Pengertian Kata Rujukan, Jenis dan Contoh Penggunaannya dalam Kalimat

Kamis, 09 September 2021 16:33 Penulis: Anik Setiyaningrum
Pengertian Kata Rujukan, Jenis dan Contoh Penggunaannya dalam Kalimat
Ilustrasi (Credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Seperti namanya, kata rujukan digunakan untuk merujuk atau mengacu pada kata lain yang disebut sebelumnya. Singkatnya, kata rujukan ini digunakan mengganti sebutan asli suatu hal, bisa itu benda, orang, atau suatu tempat. Mungkin, kalian pernah mendengar istilah ini dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.

Terdapat beberapa pengelompokan kata dalam bahasa Indonesia, bisa ditinjau dari jenis, fungsi, dan seterusnya. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kata rujukan berfungsi sebagai pengganti kata yang sudah disebutkan sebelumnya, seperti dia, beliau, ini, itu, dan seterusnya. Sekilas, mungkin kalian melihat bahwa kata rujukan ini sebagai kata ganti. Namun sebenarnya, terdapat perbedaan di antara keduanya.

Agar kalian lebih memahami apa itu kata rujukan, silakan simak informasi tentang pengertian, jenis, dan contoh penggunaan kata rujukan dalam kalimat. Dengan begitu, kalian bisa menggunakan jenis kata dengan benar dalam sebuah kalimat, entah itu dalam tulisan maupun obrolan.

 

1. Pengertian Kata Rujukan

Kata rujukan adalah salah satu materi dalam pelajaran bahasa Indonesia tentang penggunaan kata untuk merujuk atau mengacu kata sebelumnya. Kalian bisa menggunakannya sebagai penghubung dalam suatu teks. Menurut Praptomo Baryadi Isodarus yang dikutip dari laman Merdeka, pengertian kata rujukan adalah kata yang digunakan untuk merujuk bagian teks sebelumnya maupun sesudahnya dalam suatu kalimat.

Mengacu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian rujukan adalah keterangan lanjutan mengenai suatu hal atau bahan sumber yang dipakai untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut; acuan;referensi. Pengertian lain menurut Tim Maestro Eduka dalam buku "Top Fokus Ulangan dan Ujian SMP, kata rujukan adalah kata yang merujuk kata lain yang sudah pernah digunakan sebelumnya.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas bisa disimpulkan bahwa kata rujukan adalah kata yang mengacu pada suatu hal sebagai penghubung dengan kalimat yang menerangkan lebih lanjut. Kata utama atau kata yang sudah disebutkan sebelumnya pun beragam, bisa berupa benda, tempat, atau orang. Agar lebih jelas, silakan simak informasi selanjutnya tentang jenis-jenis kata rujukan berikut ini.

 

2. Jenis-Jenis Kata Rujukan

1. Kata Rujukan Benda

Kata rujukan benda adalah kata rujukan yang digunakan untuk mengacu pada benda yang sudah disebutkan sebelumnya. Misalnya, kata "ini", "itu", dan "tersebut".

2. Kata Rujukan Tempat

Jika pada kalimat sebelumnya kalian menyebutkan kata yang merujuk suatu tempat maka kalian bisa menggunakan kata rujukan pada kalimat selanjutnya. Contoh kata rujukan tempat, yakni "di sini", "di sana", "di situ".

3. Kata Rujukan Orang

Kata inilah yang membuat kata rujukan sering dianggap sama dengan kata ganti. Pasalnya, kata rujukan orang memang digunakan untuk menyebut orang atau sesuatu yang dianggap seperti orang. Contoh kata rujukan orang, yakni, "ia", "dia", "beliau", dan "mereka".

Agar mendapatkan pemahaman mengenai materi ini, kalian bisa lanjut untuk menyimak contoh kata rujukan berikut ini.

 

3. Contoh Penggunaan Kata Rujukan

1. Contoh Penggunaan Kata Rujukan Benda

- Salah satu cara untuk mencegah banjir adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sayangnya, banyak orang yang masih tidak menyadari hal itu. (Kata "itu" di akhir kalimat merujuk pada perilaku "tidak membuang sampah sembarangan" dari kalimat sebelumnya).

- Kemarin, Prily membeli rumah baru. Rumah itu dibeli dari hasil keringatnya sendiri dengan bermain film dan sinetron beberapa tahun terakhir. (Kata "itu" mengacu pada "rumah baru" yang dibeli Prily).

2. Contoh Penggunaan Kata Rujukan Tempat

- Sudah dua tahun Johan tinggal di Yogyakarta. Dia tinggal di sana bersama orangtuannya. (Kata "di sana" pada kalimat ke dua merujuk pada "Yogyakarta" di kalimat sebelumnya.

- Aku sudah berada di Gedung Kesenian X sejak sore. Meski konser baru dimulai malam hari, keramaian di sini seolah tak terbendung lagi. (Kata "di sini" merujuk kata "Gedung Kesenian X" di kalimat sebelumnya.

- Bullying merupakan aktivitas tak terpuji karena bisa menimbulkan trauma pada korban. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap sepele risiko tersebut. (Kata "tersebut" merujuk pada "trauma" pada kalimat sebelumnya.)

3. Contoh Penggunaan Kata Rujukan Orang

- Warga Desa X harus dievakuasi dan meninggalkan rumah sebelum pukul 17:00 WIB. Mereka perlu mendapatkan tempat pengungsian yang layak sebelum hari jadi gelap. (Kata "mereka" merujuk pada kata "para warga desa X) di kalimat sebelumnya.

- Lesti memang punya vokal yang khas dan cengkok yang unik. Dia pantas menjadi pemenang dalam kompetisi menyanyi tingkat nasional. (Kata "dia" merujuk pada "Lesti" di kalimat sebelumnya)

- Aku sangat mengagumi sosok Bung Karno. Kepribadian beliau yang tercermin dalam pidato-pidatonya sungguh agung dan pantas diteladani. (Kata "beliau" pada kalimat kedua merujuk pada "Bung Karno" pada kalimat sebelumnya.

Nah, KLovers, itulah penjelasan tentang pengertian kata rujukan beserta jenis dan contoh penggunaannya dalam kalimat.

 

(kpl/gen/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI