Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal ada banyak jenis kata. Kata sandang adalah salah satunya. Istilah kata sandang mungkin tak sefamiliar jenis kata-kata yang lain seperti kata benda, kata kerja, kata sifat, kata tanya, kata ganti, dan sebagainya. Padahal kata sandang sering kita temukan sehari-hari, seperti dalam buku atau cerita.
Secara umum, kata sandang adalah kata tugas yang membatasi makna nomina. Kata biasa dipakai untuk menyertai penyebutan suatu objek atau subjek hidup seperti manusia atau hewan sebagai tokoh dalam suatu cerita. Kata sandang juga dapat berupa gelar. Pengetahuan tentang kata sandang jadi hal yang penting untuk dikuasai. Pasalnya, ada aturan dalam penggunaan kata sandang.
Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan mengenai pengertian dan jenis-jenis kata sandang berikut ini, dirangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
(credit: unsplash)
Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata sandang hanya diartikan sebagai artikel. Dalam hal ini, artikel yang dimaksud ialah kata yang difungsikan untuk menyertai kata setelahnya. Secara lebih spesifik, artikel kata sandang akan menyertai suatu kata benda yang berkedudukan sebagai subjek ataupun objek hidup.
Kata sandang merupakan jenis kata yang tidak mempunyai makna secara khusus. Makna yang terkandung dalam kata sandang berkaitan dengan kata benda atau nomina yang menyertainya. Secara garis besar, kata sandang terbagi menjadi tiga jenis yaitu kata sandang tunggal, kata sandang jamak, dan kata sandang netral.
Kata sandang mempunyai keistimewaan, yaitu dapat digunakan untuk menyertai kata benda dalam bentuk dasar, kata benda yang terbentuk dari kata kerja, pronomina, serta kata kerja pasif. Adapun contoh dari kata sandang antara lain si, sang, sri, hang, hyang, yang, para, kaum, umat.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Kata sandang bisa ditemukan dalam penggunaan bahasa sehari-hari. Baik secara lisan seperti dalam percakapan, maupun tertulis seperti dalam cerita dongeng. Penggunaan kata sandang bisa mempunyai beberapa fungsi, seperti berikut ini.
1) Membentuk kata benda atau bisa juga kata ganti orang
2) Memberikan suatu perbedaan atau batas suatu kata atau frasa
3) Terkadang mengganti kata sifat menjadi kata benda (pada kata sandang netral)
Advertisement
(credit: unsplash)
Seperti yang disinggung sebelumnya, salah satu jenis kata sandang ialah kata sandang tunggal. Sesuai dengan namanya, kata sandang tunggal merupakan artikel yang menyerta pada nomina yang berupa seseorang atau sesuatu yang bersifat tunggal. Adapun beberapa contoh kata sandang tunggal adalah sebagai berikut.
1) Sang
"Sang" merupakan kata sandang yang biasa digunakan untuk menyertai penyebutan manusia, makhluk hidup lain, atau benda mati yang memiliki dianggap memiliki martabat tinggi. Akan tetapi, terkadang kata sandang "Sang" kerap dipakai sebagai sindiran.
Contoh penggunaan kata sandang Sang:
- Sang Ratu sudah memberikan keringanan hukuman atas pengkhianatan abdinya.
- Seluruh peserta upacara memberi hormat pada Sang Saka merah putih.
2) Yang
"Yang" merupakan kata sandang biasa dipakai untuk menggantikan penyebutan nama Tuhan atau seseorang yang sangat dimuliakan.
Contoh penggunaan kata sandang Yang:
- Tuhan Yang Maha Pemurah pasti memberi banyak rezeki asal kita mau berusaha.
- Sebagai manusia kita hanya mampu menerima takdir Yang Maha Esa.
3) Sri
"Sri" merupakan kata sandang yang biasa digunakan untuk menyertai nama seseorang yang memiliki gelar tinggi, seperti keturunan raja.
Contoh penggunaan kata sandang Sri:
- Sri Sultan Hamengkubuwono X menghadiri acara gerebek Suro.
- Sri Sultan Ahmed dijadwalkan akan mengunjungi Jakarta siang ini setelah bertolak dari Brunei.
4) Hang
"Hang" merupakan kata sandang yang jarang digunakan. Kata sandang ini hanya digunakan dalam karya sastra lama guna menyebut seseorang yang dimuliakan.
Contoh penggunaan kata sandang Hang:
- Sungguh berjasa sosok Hang Jebat, keberaniannya membela kaum Melayu akan diingat sampai nanti.
- Hang Tuah berada di rumah ibunya saat kebakaran melanda pemukiman warga
5) Hyang
"Hyang" merupakan kata sandang yang hanya digunakan untuk menyebut atau mengiringi panggilan kepada Dewa dan Dewi. Karenanya, kata sandang ini kerap digunakan oleh umat Hindu di Indonesia untuk menyebut para Dewa dan Dewi yang disembah.
Contoh penggunaan kata sandang Hyang:
- Semua umat Hindu percaya Hyang Widhi senantiasa menjaga mereka selama mereka melakukan darma.
- Umat Hindu di Bali serentak merayakan Nyepi dengan memohon keselamatan dan kedamaian pada Hyang Widhi.
6) Dang
"Dang" merupakan kata sandang yang termasuk dalam kosakata warisan sastra lama. Kata sandang ini hanya digunakan secara khusus untuk menyertai penyebutan nama wanita yang dihormati.
Contoh penggunaan kata sandang Dang:
- Kecantikan nan rupawan paras Dang Nur, wajar semua pemuda memperebutkannya.
- Dang Kiran memastikan untuk menerima pinangan Hang Rama.
(credit: unsplash)
Untuk menyertai nama orang atau benda hidup dalam jumlah lebih dari satu, maka digunakan kata sandang jamak. Adapun beberapa contoh kata sandang jamak adalah sebagai berikut.
1) Umat
"Umat" merupakan kata sandang yang digunakan untuk menyertai penyebutan sekelompok orang yang memiliki keyakinan dan kepercayaan yang sama.
Contoh penggunaan kata sandang umat:
- Umat muslim akan merayakan hari raya Idul Fitri pada pertengahan tahun.
- Umat Islam adalah pemeluk agama terbesar di Indonesia.
2) Kaum
"Kaum" merupakan kata sandang jamak yang digunakan untuk menyertai penyebutan sekumpulan orang dengan kesamaan dalam pandangan.
Contoh penggunaan kata sandang kaum:
- Kaum muslimah NU sedang mengadakan takbir akbar keliling se-Jabotabek.
- Saat ini kaum lemah pun mulai bersuara menyalurkan aspirasi mereka.
3) Para
"Para" merupakan kata sandang jamak yang paling umum digunakan. Biasanya, Para dipakai untuk menyebut sekelompok manusia yang memiliki kesamaan dalam aspek tertentu (pekerjaan, jenis kelamin).
Contoh penggunaan kata sandang para:
- Para hadirin dipersilahkan duduk kembali.
- Para mahasiswa sedang berdemo di depan istana presiden menuntut penurunan harga BBM.
(credit: unsplash)
Selain kata sandang tunggal dan jamak, ada pula kata sandang netral. Sesuai dengan namanya, kata sandang ini bersifat netral karena penggunaannya tak mengharuskan berdasarkan jumlah. Adapun yang tergolong kata sandang netral adalah sebagai berikut.
1) Si
"Si" merupakan kata sandang netral yang cukup populer karena sering digunakan di cerita dongeng. Kata sandang si terkadang kata sandang Si juga digunakan untuk membentuk kata benda dari kata sifat.
Contoh penggunaan kata sandang Si:
- Si Kancil memang binatang yang amat cerdik.
- Si Mancung mengajak adiknya pergi ke taman kota.
2) Yang
Berbeda dengan kata sandang tunggal "Yang" diperuntukkan Tuhan, "yang" ternyata juga bisa jadi satu kata sandang bersifat netral untuk mengganti seseorang yang tunggal, tanpa adanya jabatan atau pangkat tinggi.
Contoh penggunaan kata sandang yang:
- Sepertinya tadi ada yang mengetuk pintu.
- Eka akhirnya berjumpa dengan seorang yang ditunggunya sejak pagi.
Itulah di antaranya ulasan tentang kata sandang berikut jenis-jenis dan fungsinya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Advertisement
Cara Mudah Membersihkan Gelas Teh yang Berkerak, Cek Tipsnya!
Musisi Indonesia yang Ngetop di 1 Lagu, Kini Tak Terdengar Lagi Kabarnya
Sama-Sama Cantik, Ini 7 Perbedaan Makeup Tiara Andini saat Manggung dan Sehari-Hari
Gaya Anggun Song Hye Kyo Pakai Busana Semi Formal, Tetap Menawan dan Stylish
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya