Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Begadang jadi salah satu kebiasaan buruk yang masih sering dilakukan oleh banyak orang. Padahal tak hanya mengganggu jam tidur, begadang juga berisiko terhadap terganggunya kesehatan. Dampak buruk begadang untuk kesehatan tak bisa dianggap sepele. kebiasaan begadang bisa mengakibatkan penurunan fungsi otak dan memicu sejumlah penyakit berbahaya.
Sebagaimana yang kita tahu, tidur menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi agar tubuh tetap fit. Oleh karena itu, kurangnya jam tidur akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan seseorang. Namun, sampai saat ini masih banyak orang yang abai. Beberapa orang menjadikan begadang sebagai kebiasaan karena suatu alasan seperti kerja lembur atau belajar.
Padahal, tak main-main begadang bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa dampak buruk dari begadang.
Advertisement
(credit: pixabay)
Bagi kalian yang menggunakan belajar sebagai alasan begadang harus berhati-hati. Sebaiknya, kalian mulai mengurangi kebiasaan belajar dengan cara begadang. Pasalnya, alih-alih membuat pintar belajar ketika begadang justru bisa berisiko menurunkan fungsi otak.
Orang yang mempunyai kebiasaan begadang diyakini cenderung kesulitan mengolah informasi. Hal ini sudah dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan University of California. Penelitian itu mengungkap bahwa saat dipaksa begadang, neuron pada otak akan mengalami kesulitan berkomunikasi.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Kebiasaan begadang akan membuat tubuh tidak memenuhi kebutuhan tidur. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh juga akan terganggu. Hal ini dikarenakan sirkulasi sel darah putih yang terganggu. Padahal, keberadaan sel darah putih sangat berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, khususnya dalam hal mencegah terjadinya infeksi.
Advertisement
(credit: pixabay)
Orang yang terbiasa begadang atau menderita insomnia ternyata lebih berisiko mengalami penyakit jantung. Sebab, kebutuhan tidur memang sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Saat tidur, kerusakan pada pembuluh darah dan jantung diperbaiki. Sehingga, kurang tidur akan membuat organ jantung kehilangan momen untuk memperbaiki kondisinya.
Dampak buruk begadang selanjutnya yaitu bisa mengakibatkan penuaan dini. Saat kurang tidur, kalian pasti merasakan tubuh lemas dan lesu. Selain itu, kulit dan wajah juga jadi tampak tidak segar. Timbul berbagai tanda-tanda penuaan seperti kerutan, hitam pada mata, dan kulit menjadi lebih kusam. Hal ini dikarenakan hormon kortisol yang bisa menyebabkan penuaan, jadi lebih aktif saat kebutuhan tidur tidak tercukupi.
(credit: pixabay)
Kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi juga sangat mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Hal ini juga akan mempengaruhi perubahan hormon leptin dan ghrelin yang mengatur rasa kenyang dan nafsu makan. Dengan kata lain, kurang tidur akan membuat kalian merasa lebih mudah lapar. Sehingga, akan berisiko pada naiknya berat badan. Jangka panjang, hal ini juga bisa berisiko terkena diabetes tipe 2 dan obesitas.
(credit: freepik)
Rata-rata orang yang kurang tidur akan mengalami suasana hati yang buruk ketika bangun. Ternyata, hal ini bisa dijelaskan secara medis. Dilansir dari sleepfoundation.org, kurang tidur akan mematikan korteks prefrontal di area otak. Sehingga kemudian berdampak pada memburuknya suasana hati.
Tak banyak yang tahu, ternyata dampak buruk begadang bisa berpengaruh terhadap terganggunya sistem pernapasan. Dilansir dari healthline.com, Gangguan pernapasan di malam hari bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA) dapat menurunkan kualitas tidur.
Lebih lanjut, gangguan pernapasan ini bisa membuat kita lebih rentan terhadap infeksi pernapasan seperti flu. Selain itu, tidak terpenuhinya kebutuhan tidur juga dapat memperburuk penyakit pernapasan yang sudah ada, seperti penyakit paru-paru kronis hingga asma.
Kebiasaan begadang pada anak-anak dan remaja bisa berdampak buruk pada proses pertumbuhan. Sebab, kebutuhan tidur anak-anak dan remaja diperlukan untuk membangkitkan hormon yang bertugas dalam membangun masa otot dan memperbaiki sel jaringan. Sementara, begadang akan membuat aktivitas hormon ini jadi terhambat. Akibatnya, pertumbuhan anak dan remaja yang punya kebiasaan begadang akan jadi terganggu.
Nah itulah di antaranya beberapa dampak buruk begadang bagi kesehatan. Terbukti, begadang memang kebiasaan buruk yang sebaiknya harus dihindari. Jadi, sebisa mungkin hindari kebiasaan begadang terlebih untuk hal-hal yang tidak berguna!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Advertisement
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran
Cara Memasak Rendang agar Daging Empuk dan Santan Tidak Pecah, Tips Sajian Matang Sempurna