9 Penyebab dan Gejala Kelenjar Getah Bening, Beserta Cara Mengatasinya Secara Alami

Senin, 02 November 2020 14:11 Penulis: Nurul Wahida
9 Penyebab dan Gejala Kelenjar Getah Bening, Beserta Cara Mengatasinya Secara Alami
Ilustrasi (credit: freepik.com)


Kapanlagi Plus - Sistem limfatik pada tubuh manusia dapat mengalami beberapa masalah termasuk gangguan kesehatan yang dikenal sebagai kelenjar getah bening. Penyebab kelenjar getah bening tersebut dapat dialami setiap orang salah satunya infeksi bakteri hingga virus pada bagian limfatik serta sebabkan munculnya benjolan atau pembengkakan.

Gangguan kesehatan yang dikenal dengan istilah umum kelenjar getah bening ini menyerang pada limfatik tubuh manusia yang berperan sebagai sistem kekebalan tubuh. Saat sistem limfatik terganggu umumnya akan memiliki sejumlah tanda atau gejala yang bisa dikenali seperti munculnya benjolan atau pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

Limfatik hampir terdapat di seluruh bagian tubuh, namun biasanya limfatik tersebut terletak pada bagian leher, dada, ketiak, perut, ataupun selangkangan. Dalam istilah medis pembengkakan kelenjar getah bening dikenal dengan nama limfadenopati. Penumpukan cairan yang bertugas untuk melawan infeksi dari virus serta bakteri menjadi salah satu respon munculnya benjolan atau pembengkakan pada bagian kelenjar getah bening.

Beberapa penyebab dan gejala kelenjar getah bening juga dapat dialami setiap orang tanpa terbatas usia. Munculnya benjolan atau pembengkakan pada bagian tubuh tertentu yang disebabkan oleh kelenjar getah bening juga bisa menjadi pertanda tubuh mengalami gangguan kesehatan tertentu tergantung letak pembengkakan.

Lalu apa saja penyebab dan gejala kelenjar getah bening?

Adapun penyebab dan gejala kelenjar getah bening terdapat dalam beberapa poin di bawah ini. Untuk mengetahui penyebab dan gejala kelenjar getah bening simak ulasannya berikut ini.

 

1. Penyebab Kelenjar Getah Bening Infeksi Virus

Penyebab kelenjar getah bening dapat terjadi karena beberapa faktor. Diantara faktor gangguan kesehatan yang menyerang sistem limfatik ini salah satunya yakni karena tubuh terinfeksi oleh virus. Infeksi virus ini dapat menyebabkan pembengkakan dan munculnya benjolan pada kelenjar getah bening.

Melansir dari medicinenet.com, sejumlah virus seperti mononucleosis menular, cacar air, campak, HIV, herpes, flu biasa, dan adenovirus dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada kelenjar getah bening yang mengalami pembengkakan. Virus tersebut menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun hingga dapat mengganggu kesehatan tubuh.

 

2. Penyebab Kelenjar Getah Bening Bakteri, Parasit, Jamur

Penyebab kelenjar getah bening selanjutnya juga dapat terjadi karena infeksi bakteri, parasit dan jamur. Sama halnya dengan infeksi virus, bakteri, parasit, dan jamur juga dapat membuat kelenjar getah bening mengalami pembengkakan hingga memunculkan benjolan.

Ada beberapa jenis bakteri, parasit dan jamur yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada sistem limfa manusia seperti bakteri streptococcus, staphylococcus, tuberkolosis, sipilis, toxoplasmosis, ataupun histoplasmosis. Beberapa jenis bakteri, jamur, dan parasit tersebut sama-sama menyerang sistem kekebalan tubuh manusia hingga sebabkan seseorang memiliki tubuh lemah dan mudah terserang penyakit.

 

3. Menurunnya Sistem Kekebalan Tubuh

Penyebab kelenjar getah bening selanjutnya yakni menurunnya sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh ini berkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang yang mampu melawan berbagai macam paparan radikal bebas termasuk virus serta bakteri. Saat sistem kekebalan tubuh menurun atau lemah, otomatis akan membuat pengidapnya lebih rentan terserang penyakit lantaran tubuh tak mampu melawan virus serta bakteri.

Dalam hal ini menurunnya sistem kekebalan tubuh dapat menjadi penyebab kelenjar getah bening mengalami pembengkakan. Sehingga tubuh mudah terserang penyakit baik karena virus, bakteri ataupun paparan radikal bebas. Gangguan kesehatan yang dapat muncul karena menurunnya sistem kekebalan tubuh seperti penyakit lupus hingga penyakit kronis yang berkaitan dengan sel darah, kulit, jantung, hati, serta sendi seperti melansir dari mayoclinic.org.

4. Penyebab Kelenjar Getah Bening Faktor Usia

Penyebab kelenjar getah bening lainnya dapat terjadi karena faktor usia. Meski kelenjar getah bening dapat menyerang siapa saja tanpa terbatas usia, namun gangguan kesehatan ini lebih rentan terhadap beberapa kriteria tertentu. Diantaranya yakni orang yang telah memasuki usia antara 20-40 tahun atau bahkan memasuki masa menopause yakni lebih dari 55 tahun diketahui lebih rentan berisiko mengalami kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening yang terjadi tersebut termasuk berjenis limfoma Hodgkin yang ditandai dengan beberapa gejala seperti benjolan tidak nyeri pada daerah tertentu yakni leher, ketiak hingga selangkangan.

 

5. Penyebab Kelenjar Getah Bening Faktor Genetik

Faktor genetik atau keturunan juga dapat menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami kelenjar getah bening. Gangguan kesehatan ini dapat lebih rentan terjadi apabila memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami riwayat penyakit kelenjar getah bening. Meski begitu pemeriksaan lebih lanjut perlu dipertimbangkan untuk mengetahui secara akurat penyebab kelenjar getah bening apabila mengalami pembengkakan pada bagian sistem limfatik.

 

6. Penyebab Kelenjar Getah Bening Penyakit Tertentu

Penyebab kelenjar getah bening mengalami pembengkakan juga dapat terjadi karena memiliki penyakit tertentu. Diantara penyakit yang dapat terjadi seperti kanker serta leukimia yang termasuk jenis penyakit menyerang sel darah dalam tubuh. Dalam hal ini penyakit tersebut dapat menyerang dan menyebar atau bermetastasis ke sistem limfatik yakni kelenjar getah bening hingga sebabkan mengalami pembengkakan atau benjolan.

 

7. Penyebab Kelenjar Getah Bening Efek Obat

Efek samping obat juga dapat menjadi penyebab kelenjar getah bening mengalami pembengkakan atau benjolan. Sebab sejumlah orang mungkin mengalami alergi terhadap jenis obat tertentu hingga mengakibatkan gangguan pada sistem limfatik. Melansir dari liputan6.com, kandungan beberapa jenis obat seperti obat anti kejang serta pencegah malaria bisa menjadi salah satu penyebab gangguan kelenjar getah bening mengalami pembengkakan.

 

8. Gejala Kelenjar Getah Bening

Setelah mengetahui penyebab kelenjar getah bening bengkak, ada sejumlah gejala yang bisa kalian kenal apabila mengalami gangguan kesehatan yang menyerang bagian sistem limfatik. Adapun gejala kelenjar getah bening sebagai berikut dilansir dari healthline.com dan medicinenet.com:

- Demam.

- Munculnya keringat malam.

- Penurunan berat badan yang drastis.

- Kehilangan nafsu makan.

- Sakit pada bagian perut.

- Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian tubuh tertentu.

- Munculnya bercak merah pada kulit di atas kelenjar getah bening.

- Benjolan pada kulit area kelenjar getah bening.

- Sakit tenggorokan.

- Mudah lelah.

- Mengalami flu.

- Batuk dan sesak nafas.

 

9. Cara Mengatasi Kelenjar Getah Bening

Sejumlah gejala kelenjar getah bening di atas dapat terjadi dan menyertai gangguan kesehatan yang menyerang sistem limfatik. Adapun cara mengatasi kelenjar getah bening secara alami sebagai berikut dilansir dari halodoc.com bersumber dari National Institutes of Health, medlineplus.

- Istirahat dengan cukup untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

- Kompres area bengkak dengan air hangat ataupun dingin untuk meredakan pembengkakan dan benjolan.

- Berkumur dengan air geram apabila terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di area leher, telinga, rahang, kepala.

- Hindari aspirin pada anak untuk menghindari risiko pembengkakan pada organ hati dan otak.

- Konsumsi makanan mencegah kelenjar getah bening seperti anggur, sayuran hijau, kunyit, makanan mengandung lemak sehat, makanan probiotik, dan biji-bijian.

Nah itulah 9 penyebab dan gejala kelenjar getah bening beserta cara mengatasinya secara alami. Pemeriksaan lebih lanjut disarankan untuk mengetahui secara pasti penyebab kelenjar getah bening agar mendapat penanganan segera dan sedini mungkin.

(kpl/nlw)

Editor:

Nurul Wahida



MORE STORIES




REKOMENDASI