Gejala Baru, Benarkah Terinfeksi Corona Covid-19 Bisa Dilihat Melalui Kaki?

Senin, 20 April 2020 12:44 Penulis: Dita Tamara
Gejala Baru, Benarkah Terinfeksi Corona Covid-19 Bisa Dilihat Melalui Kaki?
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Banyaknya kasus terinfeksi virus corona di dunia, menyebabkan beberapa ahli kesehatan melakukan cara untuk mengidentifikasi virus ini. Beberapa gejala seperti ruam dan gatal juga menjadi ciri baru terinfeksi virus corona. Terbaru ini, para ahli mengungkapkan bahwa gejala terinfeksi corona dapat dilihat melalui kaki. Benarkah?

Keresahan akibat terus meningkatnya jumlah kasus terpapar virus corona, tentunya membuat para ahli melakukan pengamatan terkait gejala apa saja yang muncul. Selain itu, beberapa orang yang terpapar covid-19, banyak dari mereka yang tidak menunjukkan gejala apapun.

Mengenai hal tersebut, para ahli di Eropa mempelajari tanda-tanda kecil di bagian kaki seseorang terpapar covid-19 untuk meminimalisir penyebaran virus corona bagi beberapa orang yang tidak menunjukkan gejala. Berikut ini ulasan lebih lengkapnya terkait gejala baru terinfeksi corona yang bisa dilihat melalui kaki:

 

1. Temuan Ahli

Para ahli kesehatan di Eropa menemukan cara untuk mengidentifikasi infeksi virus corona. Caranya, hanya dengan melihat kaki seseorang. Dokter menemukan sejumlah pasien terpapar corona memiliki lesi kecil (jaringan abnormal) di kaki mereka. Penelitian yang dimulai di Spanyol ini, memperkirakan hal tersebut adalah gejala lain dari virus corona.

Kasus lesi ini pertama kali dilaporkan oleh Federasi Podiatris Internasional di Prancis pada anak laki-laki berusia 13 tahun. Awalnya dokter mengira lesi disebabkan oleh laba-laba, namun pasien mulai menunjukkan gejala corona. "Ahli dermatologi kemudian melaporkan kasus serupa pada banyak pasien Covid-19 di Italia dan Prancis," ungkap Spanish General Council of Official Podiatrist Colleges. 

2. Mirip dengan Cacar Campak

Ahli kesehatan juga menyatakan, lesi ungu sangat mirip dengan cacar campak atau chilblains yang biasanya muncul di jari kaki dan biasanya sembuh tanpa meninggalkan bekas.

Dalam kebanyakan kasus, lesi dialami oleh remaja dan anak-anak yang terinfeksi virus. Sedangkan kasus yang dialami oleh orang dewasa, dilaporkan dalam jumlah kasus yang lebih sedikit.

 

 

3. Penelitian lebih lanjut

Sejauh ini, masih perlu dilakukan adanya penelitian lebih lanjut untuk menambahkan lesi kecil pada kaki ke dalam daftar gejala covid-19. Selain itu, Dewan Podiatris di negara tersebut juga mengungkapkan perguruan tinggi dan anggotanya harus lebih tanggap terhadap kemungkinan lesi pada kaki merupakan tanda awal untuk mendeteksi virus corona.

Jika para ahli kesehatan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini, tentu saja diharapkan dapat membantu menghindari penularan karena virus corona, terlebih bagi orang yang tidak menunjukkan gejala.

Meskipun bukti ilmiah belum dapat didiskusikan karena memerlukan lebih banyak waktu untuk memeriksa kasus ini. Namun, para ahli kesehatan menghimbau untuk tetap mengikuti langkah dari pemerintah dalam melakukan pencegahan terinfeksi virus corona seperti karantina mandiri, dan tetap mengamati kondisi sekitar demi menghindari penularan maupun tertular virus corona.

(kpl/dtm/gen)

Editor:

Dita Tamara



MORE STORIES




REKOMENDASI