Arti Kalimat: Pengertian Secara Umum, Jenis-Jenis, dan Pola dalam Pembuatannya

Kamis, 05 Mei 2022 12:22 Penulis: Dhia Amira
Arti Kalimat: Pengertian Secara Umum, Jenis-Jenis, dan Pola dalam Pembuatannya
Ilustrasi (credit: Pexels)


Kapanlagi Plus - Dalam sebuah pembicaraan ataupun sebuah tulisan, pasti ada yang namanya kalimat. Arti kalimat sendiri berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Sehingga, bisa dikatakan bahwa, kalimat merupakan gabungan dari kata-kata untuk mengungkapkan sesuatu.

Baik itu ungkapan dalam bentuk pembicaraan langsung hingga dalam bentuk kalimat. KLovers mengetahui arti kalimat, KLovers juga perlu mengetahui apa sih jenis-jenis dari kalimat beserta dengan pola dalam kalimat. Ya, dalam setiap bahasa memiliki pola tersendiri dalam membuat kalimat, begitu pula bahasa Indonesia.

Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ada arti kalimat yang bisa KLovers ketahui dan pahami beserta dengan jenis-jenis kalimat dan juga pola dalam sebuah kalimat. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

1. Pengertian Kalimat

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa, arti kalimat sendiri berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Dengan kata lain, kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap.

Kemudian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Kalimat digunakan dalam mengungkapkan pikiran secara utuh lewat lisan dan tulisan.

Dalam bentuk lisan, maka kalimat ditandai dengan alunan titinada, keras lembutnya suara, disela dengan jeda, dan diakhiri dengan nada selesai. Sementara, dalam bentuk tulisan kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya.

 

2. Jenis-Jenis kalimat

Tidak hanya mengetahui tentang arti kalimat saja, KLovers juga perlu mengetahui jenis-jenis dari kalimat itu sendiri. Ada empat jenis kalimat yang bisa KLovers ketahui dan juga pahami. Pertama, ada jenis kalimat berdasarkan pengucapannya, lalu ada pula jenis kalimat berdasarkan frasa, jenis kalimat berdasarkan isi atau fungsinya, dan jenis kalimat berdasarkan unsur kalimat. Berikut ini penjelasan tentang jenis kalimat:

1. Jenis Kalimat Berdasarkan Pengucapan

- Kalimat Langsung

Arti kalimat langsung adalah kalimat hasil kutipan dari ucapan seseorang tanpa melalui perantara dan tanpa mengubah sedikit pun apa yang diutarakan. Kalimat ini ditandai dengan penggunaan tanda petik (") untuk membedakan kalimat kutipan dengan kalimat penjelas.

- Kalimat Tidak Langsung

Arti kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali isi atau pokok ucapan yang pernah disampaikan seseorang tanpa perlu mengutip keseluruhan kalimatnya.

2. Jenis Kalimat Berdasarkan Jumlah Frasa

- Kalimat Tunggal

Arti kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari satu klausa, yang terbentuk dari satu pola.

- Kalimat Majemuk

Arti kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih kalimat tunggal yang saling berhubungan. Berdasarkan kedudukan satu kalimat tunggal dengan yang lain, kalimat majemuk dibedakan menjadi tiga jenis, yakni kalimat majemuk setara, bertingkat, dan campuran.

3. Jenis Kalimat Berdasarkan Isi

- Kalimat Berita atau Pernyataan (Kalimat Deklaratif)

Arti kalimat berita adalah jenis kalimat yang bertujuan untuk menyampaian suatu informasi. Kalimat ini dalam penulisannya diakhiri dengan tanda baca titik (.). Dalam pembacaannya, pada akhir kalimat biasanya memiliki intonasi yang menurun.

- Kalimat Tanya (Kalimat Interogatif)

Arti kalimat tanya adalah kalimat digunakan untuk mencari tahu suatu informasi atau jawaban atau respons dari lawan bicara. Kalimat ini dalam penulisannya diakhiri dengan tanda baca tanya (?).

- Kalimat Perintah (Kalimat Imperatif)

Arti kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan untuk memberikan perintah kepada seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam penulisannya, kalimat perintah akan diakhiri dengan tanda baca seru (!). Kemudian dalam pembacaannya, pada akhir kalimat biasanya digunakan intonasi yang meninggi.

- Kalimat Seruan

Arti kalimat seruan digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Sama seperti kalimat perintah, dalam pelafalannya pada akhir kalimat biasanya ditandai dengan intonasi yang tinggi. Dalam penulisannya, kalimat seruan juga diakhiri dengan tanda seru (!).

- Kalimat Pengandaian

Arti kalimat pengandaian bertujuan untuk menggambarkan keinginan atau tujuan dari penulis atau pembicara yang belum atau tidak terwujud. Kalimat pengandaian dalam penulisannya diakhiri dengan tanda baca titik (.)

4. Jenis Kalimat Berdasarkan Unsur

- Kalimat Lengkap

Arti kalimat lengkap adalah kalimat yang minimal terdiri atas sebuah subjek dan sebuah predikat. Kalimat majas dapat dikategorikan sebagai kalimat lengkap.

- Kalimat Tidak Lengkap

Arti kalimat tidak lengkap adalah kalimat yang tidak sempurna. Kalimat dengan bentuk tidak sempurna kadang hanya memiliki sebuah subjek saja, sebuah predikat, atau bahkan hanya terdiri atas objek dan keterangan. Kalimat ini biasanya digunakan untuk kalimat semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, seruan, larangan, sapaan, dan kekaguman.

 

3. Pola dalam Kalimat

Dalam pembuatan kalimat, kalian harus menggunakan pola agar kalimat yang kalian buat bisa dimaksudkan. Dan ada penjelasan tentang pola kalimat yang bisa KLovers ketahui serta pahami. Dan berikut ini penjelasan tentang pola kalimat yang bisa KLovers ketahui dan pahami:

1. Kalimat Dasar Berpola S P

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek dan predikat. Predikat kalimat untuk tipe ini dapat berupa kata kerja, kata benda, kata sifat, atau kata bilangan.

2. Kalimat Dasar Berpola S P O

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, dan objek. subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba transitif, dan objek berupa nomina atau frasa nominal.

3. Kalimat Dasar Berpola S P Pel.

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, dan pelengkap. Subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitif atau kata sifat, dan pelengkap berupa nomina atau adjektiva.

4. Kalimat Dasar Berpola S P O Pel.

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, objek, dan pelengkap. subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba transitif, objek berupa nomina atau frasa nominal, dan pelengkap berupa nomina atau frasa nominal.

5. Kalimat Dasar Berpola S P K

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, dan harus memiliki unsur keterangan karena diperlukan oleh predikat. Subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitif, dan keterangan berupa frasa berpreposisi.

6. Kalimat Dasar Berpola S P O K

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, objek, dan keterangan. subjek berupa nomina atau frasa nomina, predikat berupa verba transitif, objek berupa nomina atau frasa nominal, dan keterangan berupa frasa berpreposisi.

7. Kalimat Dasar Berpola S P Pel. K

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, pelengkap, dan keterangan. Subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitive atau kata sifat, pelengkap berupa nomina atau adjektiva, dan keterangan berupa frasa berpreposisi.

8. Kalimat Dasar Berpola S P O Pel. K

Kalimat dasar tipe ini memiliki unsur subjek, predikat, objek, pelengkap dan keterangan. Subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitif, objek berupa nomina atau frasa nominal, pelengkap berupa nomina atau frasa nominal dan keterangan berupa frasa berpreposisi.

Itulah penjelasan tentang arti kalimat yang bisa KLovers ketahui dan pahami beserta dengan jenis-jenis kalimat dan juga pola dalam sebuah kalimat.

 

(kpl/gen/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI