55 Kata Mutiara Imam Syafi'i yang Menyejukkan hati, Bisa Jadi Motivasi Dalam Hidup

Kamis, 07 Januari 2021 09:55 Penulis: Dhia Amira
55 Kata Mutiara Imam Syafi'i yang Menyejukkan hati, Bisa Jadi Motivasi Dalam Hidup
Ilustrasi (credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Imam Syafi'i merupakan seorang mufti besar Sunni Islam dan juga pendiri mazhab Syafi'i. Imam Syafi'i dikenal sebagai ulama besar yang sangat cerdas, bahkan pada saat usianya menginjak 15 tahun, keilmuan Imam Syafi'i sudah setara seorang mufti. Tidak heran bila hingga saat ini sosoknya telah dianggap sebagai mufti besar bagi Islam Sunni. Bahkan banyak sekali kata mutiara Imam Syafi'i yang memberikan motivasi banyak umat muslim.

Imam Syafi'i dikenal juga karena memiliki banyak keistimewaan, beberapa di antaranya yaitu, beliau dapat melihat atau meneropong masa depan murid-muridnya kelak di kemudian hari, dan ini menjadi salah satu alasan mengapa kata mutiara Imam Syafi'I selalu berpandangan tentang masa yang akan datang. Imam Syafi'i merupakan golongan kerabat dari Rasulullah SAW, beliau termasuk dalam Bani Muththalib, yaitu keturunan dari al-Muththalib, saudara dari Hasyim, yang merupakan kakek Nabi Muhammad SAW.

Begitu luar biasa dan dihormati, membuat kata mutiara Imam Syafi'i menjadi sebuah pedoman dan masih sangat populer hingga saat ini. Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, inilah 55 kata mutiara Imam Syafi'i yang menyentuh hati yang dapat jadi motivasi kalian dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

 

1. Fakta Sosok Imam Syafi\'i

Sebelum membaca kata mutiara Imam Syafi'i, penting untuk kalian juga memahami sosoknya. Imam Syafi'i, selain dikenal sebagai salah seorang imam besar pendiri mazhab fiqih yang biasa di sebut mahzab Syafi'i dengan pengikut yang tersebar di Asia Tenggara, sebagian Afrika dan Eropa. Tidak banyak mengetahui jika Imam Syafi'i juga merupakan seorang sastrawan besar dan penyair ulung, bahkan sangat banyak kata mutiara Imam Syafi'i yang tercatat selama masa hidupnya.

Imam Syafi’i juga sangat diakui dalam bidang sastra Arab oleh para ahli bahasa (al-Lughawiyyun). Bahkan, sebagian mereka menyandingkan beliau sejajar dengan nama besar seperti Labid bin Rabi'ah, pujangga besar Jahiliyyah yang syair-syairnya terpampang di Ka'bah (alMu'allaqat). Sehingga tidak heran apabila kata mutiara Imam Syafi'I sangat banyak menginspirasi individu dari segala kalangan.

Nama lengkap Imam Syafi'i adalah Muhammad bin Idris. Tetapi apabila dirunut ke atas berdasar silsilah maka nasabnya adalah sebagai berikut Muhammad bin Idris bin al-Abbas bin Usman bin Syafi' bin al-Sa'ib bin Ubaid bin abd Yazid bin Hasyim bin Abdi Manaf al-Qurasyi. Imam Syafi'i lahir di Gaza, Palestina pada 150 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 767 Masehi dan meninggal dunia pada 204 Hijriah atau 819 Masehi di Fusthat, Mesir.

Pada saat Imam Syafi'I berusia 13 tahun, Imam Syafi'i dikirim oleh ibunya untuk pergi ke Madinah dengan tujuan untuk berguru kepada ulama besar saat itu, Imam Malik. Dua tahun kemudian, Imam Syafi'I juga pergi ke Irak, dengan tujuan untuk berguru pada murid-murid Imam Hanafi di sana. Selama masa hidupnya cukup banyak dan tidak tercatat berapa jumlah pasti kata mutiara Imam Syafi'i yang sangat menyentuh hati dan menginspirasi.

 

 

 

2. Kata Mutiara Imam Syafi\'i Tentang Ilmu

Kata mutiara Imam Syafi'i yang pertama yaitu tentang ilmu pengetahuan. Menjadi guru dengan banyak murid-murid, membuat Imam Syafi'i memiliki banyak sekali kata mutiara yang sangat memotivasi. Dan berikut ini beberapa kata mutiara Imam Syafi'i tentang ilmu.

  1. "Cukuplah ilmu menjadi sebuah keutamaan saat orang yang tak memiliki mengaku-ngaku memilikinya dan merasa senang jika dipanggil dengan gelar ilmuwan."
  2. "Cukuplah kebodohan menjadi aib saat orang yang bodoh merasa terbebas darinya dan marah jika digelari dengannya."
  3. "Jika kamu tidak tahan terhadap penatnya belajar, maka kamu akan menanggung bahayanya kebodohan"
  4. "Ilmu itu seperti air. Jika ia tidak bergerak, maka ia akan menjadi keruh lalu membusuk"
  5. "Aku mampu berhujah dengan 10 orang berilmu, tapi aku akan kalah pada satu orang yang jahil (bodoh) karena ia tidak tahu akan landasan ilmu."
  6. "Andaikan aku ditakdirkan mampu menyuapkan ilmu kepadamu, pasti kusuapi engkau dengan ilmu."
  7. "Besarnya rasa takut itu sesuai dengan kapasitas ilmunya."
  8. "Betapa aku senang, jika semua ilmu yang aku ketahui dimengerti oleh semua orang. Maka dengannya aku mendapat pahala, meskipun mereka tidak memujiku."
  9. "Ilmu itu bukan yang dihafal, tetapi yang memberi manfaat."
  10. "Orang yang pandai akan bertanya tentang apa yang ia ketahui dan tidak ia ketahui. Dengan menanyakan apa yang ia ketahui, maka ia akan semakin mantap, dan dengan menanyakan apa yang belum ia ketahui, maka ia akan menjadi tahu. Sementara orang bodoh itu meluapkan kemarahannya karena sulitnya ia belajar, dan ia tidak menyukai pelajaran."
  11. "Siapa yang menghendaki kehidupan dunia, maka harus disertai dengan ilmu. Dan siapa yang menghendaki kehidupan akhirat, juga harus dengan ilmu."
  12. "Orang yang berilmu dan beradab, tidak akan diam di kampung halaman. Tinggalkan negerimu, merantaulah ke negeri orang."
  13. "Orang yang mengkaji ilmu faraid dan sampai pada puncaknya, maka akan tampil sebagai sosok orang yang ahli berhitung. Adapun ilmu hadits, itu akan tampak nilai keberkahan dan kebaikannya pada saat tutup usia. Adapun ilmu fiqih, itu merupakan ilmu yang berlaku untuk semua kalangan baik muda maupun yang tua, karena fiqih merupakan dasar dari segala ilmu."
  14. "Ilmu tidak akan dapat diraih kecuali dengan ketabahan."
  15. "Ilmu itu adalah sesuatu yang bernilai positif, bukan yang menempel di kepala."
  16. "Tujuan dari sebuah ilmu itu adalah untuk mengamalkannya, maka ilmu yang hakiki adalah ilmu yang terefleksikan dalam kehidupannya, bukan ilmu yang hanya bertengger di kepala."

3. Kata Mutiara Imam Syafi\'i Tentang Kehidupan

Tak hanya tentang ilmu saja, ada pula kata mutiara Imam Syafi'i tentang kehidupan. Dan berikut ini kata mutiara Imam Syafi'i tentang kehidupan yang bisa jadi motivasi kalian.

  1. "Pekerjaan terberat itu ada tiga: Sikap dermawan di saat keadaan sempit; Menjauhi dosa di kala sendiri; Berkata benar di hadapan orang yang ditakuti."
  2. "Pilar kepemimpinan itu ada lima: Perkataan yang benar; Menyimpan rahasia; Menepati janji; Senantiasa memberi nasehat; Menunaikan amanah."
  3. "Tiada kesusahan yang kekal, tiada kegembiraan yang abadi, tiada kefakiran yang lama, tiada kemakmuran yang lestari."
  4. "Jika terdapat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, maka mulailah dari yang terpenting dan mendesak."
  5. "Barang siapa mengadu domba untuk kepentinganmu, maka dia akan mengadu domba dirimu. Dan barang siapa menyampaikan fitnah kepadamu, maka ia akan memfitnahmu."
  6. "Jika ada seorang yang ingin menjual dunia ini kepadaku dengan nilai harga sekeping roti, niscaya aku tidak akan membelinya."
  7. "Kaji dan dalami lah sebelum engkau menduduki jabatan, karena kalau engkau telah mendudukinya, maka tidak ada kesempatan bagimu untuk mengkaji dan mendalaminya."
  8. "Manusia yang paling tinggi kedudukannya adalah mereka yang tidak melihat kedudukan dirinya, dan manusia yang paling banyak memiliki kelebihan adalah mereka yang tidak melihat kelebihan dirinya."
  9. "Sebagaimana Tuhanmu telah mencukupkan rezekimu di hari kemarin, maka jangan khawatirkan rezekimu untuk esok hari."
  10. "Bumi Allah amatlah luas, namun suatu saat apabila takdir sudah datang angkasa pun serasa sempit."

4. Kata Mutiara Imam Syafi\'i yang Bijak

Dan kata mutiara Imam Syafi'i yang terakhir yaitu berisi kata-kata bijak. Dan berikut ini beberapa kata mutiara Imam Syafi'i yang bijak dan sangat memotivasi.

  1. "Bekal paling merugikan untuk di bawa ke akhirat adalah permusuhan."
  2. "Doa di saat tahajud adalah umpama anak panah yang melesat tepat mengenai sasaran."
  3. "Silakan hina diriku sepuas kalian, aku akan tetap diam saja. Bukannya aku tidak punya jawaban, tapi singa tidak akan membalas gonggongan anjing."
  4. "Singa jika tidak keluar dari sarangnya, ia tidak akan mendapatkan makanan. Begitu juga dengan anak panah, jika tidak meluncur dari busurnya, anak panah tersebut tidak akan mengenai sasaran."
  5. "Biarlah mereka bersikap bodoh dan menghina, dan tetaplah kita bersikap santun. Gaharu akan semakin wangi ketika disulut api."
  6. "Engkau takkan mampu menyenangkan semua orang. Karena itu, cukup bagimu memperbaiki hubunganmu dengan Allah, dan jangan terlalu peduli dengan penilaian manusia."
  7. "Banyak orang yang telah meninggal, tapi nama baik mereka tetap kekal. Dan banyak orang yang masih hidup, tapi seakan mereka orang mati yang tak berguna."
  8. "Jadikan akhirat di hatimu, dunia di tanganmu, dan kematian di pelupuk matamu."
  9. "Barang siapa mengaku dapat menggabungkan dua cinta dalam hatinya, yaitu cinta dunia sekaligus cinta Allah, maka dia telah berdusta."
  10. "Kekenyangan dapat memberatkan badan, mengeraskan hati, mengusir kecerdasan, mengundang tidur dan melemahkan semangat ibadah."
  11. "Jagalah lidahmu wahai manusia, jangan sampai ia mematukmu karena ia adalah ular."
  12. "Maka, berpikirlah sebelum menentukan suatu ketetapan, atur strategi sebelum menyerang, dan musyawarahkan terlebih dahulu sebelum melangkah maju ke depan."
  13. "Tiada kesusahan yang kekal, tiada kegembiraan yang abadi, tiada kefakiran yang lama, tiada kemakmuran yang lestari."
  14. "Singa jika tidak keluar dari sarangnya, ia tidak akan mendapatkan makanan. Begitu juga dengan anak panah, jika tidak meluncur dari busurnya, anak panah tersebut tidak akan mengenai sasaran."
  15. "Aku tidak pernah berdebat dengan seseorang dengan tujuan agar dirinya mendengar apa yang salah, atau untuk mempermalukan dirinya dan menang berdebat atas dirinya. Setiap kali diriku menghadapi lawan dalam debat, aku hanya berdoa dalam hati - Ya Tuhan, tolonglah dia agar kebenaran dapat mengalir dari hati dan lidahnya, dan semoga kebenaran ada di pihakku, semoga dirinya mungkin dapat mengikutiku, tetapi apabila kebenaran ada di sisinya, maka aku mungkin akan mengikutinya."
  16. "Dirimu menganggap bahwa kamu tidak lebih dari sebuah badan, sesungguhnya di dalam dirimu ada sesuatu yang lebih besar dari Semesta."
  17. "Pilar kepemimpinan itu ada lima: perkataan yang benar, menyimpan rahasia, menepati janji, senantiasa memberi nasihat dan menunaikan amanah."
  18. "Takabur (sombong) adalah akhlak tercela."
  19. "Ketahuilah sesungguhnya hidupmu di dunia akan sirna, dindingnya juga akan hilang dan hancur, maka perbanyaklah perbuatan baik dan jangan terlalu banyak berangan-angan."
  20. "Kedermawanan dan kemuliaan adalah dua hal yang dapat menutupi aib."
  21. "Pekerjaan terberat itu ada tiga: Sikap dermawan di saat dalam keadaan sempit, menjauhi dosa di kala sendiri, berkata benar di hadapan orang yang ditakuti."
  22. "Kesabaran merupakan akhlak mulia, yang dengannya setiap orang dapat menghalau segala rintangan."
  23. "Marahnya orang yang mulia bisa terlihat dari sikapnya, dan marahnya orang yang bodoh terlihat dari ucapan lisannya."
  24. "Kenyang itu akan membuat badan jadi berat, mengeraskan hati, menghilangkan kecerdasan, mengajak tidur dan melemahkan ibadah."
  25. "Satu hal yang dapat menyia-nyiakan orang yang berilmu dan yang dapat menghilangkan posisinya sebagai seorang ‘alim adalah ketika ia tidak mempunyai kawan."
  26. "Keridhoan semua manusia adalah satu hal yang mustahil untuk dicapai, dan tidak ada jalan untuk terselamatkan dari lidah mereka, maka lakukanlah apa yang bermanfaat untuk dirimu dan berpegang teguhlah denganNya."
  27. "Sebagaimana Tuhanmu telah mencukupkan rezekimu di hari kemarin, maka jangan khawatirkan rezekimu untuk esok hari."
  28. "Jadikanlah diam sebagai sarana atas pembicaraanmu, dan tentukan sikap dengan berpikir."
  29. "Barang siapa mengaku dapat menggabungkan dua cinta dalam hatinya, yaitu cinta dunia sekaligus cinta Allah, maka dia telah berdusta."
Itulah 55 kata mutiara Imam Syafi'i yang menyentuh hati hingga sangat memotivasi bagi kehidupan dunia dan akhirat. Masih banyak sekali kata mutiara Imam Syafi'i yang dapat kalian temukan di buku-buku islam, bahkan kata mutiara Imam Syafi'i tersebut dapat menjadi sebuah nasihat indah bagi kehidupan kalian.

 

(kpl/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI