Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Bakwan sayur kol, makanan lezat yang populer di kalangan pencinta kuliner Indonesia, terkenal dengan rasa kol yang segar dan teksturnya yang kriuk yang khas. Keharmonisan ini dicapai dengan sempurna melalui penggabungan tepung, menciptakan daya tarik pada indera pengecap. Kritikalnya penggunaan resep dan bumbu yang pas dalam pembuatan bakwan sayur kol tidak dapat diabaikan untuk mencapai hasil akhir yang memuaskan, terutama dalam hal kekriukan tanpa meninggalkan rasa berminyak berlebihan.
Demi mencapai cita rasa bakwan sayur kol yang sempurna, pemilihan bumbu berkualitas dan proporsi yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan. Bahan-bahan seperti tepung terigu, air, telur, dan berbagai rempah harus diolah dengan cermat untuk membentuk adonan yang konsisten dan mudah diolah. Selain itu, kesuksesan bakwan sayur kol yang tidak berminyak berlebihan sangat bergantung pada penggunaan teknik penggorengan yang benar, sehingga mencapai tekstur luar yang renyah sambil mempertahankan kelembutan di bagian dalamnya.
Yuk simak informasi selengkapnya, dikutip dari berbagai sumber pada Selasa (16/01/2024).
Advertisement
Ilustrasi Bahan-Bahan Dapur (Sumber: Freepik)
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Ilustrasi Proses Membuat Bakwan (Sumber: Freepik)
Advertisement
Bakwan goreng (Sumber: Fimela.com)
Makanan yang dibuat dari campuran tepung terigu dan berbagai macam sayuran ini diyakini berasal dari Cina, diambil dari istilah 'Bakwan' yang memiliki kaitan dengan 'Bak' yang berarti daging. Pada masa lalu, diketahui bahwa bakwan awalnya terdiri dari bahan daging dan tepung yang kemudian digoreng.
Ada pandangan yang menunjukkan bahwa menggunakan istilah bakwan untuk adonan sayuran yang digoreng adalah suatu pemahaman yang salah, karena sejatinya, bakwan adalah istilah yang mengacu pada bakso. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika dalam menu bakso terdapat berbagai variasi gorengan.
Berdasarkan data yang tercantum dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia yang dirilis oleh Persatuan Ahli Gizi pada tahun 2009, kandungan kalori dalam 100 gram bakwan mencapai 280 kalori.
Adonan bakwan dapat disimpan di dalam kulkas untuk mencegah kebasian. Namun, sebagian orang mengalami perubahan tekstur pada adonan bakwan saat disimpan dalam lemari es.
Hanya dengan satu buah bakwan goreng, kandungan lemaknya mencapai 75 persen.
Bakwan sayur juga dikenal dengan sebutan ote-ote di kalangan masyarakat Jawa Timur.
Di Malang, Jawa Timur, orang menyebut bakwan dengan nama weci atau heci. Tak hanya di Malang, di Madiun, Lumajang, Tulungagung dan beberapa kota lain di Jawa Timur juga menyebut bakwan dengan sebutan weci/heci.
Dikutip dari Kompas TV, bakwan Pontianak dibuat dari campuran berbagai jenis tepung, melibatkan tepung terigu, tepung beras, dan tepung maizena.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/saa)
Advertisement
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran
Cara Memasak Rendang agar Daging Empuk dan Santan Tidak Pecah, Tips Sajian Matang Sempurna