Pola Irama Adalah Unsur Penting dalam Musik, Pahami Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Senin, 11 Januari 2021 11:11 Penulis: Puput Saputro
Pola Irama Adalah Unsur Penting dalam Musik, Pahami Pengertian dan Jenis-Jenisnya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Musik menjadi salah satu dari seni yang mempunyai banyak unsur-unsur di dalamnya. Pola irama adalah satu di antara unsur-unsur musik tersebut. Bahkan, pola irama menjadi salah satu unsur yang penting. Pasalnya, keberadaan irama bisa membuat suatu musik atau lagu terdengar lebih indah dan lebih bisa dinikmati.

Pola irama bisa dijumpai dalam setiap alunan musik atau lagu. Hal ini menunjukkan bahwa pola irama adalah suatu unsur yang sangat berperan dalam suatu karya musik. Irama tidak saja membuat lagu lebih indah. Irama juga bisa memberikan suasana pada suatu lagu. Bahkan, keberadaan irama diyakini juga mempengaruhi unsur musik lainnya, seperti harmoni dan melodi.

Pola irama adalah hal yang sangat penting untuk dipelajari, khususnya bagi kalian yang tertarik mendalami bidang musik. Untuk itu, kalian bisa simak ulasannya yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

1. Mengenal Irama

Sebelum mempelajari apa itu irama, penting untuk mengenal pengertian irama. Pasalnya, secara umum pola irama adalah irama yang muncul dalam suatu pola. Sehingga, penting untuk memahami hakikat irama. Irama tidak hanya dikenal dalam ranah musik, melainkan juga pada seni tari.

Dalam tari, irama adalah gerakan berturut-turut yang terjadi secara teratur. Sementara itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), secara khusus dalam ranah musik, pengertian kata irama adalah alunan yang terjadi karena perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dalam arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada.

Irama juga sering kali dimaknai sebagai pola melodi dan harmoni yang tercipta dalam suatu alunan musik. Itulah sebabnya, irama menjadi satu hal yang kedudukannya cukup penting dan mendasar dalam suatu seni musik. Keberadaan irama dalam musik cukup bisa dirasakan. Pasalnya, saat menikmati alunan musik, irama sering kali muncul sebagai unsur yang mendorong seseorang untuk melakukan goyangan atau gerakan tubuh lainnya.

2. Fungsi Irama dalam Musik

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pola irama adalah unsur yang penting dalam musik. Begitu pula dengan irama, dalam musik irama juga menjalankan fungsinya sebagai penggerak serta sebagai tumpuan dasar dari komposisi.
Terdapat beberapa alat musik yang tergolong sebagai alat musik irama, di antaranya drum, perkusi, bass, gitar, piano, dan synthesize. Seperti yang kita tahu, jenis-jenis alat musik tersebut cukup dominan dan bisa ditemui di hampir setiap lagu atau karya musik. Hal ini menunjukkan bahwa pola irama adalah hal yang memang penting keberadaannya dalam musik.

3. Pengertian Pola Irama

Sementara itu, pola irama adalah sekumpulan irama dalam suatu lagu yang bisa muncul berulang kali. Indahretno Arumsari mendefinisikan pola irama sebagai sekelompok bunyi yang mempunyai pola atau susunan tertentu dalam satu atau beberapa birama, serta dapat muncul secara berulang-ulang dan teratur dalam sebuah alunan lagu.

Dalam suatu lagu atau alunan musik, peran dari pola irama adalah untuk membangkitkan suasana dan perasaan. Bahkan, bukan saja perasaan, pola irama juga disinyalir dapat mewujudkan respons berupa gerakan yang berupa fisik, seperti anggukan kepala, goyangan badan, dan sebagainya.

Setiap lagu mempunyai pola irama yang berbeda. Itulah sebabnya, pola irama sering kali dapat digunakan sebagai patokan dalam membedakan genre suatu musik atau lagu.

4. Jenis-Jenis Pola Irama

Mengenal dan memahami pola irama, tidak bisa sebatas pengertiannya saja. Sebab, unsur musik yang satu ini mempunyai beragam jenis. Dilansir dari liputan6.com, adapun jenis-jenis pola irama adalah sebagai berikut.

1. Pola irama rata
Pola irama rata yaitu jenis pola irama yang mempunyai pembagian yang rata (sama atas pulsa).

2. Pola irama tidak rata
Pola irama tidak rata berkebalikan dengan pola irama rata. Pola irama ini mempunyai pembagian antara pola dengan pulsa tidak rata atau tidak sama.

3. Pola sincope
Pola sincope merupakan jenis pola irama yang tercipta apabila terdapat aksen kuat yang berpindah dari pulsa yang seharusnya bertekanan ke pulsa yang tidak bertekanan.

4. Pola suku bangsa
Jenis pola irama berikutnya yaitu pola suku bangsa. Pola irama jenis ini mempunyai ciri khas yang berkaitan dengan irama musik yang digunakan oleh suatu suku, daerah, atau bangsa. Sebagai contoh: irama Melayu, India, Latin, Arab.

5. Pola ostinato
Pola ostinato adalah jenis pola irama yang dinyanyikan berulang-ulang. Jika pola yang diulang lebih dari satu macam, maka pola ini disebut dengan ostinati.

6. Polirotmik
Polirotmik adalah jenis penggunaan bermacam-macam pola irama yang serentak. Pola irama ini kemudian menghasilkan pola ritme gabungan yang berisi satu ketukan kuat dan satu ketukan lemah.

7. Polimerik
Sementara itu, polimerik dalam pola irama merupakan penggunaan pola irama yang berbeda antara satu instrumen dengan instrumen lain.

Itulah di antaranya ulasan mengenai pola irama adalah unsur yang penting dalam musik. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI