16 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan, Bisa Cegah Diabetes - Penuaan Dini

Kamis, 12 November 2020 12:05 Penulis: Puput Saputro
16 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan, Bisa Cegah Diabetes - Penuaan Dini
Manfaat Ubi Jalar (credit: pixabay)


Kapanlagi Plus - Ubi jalar jadi salah satu jenis umbi-umbian yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Oleh masyarakat, ubi jalar sering direbus lalu disajikan sebagai kudapan. Teksturnya yang empuk serta rasanya yang manis membuat ubi jalar rebus begitu digemari. Tidak hanya direbus, ubi jalar juga sering diolah menjadi jenis makanan lain, seperti kolak, hingga keripik. Tak sekadar enak, ternyata manfaat ubi jalar untuk kesehatan juga cukup banyak.

Di berbagai daerah di Papua dan Maluku, ubi jalar jadi makanan pokok pengganti nasi. Wajar saja, sebab mengonsumsi ubi jalar memang akan membuat perut merasa kenyang. Di samping itu, ubi jalar juga mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Karena kandungan nutrisinya itulah, ubi jalar diyakini berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit.

Lebih detailnya, berikut beberapa ulasan mengenai manfaat ubi jalar untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Sumber Antioksidan

Ubi jalar mempunyai kandungan vitamin A dan C yang cukup tinggi. Kedua vitamin ini bisa berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh. Seperti yang kita tahu, antioksidan dalam tubuh berperan untuk melindungi sel tubuh dan menangkal radikal bebas. Padahal seperti yang kita tahu, kerusakan sel dan paparan radikal bebas bisa jadi salah satu pemicu penyakit.

 

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Sejalan dengan manfaatnya sebagai sumber antioksidan, konsumsi ubi jalar secara rutin diyakini bakal meningkatkan daya tahan tubuh. Dilansir dari healthline.com, ubi jalar terlebih yang dagingnya berwarna oranye ternyata juga kaya akan betakaroten. Inilah yang membuat kandungan vitamin A pada ubi jalar terbilang tinggi, sehingga bisa menjadi antioksidan serta meningkatkan daya tahan tubuh.

 

3. Cocok Dikonsumsi saat Diet

Jika kalian berencana menjalankan program diet, kalian bisa menjadikan ubi jalar sebagai salah satu pilihan menu makan. Ubi jalar jadi salah satu makanan pokok pengganti nasi yang pas disantap saat diet. Sebab, dalam ubi jalar terdapat zat pati resisten yang bisa membuat kalian merasa lebih awet kenyang.

Selain itu, ubi jalar juga menyimpan serat yang baik untuk pencernaan. Hal ini akan menghindarkan kalian dari risiko gangguan pencernaan yang kerap hadir saat melakukan diet.

 

4. Menyehatkan Pencernaan

Seperti disinggung sebelumnya, ubi jalar mengandung serat yang sangat bermanfaat untuk pencernaan. Dengan asupan serat yang cukup, sistem pencernaan akan bekerja dengan lancar dan normal. Selain itu, kandungan vitamin A dalam ubi jalar, juga akan bermanfaat untuk kesehatan usus. Sebab, dilansir dari healthline.com, vitamin A dibutuhkan usus meningkatkan sistem kekebalan dan mencegah peradangan.

 

5. Menyehatkan Mata

Tentu sudah jadi pengetahuan umum, bahwa vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata. Begitupun dengan kandungan vitamin A dalam ubi jalar. kandungan vitamin A serta betakaroten yang tinggi diyakini akan menyehatkan mata, menjauhkan dari gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, juga katarak.

 

6. Menstabilkan Tekanan Darah

Manfaat ubi jalar berikutnya adalah bisa menstabilkan tekanan darah. Terutama, tekanan darah tinggi dipercaya bisa turun menjadi normal dengan konsumsi ubi jalar. Hal ini dikarenakan ubi jalar mengandung kalium yang berkhasiat mengatasi kelebihan natrium. Dampaknya, tekanan darah akan kembali ke angka normal.

Namun, untuk mendapatkan manfaat yang satu ini ada baiknya kalian mengonsumsi ubi jalar dengan sedikit saja garam. Sebab, seperti yang kita tahu garam mempunyai kandungan natrium yang justru bisa meningkatkan tekanan darah dalam tubuh.

 

7. Mencegah Serangan Jantung

Dalam jangka panjang, khasiat ubi jalar dalam menstabilkan tekanan darah juga akan berdampak pada kesehatan jantung. Sebab seperti yang kita tahu, tekanan darah akan sangat mempengaruhi ritme kerja jantung. Dengan begitu, mengonsumsi ubi jalar secara rutin dipercaya efektif bantu cegah terjadinya serangan jantung.

 

8. Mencegah Penuaan Dini

Tidak hanya menyehatkan organ dalam tubuh, ubi jalar juga berkhasiat untuk kesehatan kulit. Siapa sangka, ubi jalar ternyata berkhasiat cegah penuaan dini. Kemampuan ini didukung oleh kandungan vitamin A dan betakaroten yang akan mendukung proses reproduksi sel-sel kulit tubuh. Sehingga, kulit tubuh akan lebih kencang dan terhindar dari penuaan dini.

 

9. Menyehatkan Otak

Ubi jalar juga mempunyai kandungan yang bernama zat kolin. Zat ini sangat bermanfaat untuk kerja sel saraf dan otak, sehingga daya ingat akan meningkat. Bukan hanya itu saja, konsumsi secara rutin juga dipercaya akan mencegah terjadinya peradangan dan kerusakan sel pada otak.

 

10. Mengatasi Masalah Pernapasan

Manfaat ubi jalar yang berikutnya berkaitan dengan sistem pernapasan. Dilansir dari liputan6.com, kandungan vitamin C, zat besi, serta nutrisi lain dalam ubi jalar berguna untuk mengatasi bronkitis. Pasalnya, saat mengonsumsi ubi jalar tubuh akan terasa lebih hangat. Sehingga, kondisi bronkitis akan berangsur-angsur membaik. 

 

11. Bersifat Antiperadangan

Di balik rasanya yang manis, ubi jalar ternyata mempunyai sifat antiinflamasi antiperadangan. Sifat itu dibawa oleh kandungan-kandungan nutrisi di dalamnya, seperti betakaroten, vitamin C, dan magnesium. Dengan nutrisi-nutrisi tersebut, ubi jalar berkhasiat ampuh mengatasi berbagai peradangan baik yang terjadi di dalam maupun di luar tubuh.

 

12. Mengobati Artritis

Salah satu jenis peradangan yang sering terjadi ialah artritis atau peradangan pada sendi. Artritis umumnya terjadi pada golongan usia di atas 40 tahun. Namun, tidak memungkinkan orang yang berusia lebih muda juga mengalami penyakit yang satu ini.

Untungnya, sifat antiperadangan dalam ubi jalar bisa mengatasi penyakit artritis. Terlebih, dalam ubi jalar juga terkandung nutrisi betakaroten, magnesium, seng, dan vitamin B kompleks. Dengan kandungan-kandungan serta sifat yang dimiliki tersebut ubi jalar efektif mengatasi gangguan artritis.

 

13. Baik untuk Penderita Diabetes

Sudah jadi rahasia umum, kalau penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan yang sembarangan. Penderita diabetes harus menjaga pola makan dan menjauhi jenis makanan tertentu yang mengandung gula tinggi. Hebatnya, meski punya rasa manis ternyata ubi jalar tetap cocok dikonsumsi penderita diabetes.

Kandungan dalam ubi jalar dipercaya mampu meregulasi kadar gula dalam tubuh dan meningkatkan produksi insulin. Artinya, ubi jalar bisa jadi pilihan menu yang tepat bagi penderita diabetes, baik sebagai asupan karbohidrat maupun sebagai camilan menyehatkan.

 

14. Jaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Kandungan serat yang tinggi dalam ubi jalar ternyata tidak saja baik untuk pencernaan. Dalam tubuh kita, serat bisa menjalankan fungsinya untuk menahan air. Dengan begitu, keseimbangan cairan dalam tubuh akan terjaga. Kalian akan terhindar dari risiko dehidrasi dan dampak buruk kekurangan cairan lainnya.

 

15. Menurunkan Kolesterol

Manfaat ubi jalar yang selanjutnya yaitu bisa menurunkan kolesterol. Kandungan nutrisi dalam ubi jalar dipercaya mampu mengatasi kolesterol jahat atau LDL yang terlalu tinggi. Hal ini tentu sangat penting bagi kesehatan, karena seperti yang kita tahu kolesterol bisa jadi pemicu penyakit mematikan seperti jantung.

 

16. Mencegah Stres dan Gangguan Kecemasan

Saat sedang stres, makan makanan manis sering kali jadi anjuran untuk kembali meningkatkan mood. Ternyata selain cokelat, ubi jalar juga bisa jadi pilihan untuk dikonsumsi saat stres.

Ubi jalar mempunyai kandungan magnesium yang cukup tinggi. Tak banyak yang tahu, ternyata asupan magnesium yang kurang bisa memicu rusaknya suasana hati. Sehingga, mengonsumi ubi jalar akan memperkecil risiko mengalami stres. Sebaliknya, saat mengonsumsi ubi jalar seseorang bisa merasa lebih rileks dan menimbulkan suasana hati yang tenang.

Nah itulah di antaranya beberapa manfaat ubi jalar untuk kesehatan. Apa kalian jadi semakin tertarik mencobanya?

 

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI