Portofolio Adalah Kumpulan Karya untuk Tunjukkan Kemampuan, Ketahui Tips Membuatnya Agar Menarik

Rabu, 08 September 2021 14:55 Penulis: Puput Saputro
Portofolio Adalah Kumpulan Karya untuk Tunjukkan Kemampuan, Ketahui Tips Membuatnya Agar Menarik
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Tak bisa dipungkiri mencari pekerjaan jadi hal yang cukup sulit saat ini. Selain karena lowongan yang terbatas, jumlah pengangguran dan pencari kerja juga terus meningkat. Belum lagi, saat akan melamar pekerjaan biasanya ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, salah satunya portofolio. Secara umum, portofolio adalah dokumen berisi daftar karya yang pernah dibuat.

Selain surat lamaran kerja dan cv, portofolio menjadi salah satu dokumen penting saat mencari pekerjaan. Pasalnya, dari portofolio perusahaan akan menilai seorang pelamar pekerjaan. Oleh sebab itu, portofolio harus dibuat sebaik mungkin agar bisa membuat perusahaan tertarik. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun portofolio. Apa sajakah itu?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan mengenai portofolio adalah dokumen penunjang dalam mencari pekerjaan beserta tips cara menyusunnya agar menarik.

 

1. Mengenal Portofolio Adalah

Seperti yang disinggung sebelumnya, portofolio adalah salah satu dokumen penting dalam melamar pekerjaan. Dalam portofolio, seseorang bisa mencantumkan contoh karya yang pernah dibuat, seperti tulisan, foto, desain, dan sebagainya. Dengan melihat portofolio perusahaan dapat menilai kemampuan pelamar pekerjaan.

Meski demikian, sebenarnya arti dari portofolio tak sebatas dokumen pendukung dalam melamar pekerjaan. Lebih dari itu, portofolio juga mempunyai beberapa arti tergantung pada bidang yang melatarbelakangi penggunaannya. Sebagai contoh, dalam dunia bisnis portofolio adalah kumpulan dokumen yang dimiliki perusahaan yang berguna untuk mengevaluasi keberhasilan dan proses pencapaian tujuan suatu program atau rencana produksi.

Di bidang pendidikan, pengertian portofolio adalah kumpulan evidence (dokumen, bukti) yang akan menunjukkan kemampuan dan perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu.

Kemudian, di bidang politik portofolio merupakan kewajiban dan pilar dari pemerintahan para menteri kabinet dan juga para pejabat pimpinan departemen yang ada di dalam institusi pemerintah. Sementara, di bidang kesehatan portofolio menjadi dokumen yang digunakan untuk memantau perkembangan kesehatan seseorang.

Berbeda lagi bagi fotografer, pasalnya di bidang fotografi portofolio menjadi kumpulan dokumen berguna untuk menunjukkan prospektif pekerjaannya kepada pelanggan. Karenanya, portofolio fotografer berisi koleksi dari hasil pekerjaan yang dimilikinya selama ini.

 

2. Fungsi Portofolio untuk Melamar Pekerjaan

Selain surat lamaran dan cv, portofolio juga kerap jadi persyaratan dalam melamar pekerjaan. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang justru lebih mementingkan portofolio dibandingkan surat lamaran ataupun cv. Oleh sebab itu, ada baiknya kalian mulai mempersiapkan portofolio sedini mungkin dengan membuat karya terbaik sebanyak-banyaknya.

Meski terkesan memberatkan, ternyata melampirkan portofolio di setiap lamaran pekerjaan ternyata bisa menambah peluang mendapatkan pekerjaan. Pasalnya lewat portofolio, seseorang bisa menunjukkan kemampuan (skill) dan kreativitas yang dimilikinya. Sehingga, perusahaan bisa tertarik dan memberikan penilaian yang positif terhadap pelamar pekerjaan.

 

3. Tips Menyusun Portofolio yang Menarik

Pengertian yang paling umum dari portofolio adalah kumpulan karya yang pernah dibuat seseorang. Meski demikian, menyusun portofolio tidak boleh dilakukan sembarangan sebatas mengumpulkan karya yang ada. Portofolio harus dibuat semenarik mungkin agar bisa menjadi nilai plus dari perusahaan.

Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa kalian ikuti dalam membuat portofolio. Adapun beberapa tips menyusun portofolio adalah sebagai berikut.

1) Sertakan Daftar Isi

Portofolio akan memuat banyak karya secara sekaligus. Karenanya, menyertakan daftar isi bisa jadi satu tips saat membuat portofolio. Tujuannya, agar pihak perusahaan lebih mudah dalam melakukan screening portofolio yang kalian susun. Dengan daftar isi kalian juga lebih mudah menyusunnya berdasarkan urutan tertentu, seperti berdasarkan abjad, berdasarkan waktu pembuatan, dan sebagainya.

2) Pilih Karya atau Prestasi Terbaik

Portofolio bisa dibuat dengan memuat banyak karya. Namun ada yang kalian perlu perhatikan. Sebaiknya, pilih karya yang benar-benar terbaik dan menghasilkan prestasi. Dengan begitu, kemampuan dan value dalam diri kalian akan lebih menonjol dan membuat portofolio tampak lebih menarik.

3) Susun Portofolio yang Sederhana tapi Berisi

Tips ketiga membuat portofolio adalah dengan menyusunnya secara sesederhana mungkin. Meski begitu, tetap pastikan bahwa portofolio yang kalian buat mempunyai struktur yang padat dan berisi. Artinya, kalian dapat mencantumkan semua pengalaman kerja. Namun, kalian tidak perlu menjabarkan semuanya secara mendetail.

Selain itu, portofolio dapat dibuat dengan format PDF dan menyatu dengan curriculum vitae agar konteks hasil pekerjaan dan latar belakang kalian dapat terlihat dalam satu kesatuan. Selain PDF, kalian juga dapat membuat situs website khusus untuk menaruh semua dokumen prestasi dan pencapaian kalian.

4) Gunakan Desain Simpel dan Minimalis

Desain atau tampilan juga akan sangat mempengaruhi menarik tidaknya portofolio seseorang. Portofolio yang baik adalah portofolio yang dikemas dalam sebuah tampilan yang rapi, nampak bersih, berwarna kalem. Selain itu, portofolio juga tidak boleh mengandung ilustrasi yang berlebihan, apalagi sampai tidak sesuai dengan konteks. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan desain yang simpel dan minimalis.

Itulah di antaranya ulasan mengenai portofolio adalah kumpulan karya yang berguna saat melamar pekerjaan. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

(kpl/gen/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI