11 Macam-macam Puasa Dalam Islam, Beserta Niat dan Manfaatnya

Senin, 21 Desember 2020 12:11 Penulis: Dita Tamara
11 Macam-macam Puasa Dalam Islam, Beserta Niat dan Manfaatnya
(credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Bagi seorang muslim, melakukan ibadah puasa tentu sudah menjadi sebuah kewajiban. Puasa sendiri merupakan kegiatan menahan diri dari makan dan minum serta perbuatan yang bisa membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Selama ini, puasa selalu identik dengan bulan Ramadhan saja. Padahal, puasa tidak hanya dilakukan saat bulan suci saja lho. Jadi tak hanya puasa wajib saja, ada puasa sunnah sunnah lainnya untuk mendapatkan pahala berlimpah. Berikut ini adalah macam-macam puasa dalam Islam selain Ramadan yang perlu kalian ketahui.

 

 

1. Macam Macam Puasa Wajib

Berdasarkan hukumnya puasa dibagi menjadi dua yakni puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib diartikan sebagai puasa yang harus dikerjakan setiap umat muslim, apabila tidak dikerjakan maka akan mendapat dosa. Seperti yang diketahui bahwa puasa Ramadhan masuk dalam puasa wajib bagi umat muslim. Namun selain puasa Ramadhan, ada puasa wajib lainnya seperti penjelasan berikut ini.

 

 

2. Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan salah satu puasa wajib yang harus dilakukan oleh umat Islam. Puasa Ramadhan sendiri dilakukan selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Kewajiban melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan terdapat dalam Al-Qur'an surat Al-baqarah ayat 183. Adapun niat puasa ramadhan yaitu sebagai berikut:

Niat puasa Ramadhan" "Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aala"

 

 

3. Puasa Nazar

Selanjutnya, jenis puasa wajib lainnya yaitu puasa nazar. Puasa ini dilakukan karena sebuat janji. Nazar sendiri secara bahasa berarti janji, sehingga puasa yang dinazarkan memiliki hukum wajib dan harus ditepati. Adapun niat puasa nazar yaitu sebagai berikut

Niat puasa Nazar: "Nawaitu shauman Nadzri lillahi ta'ala"

 

 

4. Kafarat atau Puasa Denda

Macam-macam puasa wajib terakhir yang perlu dilakukan yaitu kafarat atau puasa denda. Dengan begitu puasa ini dilakukan untuk menggantikan dam atau denda atas pelanggaran yang hukumnya wajib. Puasa ini dikerjakan karena adanya perbuatan dosa, sehingga bertujuan untuk menghapus dosa yang telah dilakukan tersebut.

Selain itu, puasa kifarat juga masih dibagi lagi seperti puasa kafarat melanggar sumpah Allah, puasa kafarat dalam melakukan ibadah haji, puasa kafarat karena berhubungan badan suami istri di bulan Ramadhan, dan membunuh binatang saat sedang ihram. Adapun niat puasa Kifarat sebagai berikut.

Niat puasa kifarat: "Saya niat puasa esok untuk melaksanakan kifarat (sebut kifaratnya) fardu karena Allah ta'ala"

 

 

5. Macam-macam Puasa Sunnah

Sedangkan puasa sunnah merupakan ibadah puasa yang boleh tidak dikerjakan, namun dianjurkan untuk dikerjakan agar mendapat pahala. Seperti yang diketahui bahwa puasa Ramadhan masuk dalam puasa wajib bagi umat muslim. Puasa sunnah memiliki beberapa jenis diantaranya sebagai berikut.

 

 

6. Puasa Syawal

Puasa syawal merupakan puasa sunnah yang dilakukan setelah bulan ramadhan. Puasa ini dilakukan selama enam hari di bulan syawal. Puasa syawal bisa dilakukan secara berurutan dimulai dari hari kedua syawal ataupun bisa dilakukan secara tidak berurutan. Adapun manfaat puasa enam hari di bulan syawal yaitu untuk mendapatkan pahala seperti berpuasa selama satu tahun.

Niat puasa Syawal: "Nawaitu sauma ghadin 'an adaa'i sunnatis syawwaali lillaahi ta’aala"

 

 

7. Puasa Arafah

Selanjutnya, puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada tanggal 9 Dhulhijah. Namun, satu-satunya pantangan yang melarang puasa ini yaitu bagi mereka yang sedang berhaji. Adapun manfaatnya ketika melakukan puasa ini dapat menghapuskan dosa setahun belakang dan setahun ke depan.

Niat puasa Arafah: "Nawaitu sauma haadzal yaumi 'an adaa'i sunnati Arafah lillaahi ta'aala"

 

 

8. Puasa Senin Kamis

Puasa senin kamis tentunya sudah banyak yang dilakukan oleh orang muslim. Puasa senin kamis sendiri dikerjakan pada hari senin, dan kamis saja. Adapun manfaat ketika melakukan puasa ini yaitu dapat segala amal umat muslim pada hari senin dan kamis akan diperiksa oleh malaikat.

"Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa." (HR. Tirmidzi)

Niat puasa Senin: "Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatal lillaahi ta'aalaa"

Niat puasa Kamis: "Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatal lillaahi ta'aalaa"

 

 

9. Puasa Daud

Puasa daud merupakan puasa yang dilakukan nabi daud dan caranya yaitu sehari puasa dan sehari tidak atau dengan cara selang seling dan puasa ini sangat disukai Allah SWT. Keutamaan puasa daud diantaranya mendatangkan rejeki, terpelihara dari perbuatan maksiat, senantiasa berpikir positif, ikhlas menerima ketetapan Allah SWT dan lain sebagainya.

Niat puasa Daud: "Nawaitu sauma daawuda sunnatal lillahi ta'ala"

 

 

10. Puasa Asyura

Macam-macam puasa sunnah selanjutnya yaitu puasa asyura. Puasa ini dilakukan setiap tanggal 10 muharam. Tujuan puasa 10 Muharam adalah untuk menghapus dosa dalam setahun seperti yang dijelaskan pada hadis. Dosa-dosa yang dimaksud ialah khusus untuk dosa-dosa kecil, karena dosa-dosa besar hanya bisa diampuni dengan jalan bertaubat atau taubatan nasuha.

Niat puasa Asyura: "Nawaitu sauma asyuro sunnatal lillahita'ala"

 

 

11. Puasa Sya’ban

Jenis puasa sunnah yang bisa diamalkan usai Ramadhan yakni puasa sya'ban. Puasa sya'ban merupakan ibadah puasa yang dikerjakan pada bulan sya'ban. Sya'ban yang berada di antara Rajab dan Ramadhan sebetulnya adalah bulan yang istimewa. Puasa sya'ban dapat dikerjakan pada pertengahan bulan ataupun di akhir bulan yang tentunya bermanfaat untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Niat Puasa Sya’ban: "Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati Sya'bana lillahi ta'ala

Itulah sederet macam-macam puasa dalam Islam, beserta niat dan Manfaatnya. Dengan mengetahui macam-macam puasa, semoga menambah tingkat ketaqwaan kita dalam menjalani ibadah. Semoga bermanfaat.

 

 

(kpl/dtm)

Editor:

Dita Tamara



MORE STORIES




REKOMENDASI