Pengertian dan Ciri-Ciri Karya Ilmiah, Ketahui Juga Strukturnya

Selasa, 22 Desember 2020 18:55 Penulis: Puput Saputro
Pengertian dan Ciri-Ciri Karya Ilmiah, Ketahui Juga Strukturnya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Karya ilmiah tentu berbeda dengan karya sastra atau karya seni lainnya. Dibuat berdasarkan hasil penelitian, ciri-ciri karya ilmiah begitu khas dan terkesan sangat akademik. Membaca karya ilmiah sama pentingnya dengan membaca karya sastra. Pasalnya, karya ilmiah memuat informasi dan pengetahuan yang akan berguna dalam menambah wawasan.

Sejak masih di bangku sekolah, siswa sudah diajarkan untuk menulis karya ilmiah. Hingga jenjang perguruan tinggi, menyusun karya ilmiah tak ubahnya jadi suatu keahlian. Sebab, pada kenyataannya tak semua orang mempunyai keahlian dan ketelitian dalam menyusun karya ilmiah. Untuk bisa menyusun karya ilmiah yang baik, penting untuk tahu ciri-ciri karya ilmiah.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan mengenai ciri-ciri karya ilmiah dan seluk-beluk lainnya.

1. Pengertian Karya Ilmiah

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri karya ilmiah, terlebih dahulu penting untuk memahami pengertiannya. Secara umum, karya ilmiah adalah jenis karya yang ditulis atau disusun berdasarkan realitas objektif, pengalaman empiris, penelitian, observasi, dan sejenisnya. Karya ilmiah dikerjakan dengan metode-metode tertentu yang berkaitan dengan penelitian yang telah dilakukan.

Karya ilmiah sangat lekat dengan dunia akademik. Dalam ranah akademik, karya ilmiah bisa digunakan sebagai bukti pengabdian profesi ataupun tugas dan syarat kelulusan kuliah sarjana dan tingkatan selanjutnya.

Selain pengertian secara umum di atas, sejumlah ahli juga memberikan penjelasan terkait pengertian dari karya ilmiah. Berikut penjelasan beberapa ahli tersebut.

1. Munawar Syamsudin (1994)
Munawar Syamsudin beranggapan bahwa tulisan ilmiah adalah naskah yang membahas suatu permasalahan, berdasarkan suatu konsepsi keilmuan tertentu. Karya ilmiah ditulis dengan menggunakan metode penyajian tertentu secara utuh, teratur, dan konsisten.

2. Brotowidjoyo (1985)
Brotowidjoyo menjelaskan bahwa karangan ilmiah merupakan karangan yang berisi ilmu pengetahuan, yang menyajikan fakta. Karangan ilmiah disusun berdasakan pada metodologi penulisan yang baik dan benar.

3. Yamilah dan Samsoerizal (1994)
Yamilah dan Samsoerizal menyatakan bahwa ragam karya ilmiah dapat dibedakan dalam beberapa jenis tergantung pada fungsinya. Lebih lanjut, Yamilah dan Samsoerizal menyebut adapun jenis-jenis ragam karya ilmiah, antara lain: makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.

2. Struktur Penulisan Karya Ilmiah

Seperti yang sempat disinggung di awal, karya ilmiah berbeda dengan karya non ilmiah seperti karya sastra atau karya seni lainnya. Perbedaan ini bisa dilihat pada ciri-ciri karya ilmiah dan non-ilmiah. Selain itu, kekhasan karya ilmiah juga bisa dilihat pada bagian strukturnya. Karya ilmiah mempunyai struktur yang paten.
Adapun bagian struktur karya ilmiah adalah sebagai berikut.

1. Bagian Pendahuluan
Bagian struktur karya ilmiah yang pertama disebut pendahuluan. Bagian pendahuluan umumnya berisi hal-hal mendasar menyangkut penelitian telah yang dilakukan. Misalnya penjelasan mengenai latar belakang masalah yang dijadikan topik, serta mekanisme-mekanisme penyelesaian masalah tersebut.

2. Bagian Isi dan Pembahasan
Bagian kedua adalah isi dan pembahasan. Bagian isi dan pembahasan bisa terdiri atas satu atau dua bab. Banyaknya jumlah bab tersebut tergantung pada seberapa dalam dan pelik analisis yang dilakukan serta seberapa dalam pembahasan yang disajikan.

3. Bagian Penutup dan Kesimpulan
Bagian ketiga yaitu penutup dan kesimpulan. Sesuai dengan namanya, pada bagian ini akan ditunjukkan hasil analisis penelitian pada bagian isi dan pembahasan dalam bentuk kesimpulan. Bagian kesimpulan akan disampaikan secara singkat dan padat. Bagian akhir ini biasanya terdiri dari satu bab, tapi sering kali ditambah juga dengan paparan saran sebagai penutup.

3. Ciri-Ciri Karya Ilmiah

Setelah memahami pengertian dan struktur, penting juga untuk mengenali ciri-ciri karya ilmiah. Sebab dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, kita akan lebih mudah untuk mengidentifikasi apakah suatu karya tergolong karya ilmiah atau non-ilmiah. Adapun ciri-ciri karya ilmiah antara lain sebagai berikut.

1. Menggunakan Metodologi Penelitian
Salah satu ciri-ciri karya ilmiah yang paling menonjol adalah penggunaan metodologi penelitian. Penggunaan metode penelitian dalam karya ilmiah sudah menjadi suatu keharusan. Selain metodologi yang tepat, karya ilmiah juga harus mempunyai kerangka pemikiran yang logis.

2. Tidak Ambigu
Karya ilmiah berisi informasi dan ilmu pengetahuan, sehingga harus ditulis secara jelas dan tepat. Di samping itu, penyajian data juga harus dilakukan secara jelas.Karya ilmiah harus bebas dari ambiguitas agar informasi atau pengetahuan yang terkandung di dalamnya bisa tersampaikan dengan baik.

3. Objektif dan Tidak Terkesan Emosional
Ciri-ciri karya ilmiah yang ketiga yaitu harus objektif. Artinya, karya ilmiah tidak boleh memihak apalagi menunjukkan sisi subjektivitas, opini, dan perasaan emosional dari penulisnya. Karya ilmiah harus ditulis secara fokus sesuai dengan fakta lapangan yang ada.

4. Bahasa Baku dan Menerapkan Kaidah Penulisan Ilmiah
Karakteristik karya ilmiah juga bisa terlihat dari penggunaan bahasanya. Karena lekat dengan dunia akademik, maka karya ilmiah harus menggunakan bahasa baku. Selain itu, penulisan karya ilmiah juga harus konsisten pada kaidah penulisan karya ilmiah.

5. Menggunakan Kalimat Efektif
Selain berbahasa baku dan menerapkan kaidah penulisan ilmiah, karya ilmiah juga harus menggunakan kalimat yang efektif. Hindari kalimat yang bertele-tele, serta pastikan setiap kalimatnya saling berhubungan atau berkohesi.

Itulah di antaranya ulasan mengenai ciri-ciri karya ilmiah beserta penjelasan mengenai pengertian dan strukturnya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI