Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Dalam upaya menjaga stabilitas gula darah, bijak untuk memasukkan teh ke dalam kebiasaan minum sehari-hari. Teh bukan hanya minuman penyegar, tetapi juga menjadi sahabat sehat bagi mereka yang memperhatikan tingkat gula darah, berkat variasi rasa dan manfaat yang dimilikinya.
Dengan berbagai kelebihannya, riset yang dilakukan oleh Diabetologia menunjukkan bahwa teh memiliki potensi untuk menurunkan risiko diabetes. Sebagai contoh, seperti yang dilansir oleh Eatingwell, mengkonsumsi satu cangkir teh hitam setiap hari dapat membantu mengendalikan kadar gula darah serta mengurangi risiko pradiabetes dan diabetes tipe 2.
Yuk simak informasi selengkapnya, dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (19/01/2024).
Advertisement
ilustrasi teh chamomile | pexels.com/@mareefe
Manfaat dari teh Chamomile terkenal karena mampu memberikan efek relaksasi dan aroma lembut yang dihasilkan dari bunga-bunga tersebut. Teh Chamomile yang bebas kafein dapat meningkatkan respons insulin dan mengontrol kadar glukosa, sambil membantu mengurangi tingkat stres oksidatif di dalam tubuh.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
Gunakan 4 sendok makan bunga chamomile yang segar, dan jika menggunakan bunga chamomile kering, gunakan 1 sendok makan. Jika Anda memilih bunga segar untuk membuat teh, disarankan untuk menutupinya dengan sehelai serbet agar khasiat obatnya tidak hilang bersama dengan uapnya.
Sediakan 1 gelas air.
Jika Anda menginginkan teh yang lebih manis, Anda bisa menambahkan madu, pemanis lainnya, atau memilih untuk tidak menambahkan pemanis sama sekali.
Cara Membuat:
Panaskan air hingga mencapai titik didih.
Letakkan bunga chamomile, baik yang segar maupun kering, ke dalam alat pembuat teh.
Tempatkan alat pembuat teh di dalam cangkir besar dan tuangkan air mendidih ke dalamnya.
Biarkan meresap selama kurang lebih 5 menit.
Nikmati kelezatan teh chamomile tersebut selagi masih hangat.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Ilustrasi teh hijau (Sumber: Liputan6.com)
Manfaat teh hijau dan ekstraknya terbukti efektif dalam menurunkan tingkat glukosa darah sebagai upaya pencegahan terhadap diabetes tipe 2 dan obesitas. Orang yang secara teratur mengonsumsi teh hijau selama lebih dari satu dekade terbukti memiliki persentase lemak tubuh yang lebih rendah.
Keadaan obesitas sendiri dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga enam kali lipat. Teh hijau mengandung senyawa kuat yang dikenal sebagai epigallocatechin gallate (EGCG) yang berperan dalam meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel otot. EGCG tidak hanya merangsang penyerapan glukosa oleh sel otot, tetapi juga membantu mengatasi permasalahan obesitas.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
1 sendok makan daun teh hijau yang telah dikeringkan
250 mililiter air mendidih
Tambahkan madu secukupnya, sesuai selera (opsional)
Cara Membuat:
Persiapkan semua bahan yang dibutuhkan. Pilihan terserah pada selera kamu, apakah ingin menambahkan madu atau menikmati teh tanpa penambahan rasa seperti gula.
Panaskan air hingga mendidih, lalu matikan kompor.
Ambil gelas saji, dan tuangkan satu sendok makan daun teh hijau ke dalamnya.
Siram daun teh dengan air panas, aduk hingga rata, dan tutup gelas.
Biarkan beberapa saat agar cita rasanya meresap, kemudian nikmati selagi masih hangat.
Jika ingin rasa teh yang lebih manis, kamu bisa menambahkan madu sesuai selera.
Agar manfaatnya lebih optimal, disarankan untuk mengkonsumsi minuman ini setidaknya dua kali sehari, baik di pagi maupun sore hari.
Advertisement
Ilustrasi Teh Peppermint (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures/Putu Elmira)
Berdasarkan keterangan dari Medical News Today, peppermint merupakan jenis mint yang berasal dari Eropa dan Asia. Selama berabad-abad, masyarakat telah menggunakan peppermint sebagai penyedap rasa dan untuk tujuan kesehatan. Saat ini, peppermint sering digunakan sebagai komponen dalam beragam produk modern, termasuk pasta gigi, permen, dan minuman teh.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
4 atau 5 daun peppermint
2 gelas air
Cara Membuat:
Tuangkan 2 gelas air ke dalam panci.
Panaskan air hingga mendidih, kemudian matikan api.
Sisipkan sekitar empat atau lima lembar daun peppermint ke dalam air.
Tutup panci dan biarkan daun meresap selama 5 menit, atau sesuai dengan preferensi Anda.
Saring teh ke dalam cangkir.
Ilustrasi teh hitam (Sumber: Liputan6.com)
Minum teh hitam bisa mengurangi risiko diabetes dan mencegah timbulnya komplikasi dengan meningkatkan resistensi insulin dan mengurangi respons peradangan. Selain itu, teh hitam juga memiliki peran dalam mengendalikan kadar glukosa darah.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
1 sendok teh hitam asal India
1 gelas air
1 batang kayu manis
2–3 biji kapulaga
2–3 butir cengkeh
Irisan tipis 1/2 inci jahe
1/2 sendok teh daun stevia kering (jika diinginkan, sebagai pengganti gula)
Cara Membuat:
Rebuslah air dalam panci kecil hingga mencapai titik didih.
Setelah itu, masukkan teh hitam, kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan irisan jahe ke dalam panci.
Biarkan campuran teh mendidih selama sekitar 2–3 menit agar aroma dan cita rasa bumbu meresap dengan baik ke dalam teh.
Jika ingin menambahkan stevia sebagai pengganti gula, tambahkan daun stevia kering pada tahap ini dan aduk hingga rata.
Angkat panci dari sumber panas setelah proses merebus teh selesai.
Saring teh ke dalam cangkir atau teko untuk memisahkan bahan-bahan.
Biarkan teh beberapa saat agar sedikit mendingin sebelum diminum.
Disarankan untuk mengkonsumsi teh hitam India ini secara rutin, lebih baik tanpa tambahan gula, sebagai upaya membantu mengontrol kadar gula darah.
Ilustrasi teh jahe (Sumber: Freepik)
Jahe memiliki peran dalam menurunkan tingkat glukosa darah puasa pada individu yang mengidap diabetes tipe 2 dan A1C. Jahe juga memengaruhi regulasi glikemik tubuh dengan menghambat aktivitas enzim metabolisme karbohidrat dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Minuman jahe berkontribusi pada penyerapan glukosa ke dalam jaringan adiposa perifer dan otot rangka, yang pada gilirannya membantu mengontrol tingkat gula darah.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
Beberapa potongan jahe
Air secukupnya
Cara Membuat:
Panaskan air hingga mencapai titik didih.
Setelah air mencapai titik didih, masukkan potongan jahe ke dalam air tersebut.
Biarkan beberapa menit, kemudian saring ke dalam cangkir dan nikmati minuman tersebut selagi hangat, terutama disarankan untuk dikonsumsi di pagi hari.
Teh Kembang Sepatu. foto: brunch.co.kr
Minuman yang berasal dari kembang sepatu berdampak pada penurunan tingkat glukosa darah puasa pada orang yang mengalami diabetes, sekaligus mendukung pengurangan kadar hemoglobin A1c. Hemoglobin A1c adalah penanda kontrol gula darah dalam jangka panjang.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
Gunakan 4-5 kuntum kembang sepatu
1 iris jeruk nipis
1 gelas air mendidih
Gula pasir (opsional)
Cara Membuat:
Pisahkan bunga sepatu dari tangkainya, periksa setiap kuntum untuk memastikan kebersihan dari kotoran dan serangga. Bersihkan dan cuci bunga dengan teliti.
Letakkan bunga sepatu yang telah dibersihkan dalam wadah, lalu tuangkan air mendidih untuk menyeduh. Biarkan hingga air mendapat warna ungu pekat, lalu saring.
Tambahkan gula pasir secukupnya dan perasan air jeruk nipis. Aduk hingga rata dan larut.
Teh kembang sepatu siap untuk disajikan.
Teh Kayu Manis. foto: antaranews
Minuman teh kayu manis atau teh rooibos merangsang aktivitas enzim insulin di pankreas dan meningkatkan sensitivitas insulin, memberikan dukungan dalam pengaturan kadar gula pada orang yang menderita diabetes.
Teh kayu manis juga memberikan dampak positif terhadap glukosa dan lipid pada orang dengan diabetes tipe 2, mengandung antioksidan yang melawan stres oksidatif, dan mengurangi tingkat peradangan.
Di samping itu, teh kayu manis berperan dalam menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida, serta turut serta dalam meningkatkan metabolisme dan perasaan kenyang.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
Stik kayu manis
Sebuah gelas
Satu kantong teh celup
Cara Membuat:
Letakkan sebatang stik kayu manis ke dalam gelas.
Tuangkan air mendidih ke dalam gelas, kemudian tutup gelas dan biarkan selama 10 menit.
Sisipkan kantong teh celup ke dalam gelas dan rendam selama satu sampai dua menit, kemudian angkat.
Teh kayu manis siap dinikmati.
Agar tubuh tetap terhidrasi, dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi air putih. Mengonsumsi cukup air setiap harinya juga memiliki manfaat untuk menjaga stabilitas gula darah. Selain dari berbagai tips dan cara menjaga gula darah tetap stabil, penting juga untuk secara teratur melakukan pemeriksaan kadar gula darah.
Minuman teh tawar tidak mengandung gula sama sekali, sehingga mengkonsumsinya dapat membantu menurunkan tingkat gula darah.
Berdasarkan informasi dari Healthline dan Medical News Today, terdapat beberapa jenis buah yang dapat diuji oleh penderita diabetes untuk membantu menurunkan kadar gula darah seperti alpukat, jeruk, mangga, dan apel.
Timun dapat berperan dalam mengatur dan mencegah diabetes dengan kandungan zat yang dapat membantu mengurangi kadar gula darah atau menghentikan peningkatan glukosa darah yang berlebihan.
Dikutip dari hellosehat.com, terdapat beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi seperti roti, muffin, kue, kerupuk, donat, dan pasta.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/saa)
Advertisement
Tips Anti Gagal Membuat Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Mudah Dicoba
Tips Anti Gagal Membuat Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Mudah Dicoba
8 Potret Ria Ricis Lebaran Pertama Setelah Cerai, Kompak dengan Moana Sebagai Single Mom
7 Potret Aaliyah Massaid Hadiri Acara Lebaran, Aura Bumil Cantik dan Kalem dengan Baby Bump
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas