Protagonis Adalah Utama Sentral dalam Cerita, Pahami Perbedaannya dengan Antagonis

Senin, 28 Desember 2020 15:44 Penulis: Puput Saputro
Protagonis Adalah Utama Sentral dalam Cerita, Pahami Perbedaannya dengan Antagonis
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Bagi kalian yang hobi menonton film, drama, atau membaca cerita fiksi, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah protagonis. Kata protagonis sering kali disematkan pada tokoh yang berkarakter baik dalam cerita. Selain itu, tokoh protagonis adalah karakter utama yang menjadi sorotan karena jalan hidupnya penuh konflik. Keberadaan tokoh protagonis dengan konflik yang dia alami inilah yang kemudian membuat alur cerita jadi menarik untuk diikuti.

Sebagaimana yang kita tahu, tokoh dan penokohan merupakan hal penting dalam suatu cerita. Bahkan, tokoh menjadi salah satu bagian dari unsur intrinsik. Secara garis besar, tokoh protagonis adalah karakter yang menggerakkan cerita. Selain itu, keberadaan tokoh protagonis juga sering dikaitkan dengan tokoh antagonis.

Tokoh protagonis adalah sosok yang sering kali disebut sebagai pemegang kendali dalam cerita. Bagaimana maksudnya? Dirangkum dari berbagai sumber, simak ulasannya berikut ini.

1. Mengenal Tokoh dan Penokohan

Seperti yang disinggung sebelumnya, dalam suatu cerita tokoh dan penokohan merupakan unsur yang sangat penting. Tokoh dan penokohan menjadi bagian unsur intrinsik yang akan menghidupkan cerita. Suatu cerita, baik itu cerpen, novel, film, maupun drama, bisa dinikmati karena adanya tokoh yang dikisahkan.

Lebih dalam, beberapa ahli juga menjelaskan apa itu yang dimaksud tokoh dan penokohan. Berikut beberapa penjelasan tokoh dan penokohan dari para ahli tersebut.

1. Aminudin
Aminudin (2002) beranggapan bahwa tokoh utama adalah sosok yang selalu hadir di setiap peristiwa dalam cerita. Artinya, dalam bentuk novel, tokoh utama akan dapat ditemui di setiap halaman. Dengan kata lain, tokoh utama merupakan sosok karakter yang mendominasi sebuah cerita.

2. Sudjiman
Sudjiman (1988) menjelaskan bahwa penokohan lebih cenderung membahas tentang jalan pikiran pengarang dalam menentukan atau memilih tokoh dalam suatu cerita. Setelah tokoh ditentukan, maka baru kemudian akan ditentukan nama dari setiap tokoh yang akan disesuaikan dengan penokohan yang sudah ditetapkan.

Selain itu, Sudjiman juga menyebutkan bahwa jika dilihat dari fungsinya, tokoh dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu tokoh sentral dan tokoh bawahan. Sementara itu, tokoh protagonis adalah seorang tokoh yang berperan sebagai pemimpin alur sebuah cerita.

3. Menurut Dewojati
Dewojati (2010) mengungkapkan unsur karakter yang terdapat dalam sebuah drama, baisa disebut dengan penokohan. Secara umum. penokohan merupakan unsur yang akan aktif menggerakkan alur cerita. Selain itu, melalui penokohan, pengarang juga dapat mengungkapkan alasan yang logis terhadap tingkah laku seorang tokoh.

4. Santosa,
Santosa dkk (2008) mendefiniskan penokohan sebagai suatu cara untuk membedakan peran satu dengan peran yang lain. Perbedaan peran tersebut diharapkan dapat membantu roses diidentifikasi oleh para penonton atau pembaca. Dengan begitu, penonton atau pembaca akan lebih mudah untuk menerima emosi dari peran tersebut.

5. Nurgiyantoro
Nurgiyantoro (2000) menjelaskan bahwa tokoh dalam suatu cerita dapat dimaknai sebagai seseorang atau sekelompok orang yang ditampilkan bentuk ekspresinya dlaam wujud ucapan maupun tindakan.

Di samping itu, Nurgiyantoro juga membagi tokoh menjadi dua, yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama merupakan tokoh yang kedudukan atau keberadaannya paling diprioritaskan dalam suatu cerita. Sementara, tokoh tambahan juga sering dikenal sebagai tokoh pembantu. Tokoh ini bertugas untuk membantu peran tokoh utama dalam menjalankan alur cerita.

2. Pengertian Tokoh Protagonis Adalah

Setelah mengenal tokoh dan penokohan, penting untuk juga memahami apa itu tokoh protagonis. Pasalnya, tokoh protagonis adalah bagian penting dalam tokoh dan penokohan suatu cerita. Tanpa adanya tokoh protagonis, suatu cerita tidak akan dapat berjalan.

Kata protagonis berasal dari bahasa Yunani "protagonists". Dalam bahasa Indonesia, kata tersebut mempunyai arti tokoh utama dalam buku, film, permainan video, maupun teater. Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian protagonis adalah tokoh utama dalam suatu cerita rekaan.

Tokoh protagonis adalah sosok penting dalam cerita. Keberadaan tokoh protagonis berguna untuk menghidupkan jalan cerita. Kehidupan tokoh protagonis dan konflik yang dialami merupakan bagian utama dari cerita. Sebagai sosok yang mengalami konflik, tokoh protagonis juga berperan untuk menemukan solusi atau penyelesaian dari konflik dan cerita yang disajikan.
Itulah sebabnya, tokoh protagonis adalah sosok sentral yang sangat berpengaruh dan berperan dalam suatu cerita.

3. Mengenal Tokoh Antagonis

Selain tokoh protagonis, dalam suatu cerita kita juga biasa menjumpai keberadaan tokoh antagonis. Tokoh protagonis dan antagonis mempunyai hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Jika protagonis adalah sosok utama atau sentral dari cerita, maka tokoh antagonis merupakan sosok pelengkap dalam cerita.

Meski jadi pelengkap, keberadaan tokoh antagonis tak kalah penting dengan tokoh protagonis. Pasalnya, tokoh antagonis juga berperan menghidupkan alur cerita. Dalam suatu cerita, tokoh antagonis menjadi sosok yang memicu konflik yang dialami tokoh protagonis. Oleh karena itu, keberadaan tokoh antagonis juga akan membuat suatu cerita menjadi lebih hidup dan menarik.

Itulah di antaranya ulasan mengenai tokoh protagonis adalah karakter utama atau sentral dalam cerita. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI