Termasuk Pengaruhi Penampilan, Ini 7 Dampak Buruk Akibat Kurang Tidur

Rabu, 23 September 2020 17:44 Penulis: Nurul Wahida
Termasuk Pengaruhi Penampilan, Ini 7 Dampak Buruk Akibat Kurang Tidur
Ilustrasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Tak dapat dianggap sepele, kurang tidur ternyata bisa menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan tertentu baik secara fisik hingga psikis. Untuk itulah istirahat cukup sangat diperlukan bagi tubuh demi menjaga kesehatan tetap bugar dan fit selain dengan konsumsi makanan sehat.

Istirahat menjadi salah satu penunjang kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik di tengah berbagai aktivitas harian. Seperti diketahui bagi orang dewasa, setidaknya membutuhkan waktu tidur selama 7 hingga 9 jam per hari. Namun berlebih tidur juga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, termasuk ada pula dampak buruk akibat kurang tidur.

Sehingga menyeimbangkan waktu istirahat perlu diterapkan sedini mungkin agar mendapatkan hidup sehat dan fit seiring bertambah usia. Membahas mengenai dampak buruk akibat kurang tidur dapat ditandai dengan beberapa gejala baik secara fisik ataupun psikis. Sebut saja mulai dari rasa letih, emosi yang tidak stabil, bahkan pengaruhi kesehatan bagian dalam serta organ tubuh tertentu.

Untuk itulah mengurangi kebiasaan begadang perlu dilakukan demi memperoleh tubuh sehat dan bugar dalam beraktivitas terlebih bagi orang dewasa tentunya memiliki berbagai aktivitas yang cukup menguras energi dan kalori.

Lalu apa saja dampak buruk akibat kurang tidur?

Adapun dampak buruk akibat kurang tidur terangkum dalam beberapa poin di bawah ini. Sehingga dengan mengetahui dampak kurang tidur dapat membuat diri lebih waspada terhadap risiko kesehatan tertentu yang dapat dipicu akibat kurang tidur. Berikut 7 dampak buruk akibat kurang tidur bagi tubuh.

 

1. Pengaruhi Sistem Kekebalan Tubuh

Dampak buruk akibat kurang tidur salah satunya dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Seperti diketahui sistem kekebalan tubuh sangat penting dimiliki untuk melawan berbagai macam radikal bebas penyebab penyakit. Sistem imunitas yang lemah dapat berisiko membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit baik virus ataupun bakteri.

Untuk itulah mencukupi kebutuhan istirahat menjadi salah satu faktor penting mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Sebab seperti mengutip dari healhtline.com, saat tidur tubuh akan menghasilkan antibodi dan sitokin yang berperan penting pada sistem kekebalan tubuh. Berkurangnya waktu tidur tentunya dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh hingga berisiko meningkatkan penyakit tertentu salah satunya jantung.

2. Pengaruhi Kesehatan Kulit

Dampak buruk akibat kurang tidur selanjutnya adalah dapat memengaruhi penampilan. Salah satunya terdapat pada kesehatan kulit yang memiliki peran penting sebagai penunjang penampilan. Seperti mengutip dari webmd.com, kurang tidur berefek pada kesehatan dan kondisi kulit. Diantaranya membuat kulit mengalami penuaan dini. Sehingga memunculkan sejumlah masalah kulit seperti terlihat kusam, muncul garis-garis halus, dan lingkaran hitam di bawah mata.

Apabila kurang tidur secara tidak langsung tubuh akan melepaskan terlalu sedikit hormon pertumbuhan manusia dan lebih banyak hormon stres kortisol. Sehingga dapat memengaruhi kondisi kulit termasuk produksi kolagen dan protein yang berperan penting menjaga kulit tetap sehat.

3. Ganggu Sistem Pencernaan

Dampak buruk akibat kurang tidur yang lainnya juga dapat mengganggu kesehatan sistem pencernaan. Sebab kurang tidur diyakini dapat meningkatkan berat badan berlebih. Kondisi tersebut dapat terjadi dengan alasan saat tidur tubuh akan memproduksi hromn leptin dan ghrelin yang berperan pada pengendalian nafsu makan. Namun seperti mengutip dari healhtline.com, kurang tidur dapat merangsang otak meningkatkan ghrelin yang berperan pada pengendalian nafsu makan.

Selain itu kurang tidur dapat pengaruhi kondisi tubuh yang menyebabkan kurang bertenaga hingga melepaskan lebih sedikit insulin setelah makan. Dimana insulin memiliki peran untuk mengontrol kadar gula darah.

4. Meningkatkan Depresi

Dampak buruk akibat kurang tidur juga dapat meningkatkan depresi. Dimana depresi juga dapat mengganggu kesehatan tubuh. Gangguan tidur tersebut juga sering dikaitkan dengan depresi yang dibuktikan dalam sejumlah penelitian. Dimana insomnia seringkali menjadi salah satu gejala depresi yang kerap terjadi. Tidak dapat dianggap sepele, depresi berat bahkan bisa memengaruhi kesehatan termasuk emosi seseorang.

5. Kurang Berkonsentrasi

Dampak buruk akibat kurang tidur salah satunya pengaruhi sistem kerja otak yang menjadi saraf pusat tubuh. Dimana kurang tidur dapat membuat seseorang mengalami kurang konsentrasi. Salah satunya menjadi lebih pelupa bahkan akibat buruknya dapat meningkatkan risiko kecelakaan saat mengendarai kendaraan. Seperti melansir dari webmd.com, tidur berperan penting dalam berpikir dan belajar. Sehingga kurang tidur dapat menyebabkan konsentrasi menjadi lebih rendah bahkan memengaruhi kegiatan harian.

6. Meningkatkan Risiko Berat Badan Naik

Seperti diketahui sebelumnya dampak buruk akibat kurang tidur juga berpengaruh pada kenaikan berat badan. Sebab kondisi tersebut dapat memicu seseorang mengalami peningkatan nafsu makan terutama di malam hari yang juga berdampak pada kenaikan berat badan.

Seperti melansir dari webmd.com bersumber dari penelitian mengungkapkan kurang tidur yang terjadi pada orang dewasa yakni hanya istirahat selama enam jam sehari, 30 persen lebih mungkin mengalami obesitas dibanding mereka yang istirahat selama tujuh jam.

7. Ganggu Kesehatan Jantung

Kesehatan jantung juga dapat terganggu akibat tubuh kurang tidur. Tak hanya jantung sejumlah masalah kesehatan tubuh lainnya juga dapat terjadi seperti tekanan darah, gula darah hingga peradangan. Untuk itulah menjaga istirahat cukup perlu dilakukan untuk mencegah terkena penyakit kardiovaskular. Namun selain dengan cukup istirahat, menjaga asupan makanan sehat sekaligus berolahraga juga penting dilakukan untuk mendukung kesehatan jantung.

Nah itulah 7 dampak buruk akibat kurang tidur salah satunya dapat pengaruhi penampilan. Untuk itulah cukup beristirahat penting dilakukan demi menjaga tubuh bugar dan fit. Kondisi ini juga dapat berpengaruh pada produktivitas harian akibat kurang tidur cukup.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI