Jika Ibu Hamil Terinfeksi Corona Covid-19, Bagaimana dengan Bayi yang Dikandung?
(credit: freepik)
Kapanlagi.com - Tindakan awal pada ibu hamil sangat perlu dilakukan guna mencegah penularan virus corona. Mengingat virus corona dapat menular jika kekebalan sistem tubuh menurun. Tentunya, jika hal ini terjadi kepada Ibu yang tengah hamil, dapatkah membahayakan bayi yang ada dalam kandungan?
Merebaknya virus corona memang menjadi masalah besar. Jumlahnya semakin hari kian menambah. Kondisi yang seperti ini, belum juga ditemukan anti virusnya oleh peneliti kesehatan.
Kegelisahan nampak juga dirasakan oleh ibu hamil. Jumlah penyebarannya yang semakin signifikan, tentu memunculkan perasaan khawatir dan kecemasan yang berlebih. Namun hal ini juga perlu diketahui agar mendapatkan informasi yang akurat untuk menjaga calon buah hati.
Advertisement
1. Penelitian Terkini Dampak Virus Corona pada Ibu Hamil
Informasi lainnya yakni, hingga saat ini belum ada bukti yang cukup menentukan apakah virus ini dapat menularkan pada janin selama dalam kandungan, ataupun dampak lainnya pada janin. Ibu hamil harus menerapkan pencegahan yang tepat dan segera mendapatkan perawatan medis jika mengalami gejala seperti demam, batuk, dan sesak napas.
Dilansir dari halodoc, sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet mengungkapkan pandangan tentang bagaimana penyakit pernapasan tersebut memengaruhi kehamilan. Studi tersebut mengevaluasi 9 wanita hamil berusia antara 26–40 tahun yang didiagnosis mengidap pneumonia yang disebabkan oleh covid-19. Hasilnya adalah virus tidak ditularkan dari ibu ke janin di dalam rahim. Ke-9 wanita tersebut sukses melahirkan bayi mereka secara caesar.
Hal lainnya disampaikan oleh Dr. Jennifer Wu, seorang OB-GYN di Lenox Hill Hospital, menurutnya, jika virus menyebar melalui tetesan udara, maka risiko penularannya akan sama antara persalinan normal dan persalinan caesar. Selain itu, ibu hamil yang terinfeksi virus corona kemungkinan juga perlu diisolasi dari bayinya setelah lahir untuk mencegah penularan melalui kontak jarak dekat.
2. Ibu Hamil Rentan Terkena Gangguan Pernapasan
Kondisi ibu hamil rentan terkena gangguan pernapasan, mengapa? Hal ini terjadi karena meningkatnya hormon progesteron di masa kehamilan. Hormon ini dapat menstimulasi pusat pernapasan di otak. Hal ini menyebabkan tubuh ibu hamil sensitif terhadap perubahan kadar oksigen dan karbondioksida dalam darah sehingga mempengaruhi kinerja sistem pernapasan.
Virus corona salah satunya yaitu menyerang pada sistem pernafasan. Jika hal ini terjadi pada ibu hamil, maka akan berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan hingga pneumonia. Terutama apabila mempunyai riwayat penyakit kronis pada sang ibu.
Oleh sebabnya, ibu hamil harus diperhatikan untuk tidak terpapar virus dari Wuhan, China ini. Sangat penting kesadaran dari dalam diri ibu untuk bersikap proaktif guna melakukan pencegahan dini untuk selalu menjaga daya tahan tubuh.
3. Tetap Waspada dan Tenang
Kecemasan yang terjadi pada ibu di tengah pandemik corona memang sangat wajar terjadi. Namun, hal perlu diperhatikan yaitu tetap bersikap waspada dan jangan memiliki kecemasan berlebih karena dapat memicu stres, dan akan berdampak buruk pada calon bayi.
Selain itu, tenangkan pikiran dan sesekali membekali diri dengan informasi akurat terkait kesehatan ibu dan calon bayi pada saat kehamilan. Berikut ini hal yang bisa dilakukan untuk mencegah stres di tengah pandemi corona seperti mengonsumsi makanan sehat, tetap olahraga secara rutin, serta tidak mengalami tekanan baik fisik maupun mental.
4. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh yang lemah, besar kemungkinan untuk tertular virus corona. Ibu hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran, dan buah-buahan,
Selain sayur dan buah, mengonsumsi makanan yang memiliki protein tinggi seperti telur baik untuk nutrisi ibu hamil. Selain untuk meningkatkan berat badan sang bayi, bawang putih juga dipercaya meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung anti virus dan anti bakteri alami. Daftar makanan lainnya yaitu daging merah, kebutuhan tubuh akan zat besi harus dipenuhi dengan mengonsumsi daging merah yang baik untuk kekebalan tubuh.
5. Mencuci Tangan
Selalu membiasakan untuk mencuci tangan merupakan langkah yang tepat untuk mencegah infeksi virus corona. Baiknya mencuci tangan dengan air dan sabun selama durasi 20 detik. Hal ini untuk membunuh virus dan kuman yang menempel, kemudian keringkan menggunakan tisu atau handuk bersih.
Penggunaan hand sanitizer bisa menjadi pilihan kedua jika terpaksa jauh dari jangkauan air. Hand sanitizer yang efektif digunakan yaitu minimal dengan kadar alkohol 60% .
6. Menggunakan Masker Saat Berpergian
Penggunaan masker untuk ibu hamil sangat disarankan untuk melakukan pencegahan penularan virus corona. Ibu hamil juga harus membatasi diri saat berada di keramaian. Selain menggunakan masker, ibu hamil juga disarankan untuk menjaga jarak kira-kira 1 meter dari orang-orang yang sedang batuk dan bersin.
Selain itu, hindari melakukan perjalanan jauh, terutama ke daerah yang terjangkit virus corona. Jika kalian merasa baru pulang dari area yang terinfeksi, maka segera komunikasikan dengan bidan atau dokter kandungan.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/dtm/gen)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
