Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Renang jadi salah satu jenis olahraga yang punya banyak peminat. Renang juga termasuk olahraga yang kerap dilombakan. Selain jadi ajang olahraga, bagi beberapa orang renang juga bisa jadi sarana melepas stres. Apalagi, olahraga renang bisa dilakukan dengan banyak variasi gaya. Menariknya, macam-macam gaya renang tersebut dapat melatih bagian otot tubuh tertentu.
Sama halnya olahraga lainnya, renang memang menjanjikan banyak manfaat bagi kesehatan. Melakukan renang secara rutin juga dipercaya bisa membuat seseorang mempunyai postur tubuh ideal. Terlebih, jika olahraga ini dilakukan dengan gaya renang yang benar.
Namun jika belum menguasai macam-macam olahraga renang, kalian tak perlu khawatir. Sebab gaya renang bisa dipelajari dan dilatih. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa gaya renang tersebut.
Advertisement
(credit: freepik)
Gaya bebas jadi salah satu macam-macam gaya renang yang paling umum dan banyak dikuasai. Sesuai namanya, gaya berenang ini bisa dilakukan secara bebas. Artinya, tidak terikat suatu aturan atau hal-hal yang bersifat teknik dan rumit. Oleh karena itu, gaya ini terbilang mudah dan cocok untuk dipelajari orang yang baru belajar berenang.
Gaya renang bebas dilakukan dengan posisi tubuh menghadap ke permukaan air. Setelah itu, kedua lengan tangan melakukan gerakan seperti mendayung secara bergantian. Sementara itu, kedua kaki juga bergerak bergantian secara naik turun.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Renang gaya dada juga tak kalah populer dengan gaya bebas. Malahan, gaya renang satu ini sering dimunculkan sebagai salah satu kategori dalam ajang lomba. Sekilas, gaya renang dada mirip dengan gerakan katak saat sedang berenang. Itulah sebabnya, gaya ini juga sering disebut gaya katak.
Banyak otot tubuh bagian atas dan bawah yang terlibat saat berenang dengan gaya dada. Otot-otot tubuh bagian atas yang aktif saat melakukan gaya ini antara lain, otot bahu, dada, dan trisep. Sementara pada otot bagian bawah, antara lain otot kaki, bokong, dan paha.
Untuk melakukannya, pertama-tama luruskan kedua tangan ke depan kepala. Gerakkan lengan yang diayunkan ke samping bawah. Jika gaya bebas gerak tangan dilakukan bergantian, maka pada gaya dada kedua lengan digerakkan bersamaan hingga sejajar dengan kepala. Saat posisi kedua tangan lurus, buka kedua kaki ke samping secara bersamaan. Pengambilan napas bisa dilakukan saat mulut sejajar dengan permukaan air.
Advertisement
(credit: freepik)
Macam-macam gaya renang yang ketiga yaitu gaya punggung. Saat melakukan gaya ini, perenang akan memposisikan tubuh menghadap ke atas atau mirip seperti saat terlentang. Sementara, untuk posisi wajah berada di atas permukaan air sehingga memudahkan pernapasan. Artinya, perenang dengan gaya punggung tidak akan bisa melihat ke arah depan.
Untuk gerakan tangan dan kaki renang gaya punggung, tak jauh beda dengan gaya bebas. Cukup dengan menggerakkan kedua tangan serupa mendayung secara bergantian. Kemudian diikuti gerakan kaki yang juga naik turun secara bergantian.
Gaya renang samping memang tidak sepopuler gaya berenang lainnya. Pasalnya, selain jarang dilombakan, gaya renang ini juga jarang dipakai oleh perenang. Gaya renang samping terbilang cukup rumit karena banyak hal-hal teknis yang harus diperhatikan.
Pertama-tama, buka kaki secara lebar. Kemudian luruskan lengan yang berada di air ke depan hingga melewati kepala. Untuk lengan yang satunya biarkan rileks dan tetap berada di samping badan. Posisikan bagian kepala setengah berada di air dan setengah berada di udara.
Atur gerakan lengan seolah melakukan gerakan menyapu air dengan pola setengah lingkaran. Koordinasikan gerakan tangan tersebut dengan posisi kaki yang bergerak membuka dan menutup.
(credit: freepik)
Gaya renang kupu-kupu juga sering disebut gaya renang lumba-lumba. Pasalnya, gaya berenang ini memang sekilas tampak mirip dengan gerakan kupu-kupu dan lumba-lumba. Gaya ini juga sering masuk dalam kategori perlombaan. Namun, gaya renang kupu-kupu terbilang sulit dilakukan. Untuk melakukannya kalian perlu memastikan irama gerakan tangan dan kaki.
Cara melakukan gaya berenang kupu-kupu bisa dilakukan dengan memposisikan dada menghadap ke air. Setelah itu, gerakkan kedua lengan ke bawah, lalu ke belakang, ke luar, kemudian ke depan hingga muncul di permukaan air. Saat tangan ditarik ke belakang, posisi kedua kaki menekan ke bawah. Momen ini bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan mengambil napas.
Gaya berenang yang keenam sekaligus terakhir yaitu gaya anjing. Sesuai dengan namanya, gaya berenang ini dilakukan dengan menirukan cara anjing berenang. Posisikan kepala di atas air. Kemudian, posisikan kaki dan tangan melakukan gerakan menendang.
Itulah di antaranya macam-macam gaya renang yang perlu kalian tahu. Bagaimana, tertarik mencoba gaya renang yang mana?
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Advertisement
7 Potret Busana Manggung Lyodra Ginting yang Selalu Memukau dan Keluarkan Aura Bintang
Potret Cantik Feby Febiola Tetap Awet Muda di Usia 46 Tahun
Hati-Hati! Ini Makanan Sehari-Hari yang Bisa 'Menyuburkan' Sel Kanker
8 Kebiasaan Sederhana untuk Menghilangkan Rasa Malas agar Hidup Lebih Produktif
Peran Penting Bermain untuk Anak dalam Perkembangan Otaknya, Wajib Dipahami