i dan sanad-nya disahihkan Syekh Syu'aib Al Arnauth).

Sementara itu, dalam hadis riwayat Ummu Salamah RA, dia mengatakan sebagai berikut:

"Bahwa Nabi SAW belum pernah puasa satu bulan penuh selain Syaban, kemudian beliau sambung dengan Ramadhan." (HR An-Nasa'i).

 

2. Niat Puasa Syaban

Niat puasa Syaban pada malam hari:

Nawaitu shauma ghadin 'an adai sunnati Sya'bana lillahi ta'ala.

Artinya:

Saya niat puasa sunah Syaban besok karena Allah Ta'ala.

Niat puasa Nisfu Syaban pada siang hari:

Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an adai sunnati Sya'bana lillahi ta'ala.

Artinya:

Saya niat puasa sunah Syaban hari ini karena Allah Ta'ala.


Selain berpuasa, dianjurkan untuk memperbanyak doa di malam Nisfu Syaban. Doa yang bisa dipanjatkan adalah:

Allahumma ya dzal manni wa la yumannu 'alaika, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thowli wal in'am, la ilaha illa anta dhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma'manal kha'ifin.

Allahumma in kunta katabtani 'indaka fi ummil kitabi syaqiyyan aw makhruman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famkhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa khirmani waqtitara rizqi, waktubni 'indaka sa'idan marzuqan muwaffaqan lil khoirat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal 'ala lisani nabiyyikal mursalin, yamkhullahu ma yasya'u wa yutsbitu, wa 'indahu ummul kitab, wa shallallahu 'ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihi wa sallama, walhamdulillahi rabbil 'alamin.

Artinya:

Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisiMu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisiMu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata sementara perkataanMu adalah benar di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusanMu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT."

 

3. Amalan Doa Bulan Syaban

Selain memiliki niat puasa Syaban yang kuat, kalian juga bisa melakukan amalan-amalan baik di malam Nisfu Syaban. Berikut amalan yang bisa dilakukan selama Nisfu Syaban:

Perbanyak doa

Amalan utama yang pertama yakni memperbanyak doa. Allah akan mengampuni dosa orang yang memohon ampunan, mengasihi mereka yang memohon kasih, menjawab setiap doa, meringankan penderitaan orang susah, dan membebaskan orang dari neraka. Dikatakan bahwa Allah SWT akan menjawab segala doa umatnya pada malam-malam Nisfu Syaban.

Dzikir

Amalan kedua yang bisa kalian lakukan pada malam nisfu syaban, yaitu perbanyak berzikir dengan lafal syahadat. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat syahadat ini sangat dianjurkan dibaca kapan pun dan di mana pun. Terutama pada malam Nisfu Syaban.

Istighfar

Amalan utama di malam Nisfu Syaban yang ketiga adalah memperbanyak istigfar. Hal ini karena tidak ada satu pun manusia yang luput dari dosa dan salah. Dan sudah menjadi kodrat manusia bisa berbuat salah dan dosa. Meski begitu, Allah SWT tetap senantiasa membuka pintu ampunan untuk hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Tidak heran, meminta ampunan dengan banyak membaca istigfar sangat dianjurkan.

Itulah niat puasa Syaban, doa, dan amalan yang bisa kalian lakukan untuk mempertebal iman dan mendekatkan diri kepadaNya. Niat puasa Syaban yang telah ada dalam hati kalian bisa sekaligus diimbangi dengan upaya memperbanyak dzikir dan doa untuk memohon pengampunan.

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI