'Homeless Kotani', Gelandangan Termakmur di Jepang

Sabtu, 23 September 2017 16:38 Penulis: Tyssa Madelina
'Homeless Kotani', Gelandangan Termakmur di Jepang
Homeless Kotani. © Twitter/Homeless Kotani

Kapanlagi Plus - Apa yang terpikir saat pertama kali mendengar kata gelandangan? Hidup di jalanan, makan seadanya, baju compang-camping? Yup, mungkin banyak orang yang akan berpikir kalau kehidupan tunawisma itu menyedihkan. Namun, tunawisma yang satu ini membuktikan kalau engga semua tunawisma seperti apa yang didekskripsikan di atas.

Kesan pertama saat melihat Kotani Makoto, mungkin akan jauh dari kesan gelandangan yang seperti kita ketahui. Penampilannya bersih, wajahnya selalu menyiratkan senyum seolah tanpa beban. Bahkan pakaiannya pun jauh dari kata compang-camping.

Kotani Makoto memang seorang tunawisma. Di Jepang sana ia dikenal dengan nama 'Homeless Kotani', namun tahukah kamu ternyata meskipun tidak memiliki tempat tinggal yang tetap, ia adalah komedian sekaligus selebtwit (pengguna twitter dengan jumlah follower yang besar) yang cukup populer di Jepang?

Meskipun hidup di jalan tetap bahagia © Twitter/Homeless KotaniMeskipun hidup di jalan tetap bahagia © Twitter/Homeless Kotani

Usut punya usut, awalnya Kotani hijrah ke Tokyo untuk mengadu nasib sebagai komedian. Demi menghemat biaya hidup, ia memutuskan untuk tinggal bersama rekannya. Namun, karena tidak tahan dengan sifat Kotani yang jorok, rekan sekamarnya memutuskan untuk meminta ia keluar.

Sesuai saran dari rekannya, Kotani memutuskan untuk menjadi tunawisma karena gaya hidup tersebut nampaknya sesuai dengan kepribadian Kotani. Demi memenuhi kebutuhan hidup, ia pun mulai 'menyewakan dirinya'.

Homeless Kotani rela disewa sebagai teman nongkrong untuk sekedar menemani bercakap-cakap, bahkan ada yang memintanya untuk membersihkan rumah. Pada dasarnya ia rela melakukan apapun asal masih dalam batas kemampuan dan tidak menyakiti siapapun. Tarifnya? Per hari, para penyewa hanya diminta membayar 45 sen. Dengan tarif sekecil itu, Kotani tidak akan mampu hidup layak di Jepang.

Namun, karena ketenaran dan kepopulerannya, banyak warga yang merasa kasihan dengannya. Tak hanya memberi uang lebih, mereka juga terkadang memberi penginapan untuk beberapa malam, makanan sampai pakaian. Bahkan, 'hanya' dengan menjadi tunawisma, Kotani dapat hidup terjamin, makan enak dan membayar tagihan ponselnya setiap bulan.

Wah, bagaimana menurutmu KLovers?

(mdk/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI