Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona Covid-19

Kamis, 26 Maret 2020 13:11 Penulis: Dita Tamara
Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona Covid-19
Ilustrasi (credit: pixabay)


Kapanlagi Plus - Hand sanitizer dipercaya untuk membasmi kuman, bakteri dan virus di area tangan. Namun karena merebaknya virus corona atau covid-19, hand sanitizer manjadi barang langka. Tapi jangan khawatir kalian pun bisa membuatnya sendiri dengan mengetahui cara membuat hand sanitizer.

Memang, antiseptik ini menjadi laku keras di pasaran, dan susah untuk ditemukan. Membuat hand sanitizer sendiri tidaklah sulit. Hand sanitizer difungsikan ketika kalian dalam kondisi darurat misalnya saat berada di transportasi umum, maupun di tempat umum.

Penggunaan hand sanitizer sangat diperlukan untuk tetap melindungi tangan kalian. Kapanlagi.com melansir dari Organisasi Kesehatan Dunia atau (WHO), yang mana telah mempublikasikan cara membuat hand sanitizer guna mencegah pandemi corona covid-19. Berikut cara membuat hand sanitizer sendiri.

 

1. Bahan yang Dibutuhkan

Bahan utama dalam pembuatan hand sanitizer yaitu alkohol. Dimana alkohol dipercaya sebagai bahan untuk membunuh bakteri dan virus. Alkohol juga akan melumpuhkan jaringan protein yang ada di dalam bakteri dan virus. Untuk membuat hand sanitizer sendiri, kandungan alkohol yang terdapat dalam hand sanitizer minimal 60 persen.

Selain itu, hand sanitizer mampu disimpan bertahun-tahun di dalam suhu ruangan yang stabil. Hal ini disebabkan karena kandungan alkohol yang ada di dalamnya. Kalian wajib menyimpan hand sanitizer dari paparan sinar matahari secara langsung. Jika tidak begitu, hand sanitizer tidak efektif untuk membunuh kuman dan virus karena berkurangnya konsentrasi alkohol.

- Alkohol 96%
- Hidrogen peroksida 3%
- Gliserol 98%
- Air suling atau air matang yang sudah dingin

2. Langkah-Langkah Pembuatan

- Untuk 1 liter hand sanitizer, dibutuhkan alkohol dengan kadar 96% atau sekitar 833 ml. langkah pertama yaitu tuangkan alkohol 833 ml ke dalam wadah. Alkohol berfungsi sebagai zat aktif antiseptik yang merupakan kunci terpentingnya.

- Kemudian ditambahkan H2O2 sebanyak 41,7 ml atau sekitar 3%. Kemudian diaduk hingga merata. H2O2 di sini berfungsi sebagai membunuh kuman maupun virus karena kandungan anti mikroba di dalam H2O2.

- Setelah kedua bahan tersebut dimasukkan, langkah selanjutnya yaitu tambahkan gliserol sekitar 14,5 ml. Gliserol berfungsi sebagai melembutkan ketika hand sanitizer digunakan. Gliserol memiliki sifat yang kentang dan lengket. Oleh sebab itu, gliserol perlu dicairkan terlebih dahulu menggunakan air suling atau air matang yang sudah di dinginkan.

-Setelah diaduk secara merata, hand sanitizer segera dibagi dan tuang ke beberapa botol. Simpan hingga 72 jam sebelum digunakan.

- Untuk 1 liter hand sanitizer, dibutuhkan alkohol dengan kadar 96% atau sekitar 833 ml. langkah pertama yaitu tuangkan alkohol 833 ml ke dalam wadah. Alkohol berfungsi sebagai zat aktif antiseptik yang merupakan kunci terpentingnya.

- Kemudian ditambahkan H2O2 sebanyak 41,7 ml atau sekitar 3%. Kemudian diaduk hingga merata. H2O2 disini berfungsi sebagai membunuh kuman maupun virus karena kandungan anti mikroba di dalam H2O2.

- Setelah kedua bahan tersebut dimasukkan, langkah selanjutnya yaitu tambahkan gliserol sekitar 14,5 ml. Gliserol berfungsi sebagai melembutkan ketika hand sanitizer digunakan. Gliserol memiliki sifat yang kentang dan lengket. Oleh sebab itu, gliserol perlu dicairkan terlebih dahulu menggunakan air suling atau air matang yang sudah di dinginkan.

- Setelah diaduk secara merata, hand sanitizer segera dibagi dan tuang ke beberapa botol. Simpan hingga 72 jam sebelum digunakan.

 

3. Penggunaan Hand Sanitizer

Tuang hand sanitizer secukupnya ke telapak tangan kalian. Setelah itu ratakan cairan hand sanitizer sampai ke sela-sela jari. Langkah selanjutnya gosok tangan kalian mulai dari permukaan tangan, punggung tangan, ujung jari atau kuku, hingga pergelangan tangan kalian. Gosok tangan hingga hand sanitizer kering sepenuhnya.

4.

Meski kalian sudah mengetahui cara membuat hand sanitizer, alangkah baiknya jika hand sanitizer tersebut menjadi opsi terakhir ketika tidak ada sabun dan air di dekat kita. Namun ada satu lagi yang harus kalian perhatikan saat memakai hand sanitizer. Berikut yang perlu kalian hindari ketika menggunakan hand sanitizer

- Hindari penggunaan hand sanitizer ketika anda memiliki alergi terhadap kandungan bahan kimia.
- Hindari penggunaan hand sanitizer pada kulit yang luka, pecah-pecah atau iritasi.
- Hand sanitizer merupakan produk yang hanya digunakan di area tangan.
- Hindari hand sanitizer mengenai mata kalian. Segera bilas menggunakan air jika terkena mata. 
- Jika kalian terjadi alergi yang tak kunjung membaik, hentikan penggunaan dan segeralah periksa ke dokter.

5. Jadikan Opsi Terakhir

Di atas tadi merupakan alternatif cara membuat hand sanitizer. Kalian bisa menerapkan di rumah pada saat kesulitan menemukan hand sanitizer yang dijual di pasaran. Penggunaan hand sanitizer dalam jangka panjang, memiliki efek samping seperti kulit tangan kalian menjadi kering dan sensitif karena kandungan bahan kimia yang ada di dalamnya.

Perlu diperhatikan jika anda menggunakan hand sanitizer alangkah lebih baik menjadikan opsi terakhir ketika kesulitan menemukan air. Jika masih memungkinkan untuk mencuci tangan menggunakan air dan sabun, maka jangan malas untuk mencuci tangan menggunakan air dan sabun.

(kpl/dtm/gen)

Editor:

Dita Tamara



MORE STORIES




REKOMENDASI