7 Penyebab Karang Gigi Membandel yang Umum Dialami dan Cara Mengatasinya

Senin, 28 Desember 2020 15:11 Penulis: Nurul Wahida
7 Penyebab Karang Gigi Membandel yang Umum Dialami dan Cara Mengatasinya
Penyebab karang gigi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Pentingnya menjaga kesehatan gigi tentunya berdampak pada kondisi gigi dan mulut tetap baik serta sehat. Namun beberapa masalah gigi seringkali timbul secara tak terduga seperti karang gigi. Kondisi ini menyebabkan munculnya plak yang mengeras pada gigi akibat menumpuknya sisa makanan. Penyebab karang gigi membandel yang umum dialami dapat terjadi karena beragam faktor pemicu termasuk disebabkan oleh bakteri.

Karang gigi dapat terjadi akibat plak dari sisa makanan yang menempel pada gigi. Plak tersebut dapat melapisi permukaan gigi mulai dari sela-sela gusi ataupun garis gigi. Jika tidak segera dibersihkan, plak dapat mengeras dan menyebabkan masalah karang gigi. Di mana umumnya karang gigi berwarna sedikit kekuningan ataupun agak gelap.

Tak sekedar menyebabkan masalah pada gigi dan mulut, munculnya karang gigi juga bisa mengganggu penampilan. Bahkan beberapa orang mungkin merasa tidak percaya diri ketika memiliki karang gigi. Penyebab karang gigi membandel dapat dialami karena beragam faktor yang jarang disadari banyak orang. Bahkan sejumlah penyebab karang gigi sebagian besar berasal dari kebiasaan harian.

Adapun penyebab karang gigi membandel yang umum dialami terdapat dalam beberapa ulasan di bawah ini. Berikut penyebab karang gigi telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

1. Konsumsi Makanan Manis

Penyebab karang gigi yang pertama dapat terjadi karena konsumsi makanan manis secara berlebihan. Seperti diketahui meski makanan manis seringkali dapat memanjakan lidah dan begitu enak dikonsumsi, akan tetapi dibalik rasa nikmatnya tersebut jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Salah satunya memicu terjadinya karang gigi yang bersumber dari makanan manis. Melansir dari liputan6.com, makanan manis umumnya terasa lengket dan mudah menempel pada permukaan serta sela-sela gigi. Selain itu makanan manis cenderung mudah menempel pada gigi dan menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri. Kondisi ini juga menyebabkan kerusakan pada enamel gigi hingga membentuk plak yang merupakan penyebab utama karang gigi terjadi.

2. Jarang Menggosok Gigi Secara Rutin

Penyebab karang gigi selanjutnya adalah bisa disebabkan oleh kebiasaan jarang menggosok gigi secara rutin. Seperti diketahui menggosok gigi penting dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi tetap baik. Namun kebiasaan jarang menggosok gigi justru dapat menyebabkan beragam masalah termasuk menumpuknya plak dari sisa makanan.

Melansir dari liputan6.com, jarang menggosok gigi dapat menyebabkan sisa makanan menumpuk dan memicu berkembangnya bakteri. Hal inilah yang dapat menyebabkan karang gigi dan memicu kerusakan.

3.

4. Konsumsi Makanan Mengandung Karbohidrat Tinggi

Sejumlah makanan yang mengandung karbohidrat juga dapat menjadi penyebab karang gigi jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa makanan dengan karbohidrat ataupun pati seperti susu ataupun kue dapat menumpuk pada sela-sela gusi yang menyebabkan plak.

Sebab karbohidrat juga termasuk zat yang menjadi tempat strategis berkembangnya bakteri di mulut dan gigi. Terlebih jika kebersihan gigi dan mulut tidak terjaga dengan baik, maka sisa makanan tersebut bisa menjadi plak hingga timbulkan karang gigi.

5. Merokok

Penyebab karang gigi selanjutnya adalah karena kebiasaan buruk merokok yang memicu munculnya plak. Seperti diketahui kandungan zat dalam rokok dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh termasuk menimbulkan karang gigi. Dalam hal ini kebiasaan merokok bisa menimbulkan masalah pada kesehatan mulut dan gigi meliputi perubahan warna gigi, bau napas, infeksi akibat bakteri, serta memicu penumpukan plak dan karang gigi. Maka tidak heran apabila seringkali ditemui pada seseorang dengan kebiasaan merokok yang berkepanjangan terjadi masalah pada kesehatan gigi mereka.

6. Jarang Konsumsi Buah Dan Sayur

Beragam jenisĀ  buah dan sayur dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh karena kandungan nutrisi di dalamnya. Selain itu buah dan sayur juga merupakan sumber utama tubuh dapat mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, ataupun nutrisi lainnya untuk mempertahankan kesehatannya.

Dalam hal ini berkaitan dengan penyebab karang gigi, kurang dan jarang konsumsi buah dan sayur bisa memicu terjadinya karang gigi. Melansir dari liputan6.com, konsumsi buah dan sayur dapat membantu menjaga kebersihan gigi secara alami. Hal inilah yang menyebabkan masalah pada gigi seperti gigi berkarang dapat dicegah.

7. Kebiasaan Konsumsi Soda

Penyebab karang gigi selanjutnya adalah karena kebiasaan konsumsi soda yang berlebihan. Sebab soda diketahui dapat memicu kerusakan pada gigi karena kandungan zat dan sifatnya. Hal inilah yang menyebabkan soda bisa berisiko mengganggu kesehatan gigi terutama pada enamel gigi yang dapat menimbulkan karang gigi.

8. Asupan Cairan Rendah

Mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh penting dilakukan untuk mempertahankan kesehatannya. Dalam hal ini kurangnya cairan tersebut bisa memicu beragam masalah kesehatan termasuk masalah pada mulut dan gigi. Sebab ketika dehidrasi terjadi maka kondisi mulut akan kering yang mengganggu produksi air liur.

Air liur sendiri berfungsi untuk mempertahankan kelembaban mulut serta membersihkan mulut dan gigi secara alami. Sehingga kurangnya asupan cairan bisa jadi memicu penumpukan plak yang menyebabkan karang gigi.

9. Tips dan Cara Mengatasi Karang Gigi

Adapun tips dan cara mengatasi karang gigi sebagai berikut bisa menjadi cara mudah dan alami mencegah karang gigi. Berikut ini tips dan cara mengatasi karang gigi dilansir dari webmd.com.

- Sikat gigi secara benar dan teratur.

- Gunakan pasta gigi mengandung fluoride.

- Gunakan sikat gigi yang benar dan dapat menjangkau seluruh bagian gigi.

- Kumur dengan obat kumur antiseptik untuk mencegah bakteri penyebab plak.

- Batasi konsumsi makanan manis dan tinggi karbohidrat.

- Hindari merokok.

Nah itulah 7 penyebab karang gigi yang umum dialami. Konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter dapat dipertimbangkan untuk mengatasi karang gigi secara tepat.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI