Primbon Usaha Dagang yang Cocok Berdasarkan Hari Lahir, Ketahui Juga Pantangannya Agar Bisnis Lancar

Rabu, 25 Januari 2023 12:55
Primbon Usaha Dagang yang Cocok Berdasarkan Hari Lahir, Ketahui Juga Pantangannya Agar Bisnis Lancar
Ilustrasi (credit: unsplash)


Kapanlagi Plus - Sejak dulu hingga sekarang Primbon Jawa memang jadi ramalan yang dipercaya kebenarannya. Namun bukan hanya jadi ramalan, Primbon Jawa juga kerap dijadikan pedoman dalam mengambil keputusan termasuk dalam berbisnis. Maka dari itu, ada istilah Primbon usaha dagang untuk menyebut bagian Primbon Jawa yang membahas peruntungan dalam berbisnis.

Setiap orang yang menjalankan bisnis usaha dagang tentu ingin mendapatkan untung sebesar-besarnya. Bagi masyarakat Jawa khususnya yang masih tradisional, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bisnis agar untung besar. Berbagai hal tersebut di antaranya dibahas dalam Primbon usaha dagang.

Penasaran, apa saja yang dibahas dalam Primbon usaha dagang? Untuk mengetahuinya langsung saja simak ulasan berikut ini.

 

1. Jenis Usaha Dagang yang Cocok Berdasar Hari Lahir

Menurut Primbon Jawa, diyakini bahwa setiap orang mempunyai sifat dan karakter yang berbeda-beda tergantung pada hari lahir dan weton. Namun ternyata hari lahir dan weton tak saja gambarkan sifat karakter seseorang.
Lebih dari itu, hari lahir dan weton juga bisa menunjukkan peruntungan seseorang dalam menjalankan usaha dagang. Maka dari itu, dengan mempelajari Primbon dagang usaha, kita bisa mengetahui karakter dan peruntungan nasib dalam melakukan usaha. Dari hari lahir dan weton menurut Primbon bisa diketahui jenis usaha atau dagangan apa yang paling cocok ditekuni.

Dilansir dari situs primbon.com, sejak jaman dahulu telah dirumuskan karakter dan peruntungan bisnis usaha berdasarkan hari lahir dan weton. Dengan berpedoman pada rumusan tersebut, semakin besar kemungkinan untuk dapatkan keuntungan dagang yang maksimal.

Untuk lebih jelasnya, berikut uraian Primbon usaha dagang yang cocok menurut hari kelahiran seseorang.

1. Hari Lahir Senin

Dalam Primbon Jawa, hari Senin memiliki nilai neptu 4. Berdasarkan nilai neptu tersebut, seorang yang lahir di hari Senin terbilang cocok untuk berdagang sesuatu yang mengandung firasat mewakili air.

2. Selasa

Sementara, hari lahir Selasa mempunyai nilai neptu 3 dan mempunyai firasat bumi. Sehingga menurut Primbon usaha dagang, seseorang yang lahir di hari Selasa akan lebih cocok berdagang kebutuhan rumah tangga.

3. Rabu

Hari lahir Rabu mempunyai nilai neptu 7 dengan firasat. Nilai neptu tersebut membuat seorang yang lahir hari Rabu cocok untuk berdagang hewan ternak.

4. Kamis

Seorang yang lahir di hari Kamis mempunyai neptu 8 dengan firasat api. Sehingga seseorang yang lahir di hari Kamis dalam primbon usaha disebut cocok berdagang buah-buahan dan hasil bumi.

5. Jumat

Berikutnya, seorang dengan hari lahir Jumat mempunyai nilai neptu 6 dengan firasat awan. Berdasarkan Primbon usaha dagang, seseorang yang lahir pada hari Jumat disebut cocok buat membuka usaha seperti barang aksesoris.

6. Sabtu

Seorang yang lahir hari Sabtu memiliki nilai neptu 9 dengan firasat langit. Menurut Primbon usaha dagang, Sabtu adalah hari lahir yang paling cocok buat seseorang membuka jenis bisnis seperti berdagang barang-barang mahal seperti elektronik hingga kendaraan.

7. Minggu

Terakhir, hari lahir Minggu mempunyai nilai neptu 5 dengan firasat matahari. Seseorang yang lahir hari ini disebut cocok buat buka usaha jenis dagang makanan.

 

2. Mencari Hari Baik Buka Usaha

Primbon usaha dagang tak saja mengulas jenis usaha yang cocok ditekuni seseorang. Agar usaha semakin membawa banyak keuntungan, diyakini adanya hari baik untuk membuka usaha. Pemilihan hari yang tepat diyakini bakal membawa kebaikan dan kelancaran untuk kelangsungan usaha dagang ke depan.

Mencari hari baik untuk buka usaha dagang menurut Primbon Jawa dilakukan dengan sebuah hitungan yang cukup rumit. Meski rumit, hal tersebut tetap bisa dipelajari dengan rumus. Adapun rumus untuk mencari hari baik menurut Primbon usaha dagang adalah:

(Neptu hari pilihan usaha + Neptu Weton kalian) : 5 = pancasuda

Nah, sebelum mulai mencoba menghitung cara mencari hari baik untuk mulai usaha, perlu memahami istilah pancasuda. Pancasuda merupakan hitungan jatuh atau kelebihan (bilangan sisa) setelah dibagi lima berdasarkan hari pasaran.

Pancasuda tersebut nantinya akan menunjukkan nasib peruntungan jika usaha dibuka di hari tersebut. Berikut penjelasan tentang pancasuda:

- Pancasuda 1: Maknanya adalah Sandang berarti rejeki akan melimpah

- Pancasuda 2: Maknanya adalah Pangan berarti cukup

- Pancasuda 3: Maknanya adalah Bejo berarti kaya akan tetapi kurang disukai orang sekitar

- Pancasuda 4: Maknanya adalah Loro berarti sakit dan mengalami kerugian

- Pancasuda 5: Maknanya adalah Pati berarti usahanya akan mati atau gagal.

 

3. Contoh Menghitung Hari baik untuk Buka Usaha

Agar lebih paham terkait cara mencari hari baik membuka usaha menurut Primbon Jawa, langsung saja simak contoh dan penjelasan berikut ini:

Pilih satu hari dalam sepekan dan hari pasaran untuk berdagang. Contohnya Rabu, kemudian pilih hari pasaran Legi lalu hitung dengan weton kelahiranmu. Misal weton kelahiran Sabtu Pon. Maka cara hitungnya adalah sebagai berikut.

(Pilihan Hari Usaha) Rabu Legi = Nilainya 7 + 5

(Weton Kelahiran) Sabtu Pon = Nilai neptu 9 + 7

Kemudian di jumlahkan: 7 + 5 + 9 + 7 = 28

Setelah itu dibagi dengan 5, maka hasilnya sebagai berikut,

28 : 5 = 5 sisa 3

Berdasarkan hitungan tersebut diperoleh bilangan pancasuda 3, yang bermakna Bejo. Artinya, hari tersebut cocok untuk dipakai membuka usaha baru, tapi kalian harus siap menghadapi tantangan yakni kurang disukai orang sekitar.

 

4. Pantangan dalam Primbon Usaha Dagang

Primbon usaha dagang tak hanya berisi anjuran-anjuran. Dalam primbon Jawa juga diungkapkan berbagai pantangan yang harus dihindari dalam menjalankan usaha dagang. Berikut beberapa pantangan tersebut, dilansir dari YouTube seorang praktisi kejawen, Dewi Sundari.

1. Memberikan Garam pada Orang Lain

Dalam Primbon Jawa, memberikan garam kepada orang lain ternyata diyakini bisa mempengaruhi rezeki dan membuat dagangan jadi tidak laku.

2. Membiarkan Orang Berutang

Menurut Primbon usaha dagang, memberikan utang terkhusus saat barang dagangan belum terjual, ternyata dipercaya bisa membuat usaha tidak lancar karena barang dagangan tidak laku-laku.

3. Membiarkan Orang Mengelilingi Tempat Dagang

Kalian patut curiga jika ada orang asing yang terus menerus berkeliling di sekitar tempat dagang kalian. Pasalnya, hal ini bisa jadi pertanda bahwa orang tersebut berniat buruk, ingin menjatuhkan usaha kalian.

4. Menyimpan Uang Pembeli Pertama

Sebagian orang memilih menyimpan uang dari pembeli pertama untuk dijadikan pengingat atau penglaris. Namun menurut Primbon Jawa, ternyata ini juga jadi pantangan. Pasalnya, bisa saja uang ini bisa dimanfaatkan orang lain untuk menarik minat pembeli kalian.

5. Jangan Meludah di Depan Tempat Berdagang

Berikutnya, juga pantang untuk meludah di depan tempat berdagang. Hal ini diyakini dapat menghilangkan keberuntungan usaha kalian. Selain itu, adanya orang meludah tentu akan membuat kotor dan pembeli terganggu.

6. Jangan Melewati Rumah Keluarga yang Sedang Berkabung

Keenam sekaligus terakhir, pantang untuk melewati rumah keluarga yang sedang berkabung. Hal ini diyakini bisa membawa kesialan membuat tempat usaha jadi sepi sepanjang hari.

Itulah di antaranya penjelasan Primbon usaha dagang. Semoga menjawab rasa penasaran kalian dan semoga bis bermanfaat.

 

(kpl/gen/psp)



MORE STORIES




REKOMENDASI