10 Cara Mengobati Asam Urat Secara Alami, Konsumsi Ubi - Bunga Rosella

Minggu, 29 November 2020 12:11 Penulis: Dita Tamara
10 Cara Mengobati Asam Urat Secara Alami, Konsumsi Ubi - Bunga Rosella
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Asam urat kini menjadi penyakit yang banyak menghantui banyak orang. Sebab, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan tak mengenal usia. Asam urat sendiri merupakan kondisi dimana penderitanya merasakan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta timbulnya rasa panas di area persendian. Bahkan, semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat lho. Namun, seringkali bagian sendi yang paling terserang yakni, jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Penyebab asam urat pun sangat beragam, namun umumnya karena tubuh tak mampu memproses dan mengeluarkan zat sisa. Akibatnya zat sisa pun menumpuk dalam darah dan tidak bisa dikeluarkan. Normalnya, asam urat larut dalam darah dikeluarkan melalui urine. Mengingat asam urat merupakan penyakit yang nggak bisa disepelekan, kalian pun harus segera untuk mengatasinya.

Umumnya, penyakit ini menyerang usia 30 tahun ke atas. Namun, kebiasaan hidup tak sehat menyebabkan banyak usia muda yang mengalami penyakit ini. Sebenarnya, penyakit ini bisa dicegah sedini mungkin dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Namun, bagi kalian yang sudah menderita asam urat ada baiknya untuk mencari tahu cara mengobati asam urat seperti berikut ini.

 

1. Ubi Ungu

Penyakit yang ditandai dengan rasa nyeri tak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di area persendian ini kerap membuat penderita merasa terganggu dan sulit untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Mengonsumsi ubi ungu dapat menjadi solusi dalam mengatasi asam urat. Hal ini karena karena ubi ungu dapat menurunkan kadar asam urat melalui kandungan antosianin di dalamnya. Oleh sebabnya, masukkan ubi ungu ke dalam list makanan harian kalian.

 

2. Seledri

Seledri adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Namun, ternyata seledri dipercaya dapat membantu mengobati asam urat. Air rebusan seledri yang mengandung apiin dan apigenin dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat secara alami tanpa menimbulkan efek samping. Selain itu kalian juga bisa mengubah seledri untuk dijadikan jus.

 

3. jahe

Rempah yang satu ini dipercaya sebagai cara mengobati asam urat. Kalian bisa mengubah jahe menjadi minuman yang menyehatkan dengan cara rebus air, setelah itu sediakan 2 sendok teh jahe, kemudian masukkan ke dalam air dan rebus hingga mendidih. Konsumsi 3 gelas tiap harinya.

Selain diminum, jahe juga dapat ditempelkan kebagian tubuh yang sakit. Caranya pun terbilang mudah, kompres atau tempel jahe dengan air hangat dan rendam waslap. Saat dingin, oleskan waslap ke bagian tubuh yang mengalami rasa sakit. Tempelkan setidaknya sekali dalam sehari selama 15 hingga 30 menit.

 

4. Pisang

Pisang memang mempunyai segudang manfaat yang perlu kalian ketahui. Buah berwarna kuning ini ternyata bisa mengobati asam urat karena kandungan kalium yang tinggi. Asupan kalium inilah dapat mengubah kristal asam urat yang mengendap di sendi menjadi cair, lalu nantinya dikeluarkan oleh tubuh lewat urin. Konsumsi buah pisang 1 hingga 2 buah setiap harinya untuk hasil yang maksimal.

 

5. Air Lemon

Cara mengobati asam urat selanjutnya yaitu menggunakan air lemon. Caranya pun sangat mudah, kalian hanya perlu memeras beberapa buah lemon dan kemudian perasannya diminum. Buah lemon memiliki kandungan asam sitrat yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Selain untuk menurunkan asam urat, air lemon bisa menambah asupan vitamin C serta menyuplai kalium bagi tubuh.

 

6. Bunga Rosella

Bunga rosella salah satu tananam yang diyakini mampu mengobati asam urat. Bunga berwarna merah ini juga memiliki kandungan protein yang sangat tinggi yang dapat memecah peningkatan kristal asam urat dalam tubuh. Caranya, kalian bisa mengeringkan bunga rosella terlebih dahulu. Kalian juga bisa dengan mudah mendapatkan bunga rosella dalam bentuk kering di pasaran. Jika sudah, kalian hanya perlu merebusnya, lalu konsumsi air rebusan bunga rosella.

 

7. Kopi

Siapa sangka nih jika kopi ternyata ampuh sebagai cara mengobati asam urat. Hal ini lantaran kopi diketahui memiliki kandungan mineral, polifenol, dan kafein. Kandungan ini dapat meningkatkan metabolisme purin menjadi asam urat dan meningkatkan proses pembuangan asam urat melalui urine.

Selain itu, hal tersebut juga dapat mencegah asam urat mengendap dan merusak tulang maupun sendi. Namun, apabila kalian mempunyai penyakit maag, menggunakan cara ini tidak disarankan.

 

8. Air Putih

Kebutuhan air putih untuk kesehatan memang tidak ada habisnya. Dengan tercukupinya tubuh dengan air putih, hal ini membuat cairan tubuh terpenuhi dan terhindar dari dehidrasi. Selain itu, air putih juga memiliki manfaat membuang asam urat yang berlebih dari tubuh.

Sebab, saat mengonsumsi banyak air, maka mampu menghasilkan lebih banyak urine sehingga asam urat juga banyak terbuang melalui urine dan tidak menumpuk di dalam tubuh.

 

9. Batasi Makanan yang Mengandung Purin Tinggi

Makanan yang tinggi kandungan purin, hal ini menyebabkan kadar asam urat juga akan makin besar. Adapun makanan tinggi purin di antaranya jeroan, daging babi, daging kalkun, ikan, kerang, daging domba, daging sapi muda hingga kembang kol.

Meski begitu, sejumlah makanan di atas adalah makanan yang tetap dibutuhkan untuk tubuh. Untuk itu sebaiknya kalian hanya membatasi makanan di atas bukan berarti tidak mengonsumsinya sama sekali.

 

10. Apel

Cara mengobati asam urat yang terbilang simpel dan enak yaitu hanya dengan mengonsumsi buah apel. Sebab, apel dipercaya bisa mengurangi asam urat karena mengandung asam malat. Dengan mengonsumsi satu buah apel setiap harinya, maka akan membantu menurunkan risiko kambuhnya gejala asam urat dan memperlambat kerusakan sendi.

Itulah beberapa cara alami yang bisa kalian coba untuk mengobati asam urat. Perlu kalian ketahui stress dapat menjadi pemicu meningkatkan kadar asam urat. Oleh sebabnya, sangat penting untuk tetap menjaga kondisi mood agar terhindar dari stress. Semoga bermanfaat.

 

(kpl/dtm)

Editor:

Dita Tamara



MORE STORIES




REKOMENDASI