Tanda-Tanda Obesitas Pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rabu, 25 November 2020 17:55 Penulis: Puput Saputro
Tanda-Tanda Obesitas Pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Obesitas atau kegemukan jadi salah satu gangguan kesehatan yang bisa menghantui siapa saja, termasuk anak-anak. Malahan, kondisi obesitas pada anak cenderung tidak terdeteksi, karena tanda-tandanya yang sering kali diabaikan orangtua. Pasalnya, selama ini anak-anak yang mempunyai badan gemuk justru dinilai lucu dan menggemaskan.

Padahal tanpa sadar, anak yang tampak gemuk bisa berpotensi mengalami obesitas. Jika dibiarkan, tak menutup kemungkinan anak bisa mengalami dampak memburuknya kesehatan. Bahkan tak hanya kesehatan fisik, obesitas juga dikhawatirkan bisa berdampak pada kondisi psikis atau mental anak di kemudian hari. Jadi sangat penting untuk tahu tanda-tanda dan penyebab obesitas pada anak.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan mengenai tanda-tanda dan penyebab obesitas pada anak.

 

 

1. Tanda-Tanda Obesitas pada Anak

Anak-anak yang mengalami obesitas biasanya akan menunjukkan sejumlah tanda-tanda. Berbagai tanda ini bisa diketahui dengan memperhatikan pertumbuhan dan kondisi anak. Dengan begitu obesitas pada anak akan lebih mudah terdeteksi. Secara otomatis, tindakan pencegahan dan pengobatan juga bisa lebih mudah dan cepat untuk dilakukan.

Berikut ini beberapa tanda-tanda yang ditunjukkan oleh anak yang mengalami obesitas.

1. Berat Badan Berlebih
Sama seperti orang dewasa, obesitas pada anak juga ditandai berat badan yang berlebih. Pada anak usia lima tahun ke bawah, hal ini bisa dilihat dari kurva pertumbuhan yang melompat jauh. Jadi, saat membawa anak ke posyandu, orangtua harus selalu perhatikan kurva pertumbuhan anak.

2. Muncul Lipatan pada Beberapa Bagian Tubuh
Secara fisik bayi atau anak yang mengalami obesitas juga akan mempunyai tubuh lebih besar dibanding anak-anak usianya. Bahkan, sering kali hal ini disertai dengan munculnya lipatan tubuh di beberapa bagian seperti lengan, perut, dan sebagainya.

3. Anak Terlihat Malas Bergerak
Berat badan yang berlebih pada akhirnya juga akan mempengaruhi aktivitas anak sehari-hari. Anak yang mengalami kegemukan atau obesitas akan cenderung malas bergerak. Mereka akan tampak tidak seaktif anak-anak seusianya yang lain.

4. Kualitas Tidur Terganggu
Dilansir dari klikdokter.com, turunnya kualitas tidur bisa menjadi salah satu gejala anak atau bayi yang mengalami obesitas. Sebab, bayi yang kualitas tidurnya kurang cenderung akan mengalami kenaikan berat badan. Hal ini mungkin berhubungan dengan orang tua yang sering memberikan botol susu untuk menenangkan bayi dan membuatnya tidur kembali.

 

 

2. Penyebab Obesitas pada Anak

Selain tanda-tanda, mengetahui penyebab obesitas pada anak juga tak kalah penting. Sebab dengan mengetahuinya, orangtua jadi bisa mengantisipasi agar anak mereka jangan sampai mengalami obesitas. Tak jauh berbeda dengan pada orang dewasa, obesitas pada anak juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Dilansir dari merdeka.com, faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Pola makan anak yang tidak terjaga.

2. Terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan tinggi kalori, seperti susu cokelat, saus, roti, keju, dan sebagainya.

3. Anak kurang gerak atau aktif, sehingga kalori dalam tubuhnya tidak terbakar secara maksimal.

4. Mengalami masalah hormon, khususnya bagian pencernaan yang membuat anak tidak cepat merasa kenyang. Sehingga, anak jadi kebanyakan makan dan akhirnya alami obesitas.

5. Kurang mengonsumsi makanan mengandung lemak sehat, seperti alpukat, yogurt, minyak kelapa, dan sebagainya.

6. Gangguan kecemasan dan stres yang dialami anak juga bisa jadi pemicu obesitas.

 

 

3. Bahaya Obesitas pada Anak

Kegemukan yang dialami anak tidak bisa dipandang sepele. Pasalnya, hal ini bisa jadi masalah serius yang mengancam kesehatan. Berbagai masalah kesehatan bisa muncul pada anak dengan obesitas, mulai dari gejala awal diabetes, gangguan metabolisme tubuh, risiko asma, menurunnya kualitas tidur, gangguan pertumbuhan tulang.

Di samping itu, anak dengan obesitas juga dikhawatirkan akan mengalami masalah dalam hal interaksi sosial. Pasalnya, anak dengan obesitas rentan mendapatkan pandangan negatif hingga bullying, sehingga bisa memicu gangguan kecemasan hingga depresi. Hal ini tentu juga tidak baik untuk perkembangan mental anak.

 

 

4. Cara Mengatasi Obesitas pada Anak

Bagaimana jika anak sudah telanjur mengalami obesitas? Orangtua tak perlu khawatir berlebihan, anak dengan obesitas tetap bisa disembuhkan. Orangtua hanya perlu melakukan beberapa hal untuk bisa mengembalikan anak ke berat badan yang ideal. Namun, sebelumnya, yang tak kalah penting orangtua harus selalu menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mengembalikan berat badan ideal pada anak yang obesitas.

1. Menerapkan pola makan sehat dan teratur pada anak.

2. Lebih memperhatikan komposisi atau keseimbangan nutrisi pada makanan anak.

3. Mengajak anak untuk meningkatkan kegiatan yang bersifat fisik.

4. Terus mengontrol pertumbuhan anak.

5. Terus memberikan motivasi untuk hidup sehat pada anak.

Itulah di antaranya beberapa hal penting mengenai obesitas pada anak yang wajib orangtua tahu. Semoga bermanfaat dan bisa membantu sebagai pedoman menjaga kesehatan si kecil.

 

 

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI