Orientasi Adalah Proses Peninjauan untuk Menentukan Sikap, Pahami Tujuan Manfaat dan Jenisnya

Senin, 23 November 2020 12:33 Penulis: Puput Saputro
Orientasi Adalah Proses Peninjauan untuk Menentukan Sikap, Pahami Tujuan Manfaat dan Jenisnya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Kata orientasi mungkin sudah berulang kali kita dengar. Namun bisa jadi beberapa di antara kita belum tahu arti dan makna sesungguhnya dari kata tersebut. Orientasi sering dikaitkan dengan masa adaptasi atau pengenalan saat memasuki tempat atau bidang baru. Misalnya, orientasi mahasiswa baru atau orientasi karyawan baru di suatu perusahaan.

Begitu penting orientasi untuk mempermudah proses adaptasi seseorang di lingkungan baru. Sehingga, kalian perlu mengetahui arti dan makna, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan proses orientasi. Nah, agar lebih paham mengenai seluk beluk orientasi, berikut Kapanlagi.com sudah merangkumkan ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.

 

1. Arti dan Makna Orientasi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, orientasi mempunyai beberapa makna. Salah satunya, orientasi adalah suatu aktivitas atau kegiatan peninjauan yang bertujuan untuk menentukan sikap secara tepat dan benar. Selain itu, makna lain dari orientasi juga kerap dikaitkan pada pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan seseorang.

Dalam dunia pendidikan dan pekerjaan, orientasi merupakan suatu proses untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Lebih lanjut, kegiatan orientasi atau pengenalan bisa dibedakan dalam beberapa jenis, di antaranya orientasi personal (perorangan), orientasi temporal (waktu), dan orientasi spasial (tempat).

 

2. Jenis-Jenis Orientasi

Seperti yang disinggung sebelumnya, orientasi bisa dibedakan dalam tiga jenis. Agar lebih paham, berikut ini merupakan penjelasan dari jenis-jenis orientasi tersebut.

1. Orientasi personal merupakan kemampuan individu untuk mengidentifikasi dan mengemukakan identitas dirinya dan orang lain di lingkungan barunya.

2. Orientasi temporal adalah kemampuan individu untuk mengetahui hubungan waktu, hari, tanggal, bulan, baik di masa sekarang, masa lampau, maupun masa yang akan datang.

3. Orientasi spasial yaitu kemampuan individu untuk mengetahui Batasan ruang atau lokasi yang ditempati serta hubungannya dengan ruang atau lokasi lain.

 

3. Tujuan Orientasi

Dengan menerapkan orientasi, seseorang akan lebih mudah dalam menjalani proses adaptasi dengan lingkungan baru. Sehingga, bagi pelajar hal ini akan berdampak pada proses belajar yang lebih lancar. Begitu pula dengan karyawan baru, proses orientasi juga akan mempelancar dan mempermudah dirinya dalam memahami tugas, tanggung jawab, dan karakteristik lingkungan kerjanya.

Secara lebih mendetail dalam hal dunia kerja, Ingham (1970) menyebut orientasi adalah cara menyesuaikan sikap dan tingkah laku yang dilakukan karyawan dengan lingkungan kerjanya. Melalui orientasi, setiap karyawan dapat lebih mudah memahami perannya di perusahaan. Secara tak langsung hal ini akan berdampak pada meningkatnya kinerja dan produktivitas karyawan. Sehingga, target atau tujuan dari perusahaan bisa tercapai.

 

4. Tahapan Proses Orientasi

Dalam ranah dunia kerja, orientasi tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Malahan, ada sejumlah tahapan dan proses yang harus dijalani agar orientasi bisa berjalan maksimal. Dilansir dari dream.co.id, beberapa tahapan orientasi adalah sebagai berikut.

1. Sosialisasi perekrutan pegawai baru kepada seluruh karyawan perusahaan.

2. Menggunakan karyawan lama yang berdedikasi tinggi sebagai teladan bagi karyawan baru.

3. Gunakan sebuah daftar periksa orientasi yang berisi poin-poin yang harus diinformasikan kepada karyawan baru mengenai aturan dan prosedur yang bersangkutan.

4. Menyediakan informasi yang dibutuhkan mengenai kebijakan, aturan kerja, tunjangan, cuti, ketidakhadiran, keterlambatan, asuransi, dan sebagainya.

5. Menyampaikan informasi orientasi secara efektif supaya mudah diingat oleh karyawan baru.

6. Hindari terlalu banyak informasi, namun pilihlah detail penting untuk menjelaskannya.

7. Evaluasi dan tindak lanjut dari tahapan orientasi juga diperlukan yaitu dengan melakukan wawancara tindak lanjut beberapa minggu atau bulan pasca orientasi.

 

5. Manfaat Orientasi

Orientasi menjadi salah satu tahapan atau proses penting untuk seseorang dalam mengenal dan beradaptasi di lingkungan baru. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan melalui kegiatan orientasi. Berikut ini di antaranya beberapa manfaat dari kegiatan orientasi.

1. Menghilangkan perasaan diasingkan, kecemasan, dan kebimbangan pada karyawan baru.

2. Memperkecil kemungkinan terjadinya konflik di masa depan, karena karyawan baru sudah mengenal dan memahami lingkungan barunya.

3. Mempercepat proses sosialisasi atau pengakraban antara karyawan baru dan lama.

4. Manfaat lainnya karyawan baru yang melalui proses orientasi cenderung akan bekerja dengan lebih baik, tidak terlalu bergantung pada atasan, dan cenderung lebih setia pada perusahaan.

 

6. Kendala Saat Melakukan Orientasi

Meskipun sudah dipersiapkan sedemikian rupa, mulai dari perencanaan yang matang proses orientasi sering kali bertemu berbagai kendala. Artinya, agar proses orientasi bisa berjalan lancar dan maksimal, kendala-kendala tersebut perlu diatasi dan dicegah. Beberapa kendala yang terjadi saat proses orientasi adalah sebagai berikut.

1. Sering kali karyawan baru dilanda perasaan cemas saat memasuki unit-unit bidang kerja. Kekhawatiran akan penerimaan oleh rekan di unit kerja memang biasa muncul di awal. Situasi ini bisa mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis dari karyawan baru.

2. Harapan dari karyawan baru kepada perusahaan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Hal ini bisa berakibat pada berkurangnya motivasi dalam bekerja. Sehingga, dalam proses orientasi antara perusahaan dan karyawan perlu saling terbuka.

3. Situasi lingkungan pekerjaan yang bisa mendukung atau menghambat. Salah satunya, bisa dilihat dari rekan kerja yang terbuka dan mudah bersosialisasi.

Itulah beberapa ulasan mengenai orientasi adalah proses penting untuk beradaptasi. Semoga bermanfaat dan bisa membuat kalian semakin paham.

 

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI