Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Saat merayakan Hari Raya Idul Adha, sebagian orang mungkin banyak makan daging terutama sapi dan kambing. Padahal, mengonsumsi daging yang berlemak secara berlebihan berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Banyaknya daging yang di dapat saat Idul Adha, membuat banyak pula seseorang untuk menghabiskan daging yang ada. Namun, di balik rasanya yang lezat, mengonsumsi daging secara berlebih dapat mengancam kesehatan tubuh kalian. Apalagi bagi mereka yang mempunyai riwayat penyakit darah tinggi. Kalian tentu berfikir dua kali untuk menyantap daging tersebut.
Nah untuk mengakalinya, kalian bisa melakukan pencegahan supaya kadar kolestrol dalam tubuh tidak meningkat. Ketika kalian mengonsumsi banyak daging sapi atau kambing maka jangan sampai hanya enak di lidah tapi justru mengancam kesehatan kalian. Berikut ini asupan penetralisir usai mengonsumsi daging Idul Adha yang bisa kalian terapkan.
Advertisement
(credit: freepik)
Asupan penetralisir usai mengonsumsi daging bisa dilakukan dengan cara yang cukup mudah yakni dengan meminum air jeruk nipis. Jeruk nipis kaya akan flavonoid. Flavonoid bermanfaat sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas. Kalian bisa melakukannya dengan meminum air perasan jeruk nipis dengan segelas air hangat. Lakukan kebiasaan tersebut secara rutin. Ada baiknya mengonsumsi air jeruk nipis setiap pagi dan malam.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Kacang almond mampu menurunkan kolesterol jahat sebanyak 3-19 persen lebih tinggi. Selain almond kalian bisa menggantinya dengan kacang tanah atau kedelai. Namun, hal yang perlu diperhatikan yakni cara pengolahannya. Ada baiknya hindari kacang yang diolah dengan cara digoreng. Alangkah lebih baiknya jika kalian mengolahnya dengan cara direbus. Dengan begitu, almond sangat cocok digunakan camilan seusai mengonsumsi daging.
Advertisement
(credit: freepik)
Apel merupakan salah satu sumber pektin terbaik, yaitu sejenis serat yang terbukti menurunkan kadar kolesterol. Makan apel setiap hari bisa membantu menurunkan kolesterol dan menjauhkan seseorang dari penyakit jantung. Selain itu, apel juga penuh dengan antioksidan seperti polifenol yang menurut sebuah penelitian dapat membantu menjaga kolesterol dari pengoksidasi, proses menyebabkan arteri menjadi meradang dan tersumbat.
Selain apel, buah pir juga salah satu buah yang bagus dikonsumsi setelah mengonsumsi daging. Hal ini karena pir termasuk buah yang tinggi serat alami. Bahkan, nilai serat buah pir lebih tinggi daripada apel. Jenis serat yang terdapat dalam pir adalah pektin. Pektin mengikat kolesterol dan mengangkutnya keluar dari tubuh sehingga kadar kolesterol jahat dalam tubuh bisa menurun.
(credit: freepik)
Setelah mengonsumsi daging saat lebaran Idul Adha, ada baiknya untu mengonsumsi buah jambu merah. Jambu merah mempunyai banyak manfaat baik terutama untuk kesehatan. Bahkan, jambu merah memiliki kandungan anti-oksidan, fitonutrein, vitamin A, vitamin C, vitamin B3, vitamin B6, kalium, dan masih banyak lagi. Oleh sebabnya, mulai mengonsumsi jus jambu merah secara rutin. Kalian bisa memakannya secara langsung, atau dengan cara di juice.
Teh hijau merupakan salah satu minuman yang sudah dipercaya sejak lama sebagai minuman kesehatan. Mengonsumsi teh hijau seusai memakan daging dipercaya dapat menghilangkan timbunan lemak dalam tubuh. Hal tersebut karena kandungan antioksidan tinggi yang ada di dalam teh hijau. Ada baiknya kalian mengonsumsi teh hijau tawar sebanyak 1-2 kali sehari setelah mengonsumsi daging.
(credit: freepik)
Minuman rempah yang cocok dikonsumsi setelah makan daging yaitu kunyit dan jahe. Kalian bisa mengubah rempah tersebut menjadi air jahe atau air kunyit. Kunyit dan jahe mengandung berbagai zat fitonutrien yang mampu menurunkan kadar lemak termasuk penyakit kolesterol. Oleh sebabnya, kalian juga harus mengonsumsinya secara rutin.
Selanjutnya, asupan penetralisir setelah makan daging yaitu alpukat. Hal ini lantaran alpukat kaya vitamin, mineral, dan senyawa yang menghambat penyerapan kolesterol dalam tubuh. Dengan begitu, mengonsumsi satu buah alpukat per hari bisa membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.
(credit: freepik)
Pada umumnya, hidangan sate kambing sangat erat didampingi dengan mentimun. Bukan tanpa alasan, mentimun menjadi makanan yang mampu menetralisir setelah mengonsumsi daging. Banyak penelitian mengungkapkan bahwa senyawa sterol dalam mentimun dapat membantu mengurangi kadar kolesterol. Sedangkan kalium, magnesium dan serat mampu mengatur tekanan darah. Jadi sebaiknya ketika kalian ingin mengonsumsi daging, jangan lupa untuk menyediakan mentimun.
Buah pisang mengandung satu persen kalsium, delapan persen magnesium, dan 12 persen potasium yang fungsinya untuk menyeimbangkan tekanan darah tinggi dan kolesterol setelah makan daging. Dengan begitu, kalian bisa mengonsumsi pisang sebagai makanan penutup setelah makan daging.
Itulah sederet asupan penetralisir usai mengonsumsi daging Idul Adha. Ada baiknya kalian menerapkan cara di atas supaya tubuh tetap sehat. Semoga bermanfaat.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/dtm)
Advertisement
Gaya Anggun Song Hye Kyo Pakai Busana Semi Formal, Tetap Menawan dan Stylish
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran